Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Kimia - Unsur- Unsur Periode Ketiga

No description
by

Lisa Oktaviana

on 20 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kimia - Unsur- Unsur Periode Ketiga

Kimia - Unsur- Unsur Periode Ketiga
By :
Bondan Dewan Daru
Chindy Dwi Utari
Dyota Narotama
Evriligar Rachmanto
Hafiz Ibrahim
Josua Fernando
Lisa Oktaviana

Peta Konsep
Sifat - Sifat Unsur Periode Ketiga
Proses Ekstraksi Unsur Periode Ketiga
Unsur- Unsur Periode Ketiga
Sifat-Sifat Unsur Periode Ketiga
Proses Ekstrasi Unsur- Unsur Periode Ketiga
Aplikasi Unsur-Unsur Periode Ketiga dalam Kehidupan Sehari-hari
Dampak Pemanfaatan Unsur dan Senyawa Periode Ketiga
Natrium
Sifat Fisis
Nomor atom : 11
Konfigurasi e- : [Ne] 3s1
Massa Atom relatif : 22,98977
Jari-jari atom : 2,23 Å
Titik Didih : 892 C
Titik Lebur : 495 C
Elektronegatifitas : 1
Energi Ionisasi : 495 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 1+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat
Magnesium
Sifat Fisis
Nomor atom : 12
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2
Massa Atom relatif : 24,305
Jari-jari atom : 1,72 Å
Titik Didih : 1107 C
Titik Lebur : 651 C
Elektronegatifitas : 1,25
Energi Ionisasi : 738 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 2+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat
Sifat Kimia

Natrium adalah unsur reaktif yang lunak, ringan, dan putih keperakan, yang tak pernah berwujud sebagai unsur murni di alam. Natrium mengapung di air, menguraikannya menjadi gas hidrogen dan ion hidroksida.
Jika digerus menjadi bubuk, natrium akan meledak dalam air secara spontan. Namun, biasanya ia tidak meledak di udarabersuhu di bawah 388 K. Natrium juga bila dalam keadaan berikatan dengan ion OH- maka akan membentuk basa kuat.


Sifat Kimia
Magnesium oksida merupakan oksida basa sederhana.
Reaksi dengan air : MgO + H2O → Mg(OH)2
Reaksi dengan udara : Menghasilkan MO dan M3N2 jika dipanaskan.
Reaksi dengan Hidrogen : tidak bereaksi
Reaksi dengan klor : M + X2 → (dipanaskan) → MX2 (garam)

Alumunium
Sifat Fisis
Nomor atom : 13
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 1
Massa Atom relatif : 26,98154
Jari-jari atom : 1,82 Å
Titik Didih : 2467 C
Titik Lebur : 660 C
Elektronegatifitas : 1,45
Energi Ionisasi : 577 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 3+
Struktur Atom : Kristal
Logam
Wujud : Padat

Silikon
Sifat Fisis

Nomor atom : 14
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 2
Massa Atom relatif : 28,0855
Jari-jari atom : 1,46 Å
Titik Didih : 2355 C
Titik Lebur : 1410 C
Elektronegatifitas : 1,74
Energi Ionisasi : 787 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 4+
Struktur Atom : Kristal
Kovalen raksasa
Wujud : Padat

Pospor
Sifat Fisis

Nomor atom : 15
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 3
Massa Atom relatif : 30,97376
Jari-jari atom : 1,23 Å
Titik Didih : 280 C
Titik Lebur : 44 C
Elektronegatifitas : 2,05
Energi Ionisasi : 1060 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 5+
Struktur Atom : molekul
Poliatom
Wujud : Padat

Sulfur
Sifat Fisis

Nomor atom : 16
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 4
Massa Atom relatif : 32,066
Jari-jari atom : 1,09 Å
Titik Didih : 445 C
Titik Lebur : 119 C
Elektronegatifitas : 2,45
Energi Ionisasi : 1000 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 6+
Struktur Atom : molekul
poliatom
Wujud : Padat

Chlor
Sifat Fisis

Nomor atom : 17
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 5
Massa Atom relatif : 35,4527
Jari-jari atom : 0,97 Å
Titik Didih : -35 C
Titik Lebur : -101 C
Elektronegatifitas : 2,85
Energi Ionisasi : 1260 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : 7+
Struktur Atom : molekul
diatom
Wujud : gas

Argon
Sifat Fisis

Nomor atom : 18
Konfigurasi e- : [Ne] 3s2 3p 6
Massa Atom relatif : 39,948
Jari-jari atom : 0,88 Å
Titik Didih : -186 C
Titik Lebur : -189 C
Elektronegatifitas : -
Energi Ionisasi : 1520 kJ/mol
Tingkat Oks. Max : -
Struktur Atom : molekul
monoatom
Wujud : gas
Aplikasi Unsur Periode Ketiga dalam Kehidupan sehari-hari
1)
Al
mudah di bentuk, tahan panas sehingga digunakan untuk peralatan masak dan lembaran alumunium, Al(OH)3 digunakan sebagai obat maag untuk mengatasi asam lambung
2)
Si
digunakan untuk pembuatan komponen elektronik seperti semi-konduktor dan diode (komponen elektronik yang dapat menghantarkan listrik satu arah

Dampak Pemanfaatan Unsur dan Senyawa Periode ketiga
1) Dampak Pemanfaatan Alumunium
Pemanfaatan asbestos (silikat) untuk kontruksi, insulasi panas / listrik, dan bahan tahan api telah menimbulkan gangguan paru-paru.
2) Bijih fosfat mentah mengandung 2-4% F.
3) Pemanfaatan unsur P pada detergen dan pupuk telah menyababkan eutrofikasi.
4) SO2 dalam konsentrasi tinggi di udara, jika terhirup dapat bereaksi dengan air dalam paru paru membentuk H2SO4

Proses Natrium
Dengan elektrolisis
NaCl Na+ (l) + Cl- (l)
Katode : Na+ (l) + e Na (l)
Anode : 2Cl- (l) Cl2 (g) + 2 e
Proses Magnesium
Kristal MgCl2 dielektrolisis terhadap lelehan MgCl2 yang dicampur CaCl2.
MgCl2 (l) à Mg2+ (l) + 2Cl- (l)
Katoda : Mg2+(l) + 2e à Mg(l)
Anoda : 2Cl- (l) à Cl2(g) + 2e
Hasil : Mg2+ (l) + 2Cl–(l) à Mg(l) + Cl2(g)
Proses Allumunium
Reaksi yang terjadi:
Al2O3(l) à 2Al3+(l) + 3O2-(l)
Katoda : Al3+(l) + 3e à Al(l) × 4
Anoda : 2O2-(l) à O2(g) + 4e × 3
Hasil : 4Al3+(l) + 6O2-(l) à 4Al(l) + 3O2(g)
Proses Fosfor
2 Ca3(PO4)2 (l) + 6 SiO2 (l) → 6 CaSiO3 (l) + P­4O10 (g)
Kemudian , P­4O10 (g) direduksi dengan karbon , reaksinya sebagai berikut :
P­4O10 (g) + C (s) → P4 (g) + 10 CO2 (g)
P4­ (g) yang terjadi dikristalkan dan disimpan di dalam CS2 cair atau di dalam air. Hal itu guna menghindari terjadinya oksidasi dengan oksigen dari udara yang cepat terjadi pada temperatur 30⁰C berupa nyala fosfor. P4 hasil pengolahan merupakan salah satu bentuk alotropi fosfor, yaitu fosfor putih.
3)
Fosfor
penting untuk pertumbuhan tanaman sehingga digunakan sebagai pupuk dalam bentuk senyawanya. Fosfor merah digunakan di ujung korek api dan Fosfor putih digunakan untuk bom asap
4)
Belerang
dapat mengikat molekul-molekul karet yang panjang sehingga tidak selip melalui proses vulkanisir

Full transcript