Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT AMBON

No description
by

agnes meika

on 7 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT AMBON

ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT
Maluku

Upacara Makan
Dalam upacara tersebut, terdapat acara makan bersama seluruh anggota keluarga di rumah mempelai pria dengan menggunakan istilah Piring Balapis. Proses acara Makan Piring Balapis ini terbilang cukup unik, karena harus menunggu aba-aba tiupan peluit dulu sebelum makan!
Tradisi Piring Balapis
Pertama-tama, seluruh hadirin dipersilakan menuju meja makan. Di atas meja makan tersaji lima buah piring makan yang disusun berlapis berwarna putih.
warna putih mengartikan isi hati dari keluarga laki-laki yang bersih, putih dan tulus, yang telah menerima anak perempuan sebagai bagian dari anggota keluarga.

Semua tak terkecuali; tamu, keluarga, juga kedua mempelai menghampiri meja makan. Setelah aba-aba bunyi peluit, datang makanan pembuka. Sebagai pembuka, makanan berkuah seperti sop merupakan jenis yang lazim dihidangkan.
Lanjutan
orang Maluku telah mengenal tiga jenis perkawinan, seperti:

1. Kawin Lari
Perkawinan jenis ini memang banyak dihindari dan sangat tidak diinginkan karena memang dipandang kurang baik. Tetapi bagi para pemuda di Maluku perkawinan ini sangatlah wajar bagi mereka yang menghidari kekecewaan dikarenakan mereka ditolak atau mengindari malu karena perkawinannya ditolak oleh keluarga dari sang wanita.

2. Kawin Minta
Perkawinan seperti ini sama seperti pada perkawinan dari adat Batak, yang dimana harus membayarkan sebuah mahar kepada pengantin wanita. Tetapi bagi warga Maluku perkawinan seperti ini jarang diminati karena diharuskan memiliki biaya yang besar untuk maharnya.

3. Kawin Masuk atau Kawin Manua
Dimana-mana setelah pernikahan, pasangan wanitanya harus tinggal dengan keluarga pengantin pria. Tetapi pada sistem kawin ini justru sebaliknya, pengantin prialah yang harus tinggal dengan keluarga pengantin si wanita setelah mereka menikah.



Makna
Makan piring balapis ini, bagi masyarakat Ambon, dapat diartikan sebagai cara menunjukkan status sosial keluarga mempelai pria yang sedang mengadakan hajatan pesta Perkawinan Masuk Minta
Lalu, saat bunyi peluit berikutnya, pelayan menyajikan makanan lain di atas piring susun di tumpukan teratas. Para tamu terus menikmati makanan yang disajikan secara bergiliran, seiring bunyi peluit. Setelah makanan habis, piring sisa diangkat, peluit berikutnya ditiup, datang lah menu berikutnya. Begitu seterusnya sampai semua piring yang ada di atas meja habis terpakai.
Tradisi perkawinan adat Maluku
Full transcript