Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

SIMULASI SCHEDULING PADA CLOUD COMPUTING MENGGUNAKAN CLOUDS

No description
by

Nofi Chamsaria

on 4 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SIMULASI SCHEDULING PADA CLOUD COMPUTING MENGGUNAKAN CLOUDS

SIMULASI SCHEDULING PADA CLOUD COMPUTING MENGGUNAKAN CLOUDSIM SERTA TINJAUANNYA MENURUT AGAMA ISLAM
Dosen Pembimbing
Sri Puji Utami, ST.MT
Irwandi M.Zen., Lc., MA

Achmad Abrar
140 2011 002

Achmad Abrar
140 2011 014

©2015
PENDAHULUAN
Saat ini hampir semua bidang teknologi mengalami perkembangan yang pesat. Telebih, teknologi informasi (IT) yang seiring berjalannya waktu kini mulai mengalami pergeseran paradigma dari komputasi tradisional ke komputasi awan atau cloud computing.

PENDAHULUAN
Paradigma ini diperkirakan akan berkembang keseluruh penjuru dunia dalam beberapa tahun yang akan datang. Oleh sebab itu, maka kini mulai marak penelitian yang dilakukan oleh para praktisi dalam mengoptimalisasi paradigma baru ini.

Dan guna menunjang penelitian tersebut, kini ada sebuah spesial toolkit simulator mendukung beberapa fitur yang mendukung pemodelan dan simulasi infrastruktur cloud computing dalam skala yang besar ,scheduling secara virtual dalam dua level yang berbeda (host dan vm) bernama cloudsim.

RUMUSAN DAN TUJUAN
Berdasarkan pendahuluan, maka dapat ditarik 3 (tiga) buah rumusan dan tujuan yang dilakukan dalam tugas akhir ini :

a. Rumusan
Bagaimana merancang simulasi cloud computing yang merupakan paradigm baru saat ini menggunakan cloudsim?
Bagaimana mengaplikasikan scheduling dalam cloudsim ?
Bagaimana tinjauan islam terhadap penerapan simulasi scheduling menggunakan cloudsim bagi parapraktisi IT ?
b. Tujuan
Untuk mengetahui proses simulasi cloud computing menggunakan cloudsim.
Untuk membuat simulasi scheduling menggunakan cloudsim.
Untuk mengetahui tinjauan islam terhadap penerapan penelitian ini.
CLOUD COMPUTING
Ringkasnya, cloud computing adalah sebuah paradigma komputasi terdistribusi yang bekerja menggunkan jaringan internet dan server jarak jauh yang terpusat.

Komponen Cloud computing
CLOUDSIM
SCHEDULING
Algoritma scheduling atau penjadwalan adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengatur proses-proses yang berjalan dalam suatu sistem. Algoritma ini menjadi sangat penting karena pada saat ini proses komputasi sudah berbasiskan multi programming sehingga memungkinkan terjadinya lebih dari satu proses dalam waktu yang bersamaan.

Algoritma Scheduling
FCFS (First Come First served)
Algoritma ini merupakan algoritma penjadwalan yang paling sederhana. Dengan menggunakan algoritma ini setiap proses yang berada pada status ready dimasukkan kedalam FIFO queue atau antrian dengan prinsip first in first out, sesuai dengan waktu kedatangannya. Proses yang tiba terlebih dahulu yang akan dieksekusi (Gahlawat 2013).

SJF (Shortest Job First)
Pada algoritma ini setiap proses yang ada di ready queue akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil. Hal ini mengakibatkan waiting time yang pendek untuk setiap proses dan karena hal tersebut maka waiting time rata-ratanya juga menjadi pendek, sehingga dapat dikatakan bahwa algoritma ini adalah algoritma yang optimal (Gahlawat 2013).

Algoritma Scheduling
Priority Scheduling
Priority Scheduling merupakan algoritma penjadwalan yang mendahulukan proses yang memiliki prioritas tertinggi. Setiap proses memiliki prioritasnya masing-masing. Prioritas suatu proses dapat ditentukan melalui beberapa karakteristik antara lain: Time limit, Memory requirement, Akses file, Perbandingan antara burst I/O dengan CPU burst, Tingkat kepentingan proses (Gahlawat 2013).

Round Robin
Algoritma ini menggilir proses yang ada di antrian. Proses akan mendapat jatah sebesar time quantum. Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya (Gahlawat 2013).

Algoritma Scheduling
Multilevel Queue
Ide dasar dari algoritma ini berdasarkan pada sistem prioritas proses. Prinsipnya, jika setiap proses dapat dikelompokkan berdasarkan prioritasnya, maka akan didapati queue seperti pada gambar berikut:
Berawal dari priority scheduling, algoritma ini pun memiliki kelemahan yang sama dengan priority scheduling, yaitu sangat mungkin bahwa suatu proses pada queue dengan prioritas rendah bisa saja tidak mendapat jatah CPU.

Multilevel Feedback Queue.
Algoritma ini mirip sekali dengan algoritma multilevel queue. Perbedaannya ialah algoritma ini mengizinkan proses untuk pindah antrian. Jika suatu proses menyita CPU terlalu lama, maka proses itu akan dipindahkan ke antrian yang lebih rendah. Untuk menghindari starvation, maka proses yang telah menunggu terlalu lama akan dinaikkan tingkatan antriannya (Silberschatz et al. 2005).

Acuan Topologi
Secara umum topologi yang terdapat di real cloud dibagi dalam dua jenis. Dan pada pembuatan tugas akhir ini topologi yang digunakan adalah topologi terdistribusi.

Contoh topologi tersentral (Bolhuis 2013)
Contoh topologi terdistribusi (Bolhuis 2013)
Kebutuhan Implementasi
Dalam melakukan simulasi dalam pembuatan tugas akhir ini, perangkat yang digunakan ialah sebagai berikut :

Perangkat lunak yang digunakan adalah :
OS Windows 8 64-bit
Eclipse-jee-juno-SR2-win32-x
Cloudsim-3.0.3
Commons-math3-3.4.1
Perangkat keras yang digunakan adalah :
OS Windows 8 64-bit
Laptop Asus”
Processor Inside i3
Memory 500GB dan RAM 2GB

Implementasi Scheduling
Dalam mengimplementasikan roundrobin pada tugas akhir ini maka penulis menambahkan sebuah resource baru untuk bernama SchedulingRoundRobin melengkapi DatacenterBroker untuk menjalankan proses scheduling.
Pengujian
Dalam melakukan pengujian dalam tugas akhir ini, dibuat 4 skenario.
Skenario 1 :
Scenario 2:
Skenario 3 :
Skenario 4 :
Keluaran
Skenario 1 :
Skenario 2 :
Skenario 3:
Skenario 4:
Scheduling Menurut Agama Islam
Pada dasarnya scheduling digunakan untuk melakukan optimalisasi waktu sebagai tanda pentingnya waktu meskipun tujuannya banyak seperti penghematan biaya.
Hal tersebut sejalan dengan islam seperti yang dijelaskan dalam surat
Al-Ashr ayat 1-2 :




Artinya :
 
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar benar dalam dalam kerugian.” (QS. Al ‘Ashr: 1-2)

Cloud computing Menurut Agama Islam
Dalam ajaran Islam sendiri, tidak ada batasan khusus berkaitan sistem pekerjaan yang dilakukan dari kejauhan sebagaimana sistem cloud computing bekerja. Islam menekankan agar penganutnya untuk bekerja, mencari rezki, untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam bentuk sandang, pangan, papan, dan lainnya. Allah memerintahkan kepada manusia agar bekerja dengan cara bekerja sesuai dengan ajaran Islam. Allah Maha mengetahui setiap pekerjaan yang dilakukan manusia nyata ataupun yang ghaib,sebagai mana firman-Nya:
Teknologi cloud Menurut Agama Islam
Mengembangkan ilmu dan teknologi itu bisa dikaji dan digali dalam Al-Qur'an, sebab kitab Al-Qur’an banyak mengupas keterangan-keterangan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi. Allah berfirman yaitu :
Artinya :

“Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).” (QS. Al. Anbiyaa (21): 80).
 
Artinya :
 
"Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”(QS. At-Taubah (9):105)

Kesimpulan
Setelah penjelasan-penjelasan yang telah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya serta implementasi yang telah dilakukan, maka secara keseluruhan simulasi scheduling menggunakan cloudsim dapat disimpulkan sebagai berikut :

Hasil penelitian ini dapat menjalankan proses demi proses simulasi scheduling sehingga diharap mampu menjadi refrensi dalam penerapan pada real cloud computing yang sebenarnya.
Dalam proses simulasi, penggunaan algoritma round robin dapat diimplementasikan menggunakan cloudsim.
Menurut pandangan Islam, simulasi ini sesuai dengan nilai-nilai Islam yaitu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, disiplin dan hemat dalam kehidupan, terus belajar dan mengembangkan teknologi sehingga bermanfaat untuk orang banyak sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Thank You
Full transcript