Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Peran Posistif dan Negatif Plankton

FPIK UNPAD "12
by

babejong sueb

on 18 March 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Peran Posistif dan Negatif Plankton

Peran Positif dan
Negatif Plankton Kelompok 5 Khalis Dwi H (230210120064)
Aizzah Huriatul H (230210120048)
Aris Nuryana (230210120068)
M Iqbal (230210120058)
Retno Kusuma N (230210120049)
Selvita Nurani S (230210120060)
Syarifah Leila (230210120065) 5 Peran Positif Plankton
di Perairan Phytoplankton,
Produsen
Terbesar Ekosistem
Perairan Pada ekosistem akuatik sebagian besar produktifitas primer dilakukan oleh fitoplankton (Parsons dkk, 1984). Steman-Nielsen (1975) menyatakan bahwa kurang lebih 95% produksi primer di laut berasal dari fitoplankton. Sebagai produsen primer perairan, fitoplankton menduduki tingkat terbawah pada piramida makanan, artinya fitoplankton merupakan penopang hidup bagi seluruh kehidupan perairan (Sunarto, 2008). Zoopalnkton,
Penyambung Mata
Rantai Makanan
Ekosistem
Perairan Sebagian besar zooplankton memakan fitoplankton, hal ini menjadikan zooplankton berperan sebagai penghubung mata rantai makanan antara produsen dan konsumen (Sunarto, 2008). Tanpa zooplankton maka seluruh rantai makanan ekosistem perairan tidak dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Pakan Alami
Hewan Budidaya Perairan Plankton sangat bermanfaat bagi usaha budidaya, selain karena kandungan gizi yang sangat baik bagi hewan budidaya, ukuran plankton yang terbilang sangat kecil (mikroskopis) dapat digunakan sebagai pakan alami bagi larva ikan dan udang. Pembentuk
Produk
Biomassa
di Perairan Fitoplankton atau mikroalgae mempunyai peran mensintesa bahan organik dalam lingkungan perairan. Mikroalgae melakukan aktifitas fotosintesa untuk membentuk molekul-molekul karbon komplek melalui larutan nutrien dari beberapa sumber yang diasumsi dengan bantuan pencahayaan sinar matahari/ energi lampu neon untuk membentuk sel-sel baru menajdi produk biomassa. Pendaurulang
Nutrien di
Perairan Sel mikroalgae mengabsorbsi nutrien-nutrien primer seperti ; amoniak , urea, nitrat, phospat, potassium dan metal seperti Fe, Cu, Mg, Zn, Mo, dan Fanadium. Selain itu beberapa vitamin seperti vitamin B12, vitamin B6 dan vitamin B1 merupakan unsur esensial yang mendukung pertumbuhan beberapa species atau kebanyakan species mikroalgae. Penjaga
Kualitas Air
di Aquarium
(biofilter Hidup) Di dalam akuarium air laut, tawar dan atau media kultur di bak pemeliharaan, fitoplankton mempunyai peran membantu kondisi kualitas air melalui pergerakan nutrien yang dibentuknya dan pengaturan pH air. Di dalam pengaruhnya setiap sel algae adalah merupakan suatu biofilter hidup didalam ekosistem perairan
(Bold and Wynne, 1985). Penyedia Nutrien Bagi Ekosistem Perairan Mikroalgae merupakan suatu sumber
mikro nutrien, vitamin, minyak dan elemen mikro untuk komunitas perairan. Selain itu mikroalgae kaya akan sumber makro nutrien seperti protein, karbohidrat dan khususnya asam lemak esensial. Mikroalgae juga mempunyai kandungan pigmen esensial seperti astaxanthin, zeaxanthin, chllorophil, phycocyanin dimana akan memperkaya pewarnaan dan kesehatan didalam kehidupan ikan dan invertebrata. Sebagai Pakan Dalam Kultur Mollusca (Filter Feeder) Beberapa species mikroalgae
digunakan sebagai pakan didalam kultur moluska seperti clams, mussel, poister dan scallop, karena hewan-hewan tersebut bersifat filter feeders. Kombinasi dari beberapa species algae juga dimanfaatkan didalam marine culture golongan crustacea, (Okauchi, 1981). Terapi Untuk Kesehatan
Ikan Di dalam sistim budidaya perikanan, pemanfaatan mikroalgae ini juga mempunyai efek terapi terhadap ikan dan organisme perairan lainnya dimana beberapa mikroalgae bisa menghasilkan semacam antibiotik dan atau didalam proses metabolismenya mengeluarkan zat anti bakterial. Sebagai contoh spirulina digambarkan mempunyai kemampuan mendorong sistim kekebalan ikan, invertebrate. Treatment Limbah Beberapa jenis plankton sering dimanfaatkan untuk mengolah limbah industri. Dengan memanfaatkan sifat plankton yang menyerap zat terlarut dalam air serta dapat menyerap logam berat, maka beberapa jenis plankton ini sangat baik digunakan untuk mengolah limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Zooplankton, Pencegahan dan Penanggulangan Blooming Phytoplankton Pada periode tahunan, siklus plankton ditunjukan melalui blooming fitoplankton, karena terjadi suatu perubahan temperatur, salinitas, lama pencahayaan matahari, intensitas cahaya dan daya dukung nutrien. Pada saat itu populasi zooplankton akan bergerak ke arah fitoplankton yang blooming tersebut. Didalam sistim perairan, zooplankton berenang atau melakukan pergerakan ke arah konsentrasi populasi fitoplankton untuk melakukan pemangsaan. Phytoplankton Sebagi Penghasil Oksigen di Perairan Fitoplankton berperan sebagai penghasil oksigen terbesar di perairan. Fitoplankton sebagai makhluk hidup yang tergolong Autotrof, menghasilkan makanan sendiri dan mengeluarkan buangan yang salah satunya dalah Oksigen melalui aktifitas fotosintesisnya. Keanekaragaman Plankton Sebagai Indikator Kualitas Air Dengan meneliti keanekaragaman plankton yang ada maka kita dapat mengetahui kondisi perairan tersebut, sebab jika plankton yang hidup beranekaragam, maka dapat disimpulkan kondisi perairan ini baik, karena dengan beragamnya plankton yang ada berarti tidak ada suatu faktor yang menyebabkan salah satu plankton lebih dominan dari yang lain. Peran Positif Plankton Non-Perairan Bidang
Farmasi Phytoplankton Sebagai Katalisator Penyerap Karbon Penelitian mengenai penyerapan CO2
oleh plankton sudah dilakukan di
berbagai negara termasuk Indonesia. Penelitian di University of New Zealand menunjukkan, satu miligram klorofil fitoplakton dapat menyerap 1,65 miligram CO2. Biomas plankton dan keanekaragaman phytoplankton, berisi cadangan karbon yang sangat besar dan dapat memberikan keseimbangan siklus karbon bagi keperluan seluruh makhluk hidup di muka bumi. Penghasil
Energi Oscillatoria, Spirulina, Anabaena dan Chlamydomonas diketahui dapat menghasilkan gas metan dan hidrogen, alkohol, dan minyak (fluid oil dan longchain cyclichydrocarbon) yang dapat digunakan sebagai energi alternatif Phytoplankton, Penyumbang Oksigen Terbesar Dunia Fitoplankton merupakan penyumbang 80% Oksigen di bumi. Jumlah populasi phytoplankton di permukaan bumi sangatlah melimpah.
Sedangkan tumbuhan peran utamanya adalah mengurangi emisi karbondioksida (CO2) di udara, kontribusinya terhadap persediaan oksigen di bumi hanya 20% Beberapa Spesies Zooplankton Dapat Langsung Dikonsumsi Berbagai jenis zooplankton dapat langsung dimanfaatkan oleh manusia seperti misalnya rebon dan jambret. Setelah diproses dengan pengolahan sederhana, zooplankton itu dapat dimakan sebagai teman nasi atau dibuat terasi. Indikator Kandungan Minyak Bumi Fosil dari cangkang kalsit atau kerangka Foraminifera dapat dijadikan indikator terdapatnya kandungan sumber daya minyak bumi, gas alam dan mineral. Metode ini sudah umum digunakan oleh para penambang minyak dan mineral di seluruh dunia. Bahan
Penggosok Radiolaria memiliki rangka terbuat dari bahan silika dengan betuk bermacam-macam. Endapan rangka radiolaria akan membentuk lumpur radiolaria yang berguna untuk membentuk minyak bumi, bahan penggosok, dan bahan peledak. Antibiotik Contoh :
Asterionella javonica dan A. notata mengandung antibiotik yang sama seperti penisilin dan streptomisin. Jika diteliti lebih lanjut, maka hal ini dapat dimanfaatkan untuk memproduksi antibiotik alami dari plankton Industri Farmasi,
Obat dan Multivitamin Contoh :
Spirulina, Chlorella, Dunaliella, dan Scenedesmus diketahui mengandung bahan kimia sebagai bahan dasar obat (glicerol, caroten, vitamin, asam amino, sorbitol, sichohexantetral, dll)
Fitoplankton mengandung asam lemak tak jenuh ecosapentaenoic acid (EPA) dan decosahaxaenoid acid (DHA), vit B12, B2, C, E, Provitamin A, dan mineral. Kandungan ini dapat dimanfaatkan dalam industri farmasi. Obat Bagi Beberapa
Penyakit Kronis Contoh :
Spirulina dan Chlorella dapat digunakan sebagai obat penurun kolesterol darah
Chlorella mampu mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan akibat radikal bebas. Chlorella vulgaris menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Peran Negatif Plankton Blooming Plankton
yang Merugikan Spesies fitoplankton dapat berbahaya dan merusak ekosistem perairan dalam kondisi sangat berlimpah dan menghasilkan racun. Beberapa spesies dapat membahayakan biota laut bahkan manusia, Parasit Pada
Biota Perairan Contoh :
Chaetopterus variopedatus, spesies plankton ini suka mengebor dan membuat lubang saluran pada hewan tiram, hal ini mengakibatkan rusaknya kualitas tiram yang biasa dibudidaya. Plankton Beracun Beberapa Spesies plankton memiliki racun yang berbahaya. Dari segi organ tubuh yang diserang, toksin dari plankton merugikan terbagi menjadi tiga jenis: Hepatoxic
(menyerang lever) Neurotoxic
(menyerang syaraf) Dermatoxic
(menyerang kulit) Singkat kata, Plankton adalah bagian penting dari kunci berlangsungnya kehidupan di dunia. Oleh karena itu, plankton sangat penting untuk dipelajari
!!! Sekian dari Kelompok
Kami,, Terima Kasih .. Plankton Pada Biofilter Dengan Plankton,
Ikan Lebih Sehat Radiolaria Foraminifera Chaetopterus
variopedatus Cyanobacteria
(blue green algae) Dinoflagellata
(redtide) Contoh Umum :
Full transcript