Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Daur Ulang kulit semangka menjadi camilan bergizi

No description
by

lina nf

on 21 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Daur Ulang kulit semangka menjadi camilan bergizi

I. Pendahuluan
Latar Belakang
Indonesia dikenal sebagai Negara yang subur, kaya akan hasil alam. Salah satunya adalah buah. Buah merupakan bahan pangan yang termasuk penting yang ada dalam daftar menu makanan kita sehari-hari. Karena di dalam buah-buahan tersebut terkandung sumber nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh contohnya vitamin, mineral dan serat.

Buah yang akan kami jadikan objek penelitian adalah buah semangka. Namun jangan salah, objek kami bukanlah buah semangka itu sendiri melainkan kulitnya yang sering kali dibuang.

II. Kajian Teori
Semangka
Semangka atau tembikai (Citrullus lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan.

Tanaman ini masih sekerabat dengan labu-labuan (Cucurbitaceae), melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus). Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.


VI. Saran
Kulit Semangka
Manfaat Penelitian

Penelitian ini kami lakukan agar dapat memberi manfaat kepada masyarakat terutama kepada ibu-ibu rumah tangga agar dapat memanfaatkan limbah organik (limbah rumah tangga) dengan cara mengolah kulit buah (dalam hal ini membahas kulit semangka) menjadi camilan enak dan bergizi serta bernilai ekonomis.

Penelitian ini juga di fokuskan agar dapat mengurangi minat anak-anak terhadap makanan yang di jual secara bebas, yang seringkali dicampuri bahan berbahaya. Untuk itu, dengan adanya produk ini anak-anak akan lebih menyukai produk rumahan (home-made).
Daur Ulang kulit semangka menjadi camilan bergizi dan bernilai ekonomis
Kulit semangka yang tidak dikonsumsi ini akan menjadi limbah rumah tangga. Hal ini berpotensi untuk mencemari lingkungan sekitar, karena biasanya banyak rumah yang membuang sampah di kali sekitar rumah.


Kulit Semangka termasuk sampah organik (yaitu limbah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya) sehingga jenis limbah ini dapat diolah lagi sebagai
penanggulangannya.
Pengolahan ini hanya memerlukan bahan-bahan seadanya, sehingga lebih ekonomis. Tidak semua makanan sehat dan bergizi itu mahal. Banyak bahan murah yang dapat dimanfaatkan lebih.

Melihat bahwa banyak sekali orang-orang memilih membuang kulit semangka yang dirasa kurang enak ini. Padahal, sebenarnya jika kita mau bertindak sedikit kita dapat mengubah kulit semangka yang ‘tidak enak’ tersebut menjadi camilan yang enak dan bergizi. Hal inilah yang melandasi pemilihan topik karya ilmiah ini.


Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang hendak dipecahkan melalui Karya ilmiah ini adalah, sebagai berikut:

1. Apa saja kandungan yang terdapat pada kulit semangka?

2. Bagaimana cara mengolah kulit semangka menjadi camilan bergizi dan bernilai ekonomis?


Tujuan

1. Menjelaskan kandungan yang terdapat pada kulit semangka

2. Menjelaskan cara mengolah kulit semangkan menjadi camilan bergizi dan bernilai ekonomis.

Sebagaimana anggota suku ketimun-ketimunan lainnya, habitat tanaman ini merambat namun ia tidak dapat membentuk akar adventif dan tidak dapat memanjat. Jangkauan rambatan dapat mencapai belasan meter.

Daunnya berlekuk-lekuk di tepinya. Bunganya sempurna, berwarna kuning, kecil (diameter 3cm). Semangka adalah andromonoecious monoklin, yaitu memiliki dua jenis bunga pada satu tumbuhan: bunga jantan, yang hanya memiliki benang sari (stamen), dan bunga banci/hermafrodit, yang memiliki benang sari dan putik (pistillum).
Bunga banci dapat dikenali dari adanya bakal buah (ovarium) di bagian pangkal bunga berupa pembesaran berbentuk oval.
Buah semangka memiliki kulit yang keras, berwarna hijau pekat atau hijau muda dengan larik-larik hijau tua. Tergantung kultivarnya, daging buahnya yang berair berwarna merah atau kuning.

Untuk memanem semangka dibutuhkan waktu, dari pengolahan tanah, pembibitan, penyemaian, dan pembesaran, adalah kurang lebih 2 bulan. Di Lombok, semangka berpotensi dan mendapat prioritas untuk dikembangkan, karena tanaman tersebut termasuk tanaman daerah tropis, tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 300 meter dari permukaan laut, membutuhkan tanah dengan kandungan bahan organik yang cukup tinggi. Di Lombok, Kabupaten Lombok Tengah dikenal sebagai daerah sentra produksi semangka.



Kulit semangka yang kami gunakan adalah kulit semangka yang bagiannya berwana putih. Bukan kulit bagian terluar yang berwarna hijau.
Menurut survey yang kami lakukan, 45 dari 50 orang (anak-anak, remaja dan dewasa) membuang kulit semangka yang bagian putih tersebut. Mereka hanya memakan daging semangka yang berwarna merah.
Daur ulang mempunyai pengertian sebagai proses menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Dengan proses daur ulang, sampah dapat menjadi sesuatu yang berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru. 

Daur ulang makanan adalah sebuah cara mengolah makanan berdasarkan makanan sisa yang masih layak makan dan bukan makanan basi atau yang sudah terbuang. Dalam karya ilmiah ini, daur ulang dilakukan dari limbah rumah tangga, yang tidak lagi dimakan atau hendak dibuang. Sehingga sampah tersebut masih bersih dan layak dikonsumsi kembali.


Makanan ringan, camilan, atau kudapan (bahasa Inggris: snack) adalah istilah bagi makanan yang bukan merupakan menu utama (makan pagi, makan siang atau makan malam).

Makanan yang dianggap makanan ringan merupakan makanan untuk menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit pasokan tenaga ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk
dinikmati rasanya.

C. Camilan
D. Bergizi
Gizi atau Nutrisi  adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan.
Pengertian bergizi sendiri yaitu makanan yang di dalamnya mengandung zat dibutuhkan oleh tubuh.

Contoh Makanan Bergizia. Makanan yang mengandung sumber tenaga : Contoh : nasi, ubi, kentang, roti, sagu, jagungb. Makanan yang mengandung sumber pembangun : Contoh : Tempe, telor, tahu, ayam, susu, kacang-kacangan, hati, ikan.c. Makanan yang mengandung sumber pengatur Contoh : sayur-sayuran: bayam,kangkung, sawi, daun singkong,    buah-buahan : jeruk, pepaya, anggur, apel, melon,
III. Metodologi Penelitian
Metode penelitian yang kami gunakan yaitu metode penelitian kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang penjabarannya menggunakan kata-kata. Sedangkan, metode kuantitatif adalah metode penelitian yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif dengan angka.


Untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai hasil penelitian ini, maka kami membagikan hasil penelitian (berupa: manisan kulit semangka dan pop fruit kulit semangka) kepada masyarakat daerah BTN Sweta, Udayana dan beberapa siswa-siswi SMA 3 Mataram.

B. Subyek Penelitian

Tanggal : 24 Januari 2015 - 19 April 2015

Tempat : Jl. Udayana Gang Eka Jaya IV No. 31

C. Waktu dan Tempat Penelitian
D. Teknik Pengambilan Data

Kulit Semangka (1/2 buah)
Gula (1/4 kg)
Garam (1/4 sdt)
Air jeruk lemon (1 sdm)
Air
Panci
Bubuk kapur (5 sdm)
Sendok
Vanili

Alat dan Bahan
Manisan Kulit Semangka
Cara Pembuatan Manisan Kulit Semangka
1
2
Kulit buah semangka yang berwarna putih dan kehijau-hijauan ini mengandung sejumlah nutrisi yang penting untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam 2.5 x 2.5 kulit semangka saja mengandung 1.8 kalori yang berguna untuk tubuh. Selain itu mengandung 2% vitamin C dan 1% vitamin B6, vitamin A, vitamin E dan klorofil yang dibutuhkan tubuh. Manfaat lain dari kulit semangka sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit, menambah kekebalan tubuh, dan untuk kesehatan sistem saraf.


VI. Hasil dan Pembahasan
Dari 30 sample yang di bagikan kepada 30 orang subyek penelitian, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Kami mendapat hasil bahwa 15 orang mengatakan rasanya sangat enak. 13 orang mengatakan enak dan 2 orang yang mengatakan tidak enak. Dari hasil tersebut kami menyimpulkan bahwa penelitian yang kami lakukan layak untuk dikonsumsi.

Alat dan Bahan:
a. Kulit semangka
b. Coklat batang (putih)
c. Pisau
d. Stick
e. Meses
f. Choco cips


Pop Fruit Kulit Semangka
Cara Pembuatan Pop Fruit
Pop Fruit Kulit Semangka
Dari 35 sample yang di bagikan kepada 35 orang subyek penelitian, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Kami mendapat hasil bahwa 20 orang mengatakan rasanya sangat enak. 15 orang mengatakan enak dan tidak ada yang mengatakan tidak enak. Dari hasil tersebut kami menyimpulkan bahwa penelitian yang kami lakukan layak untuk dikonsumsi.

V. Penutup
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa makanan bergizi tidak selalu mahal, dan sulit didapatkan. Kita dapat memanfaatkan bahan-bahan seadanya, untuk diolah menjadi camilan bergizi dan enak. Zaman sekarang, sudah banyak para pedagang nakal yang mencampurkan bahan-bahan berbahaya (boraks, formalin, pewarna textil, dll) ke dalam makanan atau jajanan anak. Sehingga dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh kita.
Berdasarkan penelitian yang telah kami lakukan, kami dapat memberikan saran yaitu :
Agar kita dapat memanfaatkan kembali bahan-bahan yang masih bisa digunakan.
Agar kita dapat berfikir kreatif, untuk mengolah bahan-bahan yang tersedia di rumah menjadi suatu produk yang dapat dinikmati.
Agar kita lebih mencintai produk dalam rumah (home-made)
Dalam proses pengambilan data kami melakukannya dengan cara praktik dan membagikan hasil produk olahan kami.
E. Teknik Pengolahan Data
Dalam penelitian ini kami menggunakan teknik statik dan teknik non statik, karena data yang kami peroleh dalam bentuk narasi atau kata-kata, serta dalam bentuk angka.
Manisan Kulit Semangka
X
V
Daur Ulang
Ekonomis
Suatu tindakan/perilaku dimana seseorang dapat memperoleh input (barang atau jasa) yang mempunyai kualitas terbaik dengan tingkat harga yang sekecil mungkin. Dari pengertian diatas ada 2 unsur yang sangat penting, yaitu sumber daya (biaya) dan input (barang atau jasa). Individu atau korporasi yang ekonomis selalu memilih barang atau jasa dengan harga yang murah dan kualitas yang baik.
g. Mangkuk plastik dan piring
h. Panci
i. Sendok
j. Air
k. Pewarna Makanan
Formula Keberhasilan
x 100%
x 100%
x 100%
= 93%
=
=
=
Persentase Hasil Manisan Kulit Semangka
Persentase Hasil Pop Fruit Kulit Semangka
Makanan yang kita buat sendiri di rumah akan lebih menyehatkan dan higenis, karena kita tahu apa saja kandungan dan cara mengolahnya dengan baik.
Seperti olahan kulit semangka yang kami hasilkan. Karena, menggunan bahan-bahan yang mudah didapatkan, aman serta murah. Sehingga produk ini juga bernilai ekonomis. Dapat dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa.
= 100%
Formula Keberhasilan
Kami dapat menyimpulkan bahwa produk ini bernilai ekonomis, karena total biaya yang kami gunakan untuk 2 jenis produk olahan cukup terjangkau yaitu :
Rp 55.000
Dengan biaya tersebut, kita dapat menghasilkan 40 stick pop fruit dan 1 kg manisan kulit semangka
3
1
2
3
Full transcript