Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL

No description
by

Emmaikke Banan

on 19 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL

MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
(Personal Models)
JENIS STRATEGI PEMBELAJARAN PADA MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
CIRI MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
Ditinjau dari:
Tujuan Pengajaran
Siswa Sebagai Subjek yang Belajar
Guru Sebagai Pembelajaran
Program Pembelajaran
Orientasi dan Tindakan Tekanan Utama dalam Pembelajaran
Model pembelajaran yang menekankan pada pengembangan konsep diri setiap individu.
Tujuannya untuk membentuk kemampuan dan perkembangan pribadi yakni kesadaran diri (
self awareness
), pemahaman (
understanding
), otonom, dan konsep diri (
self concept
).
Dipelopori oleh William Glasser berdasarkan terapi realitas.
PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
Pembelajaran Personal
adalah kegiatan mengajar guru yang menitik beratkan pada bantuan dan bimbingan belajar kepada masing-masing individu.

PENGAJARAN NON DIRECTIF
Merupakan hasil karya dari Carl Roger
Nondirektif = Tanpa Mengguru
Peran guru hanyalah sebagai Fasilitator
IKLIM WAWANCARA
Kehangatan dan tanggap terhadap masalah
Mengekspresikan perasaannya tanpa tekad dengan cara tidak memberikan penilaian
Proses konseling harus bebas dari tekanan
Siswa harus bisa mengekspresikan secara simbolis perasaannya
LATIHAN KESADARAN
Dikembangkan oleh Milliam Schuts
Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
self exploration and self awareness
4 tipe Perkembangan untuk Merealisasikan potensi individu, adalah
1. Fungsi Tubuh
2. Fungsi Personal
3. Perkembangan Interpersonal
4. Hubungan Institusi-Institusi Sosial
PROSEDUR PEMBELAJARAN
Didasarkan atas teori encounter, yaitu metode untuk meningkatkan kesadaran hubungan antar manusia yang didasarkan atas keterbukaan, kejujuran, kesadaran dari tanggung jawab, perhatian terhadap diri sendiri dan orang lain.
Terdiri atas 2 tahap, yaitu:
1. Penyampaian dan Penyelesaian Tugas
2. Diskusi atau Analisis Tahap Pertama
APLIKASI
Penerapannya di Sekolah masih sedikit.

Model ini dapat dilakukan sebagai selingan yang tidak memakan waktu terlalu banyak.

hasil penelitian menunjukkan model ini dapat meningkatkan perkembangan emosi.
PERTEMUAN KELAS
Model Pertemuan Diskusi Kelas adalah model pembelajaran yang ditujukan untuk membangun suatu kelompok sosial yang saling menyayangi, saling menghargai, mempunyai disiplin diri, dan komitmen untuk berperilaku positif.
PROSEDUR PEMBELAJARAN
Terdiri atas 6 tahap, yaitu:
1. Menciptakan Iklim (Suasana) yang Kondusif
2. Menyampaikan Permasalahan Diskusi
3. Membuat Penilaian Pribadi
4. Mengidentifikasi Alternatif Tindakan Solusi
5. Membuat Komitmen
6. Merencanakan Tindak Lanjut Tindakan
APLIKASI
Maksimal dilakukan 3x sehari atau tergantung dari permasalahan yang terjadi.
Umumnya pertemuan kelas berlangsung dimana siswa dan guru duduk melinglkar dan saling mendekat satu sama lain.
SISTEM KONSEPTUAL
Dirancang oleh David Hunt
Tujuannya untuk meningkatkan kekomplekan dan keluwesan pribadi
TEORI MODEL PEMBELAJARAN KONSEPTUAL
Teori Sistem Konseptual memiliki fungsi interaktif dari tingkat perkembangan kepribadian dan kondisi lingkungan

Secara Teoritis, semakin dekat strategi pengajaran disesuaikan dengan tingkat konseptual pelajar, maka proses belajar akan berlangsung baik.
Fokus Model Pembelajaran Konseptual adalah pada kompleksitas kognitif peserta didik.

Karakteristik Peserta Didik yang Dipelajari, yaitu:
Orientasi Motivasi
Orientasi Nilai
Orientasi Sensorik
TINGKAT KOMPLEKSITAS KEPRIBADIAN
Ada 4 Karakteristik Tingkat Kompleksitas Kepribadian, yaitu:
1. KompleksitaS Rendah
2. Kompleksitas Sedang
3. Kompleksitas Cukup Tinggi
4. Kompleksitas Tinggi
(Scroder, Driver and Steufert)

APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN KONSEPTUAL
Tugas Penting Guru dalam Sistem Konseptual, yaitu:
Guru harus mampu membedakan siswa sesuai tingkat perkembangannya
Guru harus menciptakan lingkungan sesuai kompleksitas siswa
Guru harus mengidentifikasi lingkungan belajar
TUJUAN MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
1. Menuntun Siswa
2. Meningkatkan Proporsi Pendidikan
3. Mengembangkan Pemikiran

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PERSONAL
1. Sebagai Model Pengajaran Umum
2. Membumbui Lingkungan Pembelajaran
3. Bisa Menggunakan Hal-Hal Unik
4. Membuat Sebuah Kurikulum Akademik

ACUAN PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN
Teori Humanistik
Berorientasi pada pengembangan indiidu.

perhatian utamanya pada emosional peserta didik dalam mengembangkan hubungan yang produktif dengan lingkungannya.
Acuan Pendekatan Model Pembelajaran
Teori Humanistik
Berorientasi pada pengembangan individu
Perhatian utamanya pada emosional
peserta didik dalam mengembangkan
hubungan yang produktif
dengan lingkungannya
Menurut Teori Humanistik :
Guru harus menciptakan kondisi kelas yang kondusif, agar peserta didik merasa bebas dalam belajar mengembangkan diri -Emosional dan intelektual
Pendidik seharusnya berperan sebagai pendorong bukan menahan sensivitas peserta didik terhadap perasaannya
Teori Humanistik timbul sebagai cara untuk memanusiakan manusia
Bertingkah laku
adalah hasil pengamatan
Learning
to
Do
Aktualisasi diri
sebagian tingkah laku individu
adalah hasil dari konsepsinya sendiri
Mengajar adalah bukan hal penting
tetapi belajar bagi peserta didik adalah sangat penting
Mengajar adalah mengembangkan hubungan produktif dengan lingkungan pribadi yang cakap
Implikasi Teori Humanistik
dan
Belajar
TUJUAN DAN ASUMSI
Membantu siswa mengerti kebutuhan mereka sendiri
Menghormati kemampuan siswa dalam mengidenfikasi masalah dan merumuskan sebuah solusi
Melihat dunia yang ada didalam pikiran siswa
Menciptakan atmosfer komunikasi
Menjadi alter ego baik hati
Menjadi fasilitator

TUJUAN GURU
4 Kualitas Atmosfer Tak Terarah
1. Guru menunjukan kehangatan dan keakraban serta tanggap semua tindakan siswa

2. Model ini membolehkan hal apapun yang ada sangkut pautnya dengan pengungkpan perasaan.

3. Siswa memiliki kebebasan penuh untuk mengungkapkan perasaannya secara simbolik.

4. Guru haruslah menjauhi tindakan-tindakan tertentu ( ketimpangan kepada siswa tertentu atau melakukan tindakan aneh yang rentan mendapat kritikan siswa)
Bimbingan (
Lead Talking
)
Baik siswa maupun guru sama-sama memiliki tanggung jawab dalam sebuah diskusi
Guru harus membuat respon-respon bimbingan untuk mengarahkan atau mempertahankan percakapan

DISUSUN OLEH
EEN SUMARNI
DEVIA ANGGITA A.
EMMAIKKE BANAN S.
JUNAIDI
BADRUL HISAM
MUHAMMAD IRFAN T.
SRI SULASTRI
Full transcript