Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sengketa Bisnis

No description
by

dias dwi nandia

on 19 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sengketa Bisnis

SENGKETA BISNIS PENGERTIAN SENGKETA BISNIS CARA PENYELESAIAN Peradilan (Ligitasi) TINJAUAN KASUS Menurut Winardi,Pertentangan atau konflik yang terjadi antara individu – individu atau kelompok – kelompok yang mempunyai hubungan atau kepentingan yang sama atas suatu objek kepemilikan, yang menimbulkan akibat hukum antara satu dngan yang lain.
Menurut Ali Achmad, sengketa adalah pertentangan antara dua pihak atau lebih yang berawal dari persepsi yang berbeda tentang suatu kepemilikan atau hak milik yang dapat menimbulkan akibat hukum antara keduanya. Dilihat dari sudut pandang pembuat keputusan :
a)Adjudikatif : mekanisme penyelesaian yang ditandai dimana kewenangan pengambilan keputusan pengambilan dilakukan oleh pihak ketiga dalam sengketa diantara para pihak.
b)Konsensual/Kompromi : cara penyelesaian sengketa secara kooperatif/kompromi untuk mencapai penyelesaian yang bersifat win-win solution.
c)Quasi Adjudikatif : merupakan kombinasi antara unsur konsensual dan adjudikatif. Pengadilan Umum
Pengadilan Negeri berwenang memeriksa sengketa bisnis, mempunyai karakteristik:
1)Prosesnya sangat formal
2)Keputusan dibuat oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh negara
(hakim)
3)Para pihak tidak terlibat dalam pembuatan keputusan
4)Sifat keputusan memaksa dan mengikat (Coercive and binding)
5)Orientasi ke pada fakta hukum (mencari pihak yang bersalah)
6)Persidangan bersifat terbuka Kasus antara Yani Haryanto (Indonesia) vs E.D & F.Man (Inggris)
Kasus berikut ini cukup heboh dan terkenal disebabkan oleh dua faktor. Pertama, Mahkamah Agung untuk pertama kalinya memberikan eksekutur terhadap putusan arbitrase asing sejak MA mengeluarkan PERMA 1/1990. Kedua, dalam waktu yang tidak terlalu lama penetapan MA tentang pemberian eksekuatur itu kemudian dibatalkan sendiri melalui putusan kasasi. Kasus ini dikenal dengan sebutan “Kasus Gula” karena objek sengketa tersebut memang mengenai jual beli gula.
Selengkapnya rangkaian perjalanan permohonan eksekusi putusan arbitrase London dalam perkara antara E.D. & F.MAN (SUGAR) Ltd., melawan Yani Haryanto. ALDIANSYAH DWI PUTRA 0212U403
DIAS DWI NANDIA 0212U399
GIFRAN ARIA FADILAH 0212U381
INTAN SAWITRI G. 0212U377
LEVI NOVIYANTI 0212U595
NURMULYANI 0212U374
RYO APRIANDI 0212U379
SONA ADI PUTRA 0212U388 Pengadilan Niaga
Pengadilan Niaga mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1)Prosesnya sangat formal
2)Keputusan dibuat oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh negara (hakim)
3)Para pihak tidak terlibat dalam pembuatan keputusan
4)Sifat keputusan memaksa dan mengikat (coercive and binding)
5)Orientasi pada fakta hukum (mencari pihak yang salah)
6)Proses persidangan bersifat terbuka
7)Waktu singkat. Luar Peradilan (Non-Ligitasi) Negosiasi
Proses untuk mencapai kesepakatan yang menyangkut kepentingan timbal balik dari pihak-pihak tertentu dengan sikap, sudut pandang, dan kepentingan-kepentingan yang berbeda satu dengan yang lain.
Tipe Negosiasi :
1.Negosiasi Transaksional
2.Negosiasi Penyelesaian Sengketa
ARBITRASE Konsiliasi
Konsiliasi adalah usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan penyelesaian.
Dalam pasal 1 angka 10 dan alinea 9 penjelasan umum, yakni konsiliasi merupakan salah satu lembaga untuk menyelesaikan sengketa Arbitrase adalah cara penyelesaian sengketa perdata swasta di luar pengadilan umum yang didasarkan pada kontrak arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa, dimana pihak penyelesai sengketa tersebut dipilih oleh para pihak yang bersangkutan.

Jenis – Jenis Arbitrase
A.Arbitrase Institusional .
B.Arbitrase Ad Hoc

Kelebihan dan Kelemahan Arbitrase Mediasi
proses penyelesaian sengketa melalui proses perundingan atau mufakat para pihak dengan dibantu oleh mediatoryang tidak memiliki kewenangan memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Ciri utama proses mediasi adalah perundingan yang esensinya sama dengan proses musyawarah atau konsensus. Pencari Fakta
Adalah suatu proses yang dilakukan oleh seorang atau tim pencari fakta, baik pihak undenpenden atau hanya sepihak, untuk melakukan proses pencarian fakta terhadap suatu masalah, yang akan menghasilkn suatu rekomendasi yang tidak mengikat.
Penilaian Ahli
Menurut Hillary Astor dalam bukunya Dispute Resolution in Australia “penilaian ahli adalah suatu proses yang menghasilkan suatu pendapat objektif, independen dan tidak memihak atas fakta-fakta atau isu-isu yang dipersengketakan oleh seorang ahli yang ditunjuk oleh para pihak yang bersengketa.” Minitrial
Atau pengadilan mini adalah sistem pengadilan swasta untuk menyelesaikan, memeriksa dan memutuskan terhadap kasus-kasus perusahaan, yang dilakukan oleh orang yang disebut “manajer” yang diberi wewenang untuk negoisasikan suatu settment di antara para pihak yang bersengketa.
Full transcript