Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MANAJEMEN,KEWIRAUSAHAAN DAN KOPERASI SEKOLAH

No description
by

sammy sihotang

on 5 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MANAJEMEN,KEWIRAUSAHAAN DAN KOPERASI SEKOLAH

FUNGSI MANAJEMEN
JENJANG MANAJEMEN
BIDANG USAHA KEGIATAN WIRASWASTA
Kata manajemen berasal dari perancis kuno yakni management,yang beratyi seni melaksanakan dan mengatur.G.R Terry mendefiniskan manajemen sebagai suatu proses yang khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan,pengorganisasian,pergerakan, dan pengendalian dan yang di lasanakan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang sudah di tentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia.
MANAJEMEN
MANAJEMEN,KEWIRAUSAHAAN DAN KOPERASI SEKOLAH
UNSUR-UNSUR MANAJMEN
KEWIRAUSAHAAN
KOOPERASI SEKOLAH
Jenis manajer berdasarkan ruang lingkupnya
Manajer Umum : manajer yang mengawasi,mengatur dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan atau yang mencakup semua maupun beberapa kegiatan-kegiatan fungsional satuan kerja
Manajer Fungsional : manajer yang mempunyai tanggung jawab hanya atas suatu kegiatan oranisasi atau perusahaan,seperti produksi,pemasaran,keuangan,kepegawaian,atau akutansi
TIGA TINGKATAN MANAJEMEN
Top Management : manajemen tingkat atas yang sering di sebut
chief executive officer
atau top manager
Middle Management : manajemen tingkat menengah atay serug di sebut kepada bagian
Lower Management : istilah operasional seperti supervisor,kepala seksi dan mandor
3 jenis pemimpin manajemen
Pemimpin Strategis : sesorang pemimpin pada level atas organisasi yang bertanggung jawab atas serangkaian fungsi organisasional.orang-orang dalam fungsi ini dan untuk mengkontribusikan keputusan-keputusan bersama
Pemimpin Operasional : seorang pemimpin dalam organisasi yang meiliki tanggung jawab dalam suatu fungsi departemen , semua
Pemimpin Tim : seorang yang beroperasi di level tim yang memiliki tanggung jawab utama terhadap prang yang berkerja bersamanya dan pencapain tugas yang di serahkan kepadanya
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:

1.Perencanaan (Planning),
2. Pengorganisasian (Organizing),
3. Pengarahan (Actuating/Directing),
4. Pengawasan (Controlling)

Fungsi Perencanaan
proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

Kegiatan dalam Fungsi Perencanaan :
- Menetapkan tujuan dan target bisnis
- Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
- Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
- Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis

Fungsi Pengorganisasian
proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

Kegiatan dalam Fungsi Pengorganisasian :
- Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan prosedur yang diperlukan
- Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggungjawab
- Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia/tenaga kerja
- Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat

Fungsi Pengarahan dan Implementasi
proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

Kegiatan dalam Fungsi Pengarahan dan Implementasi :
- Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
- Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
- Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan

Fungsi Pengawasan dan Pengendalian
proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

Kegiatan dalam Fungsi Pengawasan dan Pengendalian :
- Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
- Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
- Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis




Fungsi Operasional dalam Manajemen
Pada pelaksanaannya, fungsi-fungsi manajemen yang dijalankan menurut tahapan tertentu akan sangat berbeda jika didasarkan pada fungsi operasionalnya. secara operasional, fungsi planning untuk sumber daya manusia akan berbeda dengan fungsi planning untuk sumber daya fisik/alam, dan sebagainya.

Manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan menjadi fungsi-fungsi :
1. Manajemen Sumber Daya Manusia
2. Manajemen Pemasaran
3. Manajemen Operasi/Produksi
4. Manajemen Keuangan
5. Manajemen Informasi

Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah


Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan

Manajemen Produksi
Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi

Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal
yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan

Manajemen Informasi
Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.

a. M e n (manusia, orang-orang, tenaga kerja)
Tenaga kerja ini meliputi baik tenaga kerja eksekutif maupun operatif. Dalam kegiatan manajemen faktor manusia adalah yang paling menentukan. Titik pusat dari manajemen adalah manusia, sebab manusia membuat tujuan dan dia pulalah yang melakukan proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkannya itu. Tanpa tenaga kerja tidak akan ada proses kerja. Hanya saja manajemen itu sendiri tidak akan timbul apabila setiap orang bekerja untuk dirinya sendiri saja tanpa mengadakan kerjasama dengan yang lain. Manajemen timbul karena adanya orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
b. Money (uang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan)
Uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan disamping faktor manusia yang menjadi unsur paling penting (the most important tool) dan faktor-faktor lainnya. Dalam dunia modern yang merupakan faktor yang penting sebagai alat tukar dan alat pengukur nilai suatu usaha. Suatu perusahaan yang besar diukur pula dari jumlah uang berputar pada perusahaan itu. Tetapi yang menggunakan uang tidak hanya perusahaan saja, instansi pemerintah dan yayasan-yayasan juga menggunakannya. Jadi uang diperlukan pada setiap kegiatan manusia untuk mencapai tujuannya. Terlebih dalam pelaksanaan manajemen ilmiah, harus ada perhatian yang sungguh-sungguh terhadap faktor uang karena segala sesuatu diperhitungkan secara rasional yaitu memperhitungkan berapa jumlah tenaga yang harus dibayar, berapa alar-alat yang dibutuhkan yang harus dibeli dan berapa pula hasil yang dapat dicapai dari suatu investasi.
c. Machines (mesin atau alat-alat yang diperlukan untuk mencapai tujuan).
Dalam setiap organisasi, peranan mesin-mesin sebagai alat pembantu kerja sangat diperlukan. Mesin dapat meringankan dan memudahkan dalam melaksanakan pekerjaan. Hanya yang perlu diingat bahwa penggunaan mesin sangat tergantung pada manusia, bukan manusia yang tergantung atau bahkan diperbudak oleh mesin. Mesin itu sendiri tidak akan ada kalau tidak ada yang menemukannya, sedangkan yang menemukan adalah manusia. Mesin dibuat adalah untuk mempermudah atau membantu tercapainya tujuan hidup manusia.
d. Methods ( metoda atau cara yang digunakan dalam usaha mencapai tujuan).
Cara untuk melaksanakan pekerjaan dalam mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sangat menentukan hasil kerja seseorang. Metode ini diperlukan dalam setiap kegiatan menejemen yaitu dalam kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Dengan cara kerja yang baik akan memperlancar dan memudahkan pelaksanaan pekerjaan. Tetapi walaupun metode kerja yang telah dirumuskan atau ditetapkan itu baik, kalau orang yang diserahi tugas pelaksanaannya kurang mengerti atau tidak berpengalaman maka hasilnya juga akan tetap kurang baik. Oleh karena itu hasil penggunaan/penerapan suatu metode akan tergantung pula pada orangnya.
e. Materials (bahan atau perlengkapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan).
Manusia tanpa material atau bahan-bahan tidak akan dapat mencapai tujuan yang dikehendakinya, sehingga unsur material dalam manajemen tidak dapat diabaikan.
f. Market (pasar untuk menjual output/barang yang dihasilkan).
Bagi suatu perusahaan, pemasaran produk yang dihasilkan sudah barang tentu sangat penting bagi kelangsungan proses produksi dari perusahaan itu sendiri. Proses produksi suatu barang akan berhenti apabila barang-barang yang diproduksi itu tidak laku atau tidak diserap oleh konsumen. Dengan perkataan lain pasar sangat penting untuk dikuasai demi kelangsungan proses kegiatan perusahaan atau industri. Oleh karena itu penguasaan pasar untuk mendistribusikan hasil-hasil produksi agar sampai kepada konsumen merupakan hal yang menentukan dalam aktivitas manajemen. Agar pasaran dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera dan daya beli konsumen. Barang yang berkualitas rendah dengan harga yang relatif mahal tidak akan laku dijual. Hal diatas adalah penggunaan pasar dalam dunia perniagaan. Adapun dalam administrasi Negara, yang menjadi pasar adalah masyarakat (publik) secara keseluruhan, sedangkan yang menjadi produknya adalah berupa pelayanan dan jasa (service). Apabila rakyat atau masyarakat telah merasakan pelayanan yang sebaik-baiknya dari pemerintahnya maka rakyat akan pula memberikan kerjasama dengan sebaik-baiknya atau dengan perkataan lain mendukungnya sehingga pemerintahan dapat berjalan dengan stabil.
BIDANG-BIDANG MANAJEMEN
a. Manajemen Produksi
Manajemen produksi adalah proses manajemen yang bertanggung jawab terhadap prencanaan (aktifitas) produksi, distribusi atau manajemen proyek yang dijalankan oleh sebuah organisasi.

Kegiatan manajemen produksi meliputi :

1. Perencanaan (desain) produksi
2. Pengendalian (berkaitan dengan persediaan) produksi
3. Pengawasan Produksi (berkaitan dengan mutu/quality control)

b. Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan analisa situasi dan tujuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan pemasaran antara lain menetapkan product yang disukai pasar, harga, promosi dan penempatan jalur distribusi.

Fungsi pemasaran meliputi :

penjualan
pembelian
pengangkutan
pembelanjaan
penanggungan resiko
standarrisasi dan gading
informasi pasar
Kegiatan manajemen pemasaran antara lain:

riset pasar merupakan bagian terpenting untuk mengetahui keinginan, sikap dan tingkah laku konsumen terhadap produk yang akan dijual.
Segmentasi pasar yakni proses kegiatan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok konsumen yang akan dilayani oleh perusahaan.
Promosi terpadu (promotional mix) merupakan ussaha memperkenalkan produk secara terpadu yang dapat dilakukan melalui periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan personal selling.
c. Manajemen keuangan

Manajemen keuangan adalah suatu bagian dari manajemen yang fokusnya adalah pengelolaan dana perusahaan yang efektif dan efesien guna mencapat tujuan yang telah ditetapkan perusahaan.

Manajemen keuangan mempunyai tugas antara lain :

memanfaatkan peluang dalam memperoleh dana intern maupun ekstern
Pengalokasian dana untuk menunjang kegiatan perusahaan.
Penggunaan dana yang dilakukan secara efisien dan efektif.
d. Manajemen personalia
Manajemen personalia adalah bagian dari manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada faktor produksi tenaga kerjadalam suatun organisasi agar tujuan yant telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal.

Kegiatan manajemen personalia antara lain ;

Pengadaan pegawai
pemilihan tenaga kerja
penyeleksian pegawai untuk menentukan posisi jabatan yang sesuai.
mengadakan pelatihan dan pendidikan untuk pegawai.
Menyediakan fasilitas, kesejahteraan dan gaji yang memuaskan.
Melakukan rotasi jabatan
Memotivasi pegawai dengan dmemberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi.
melakukan pemberhentian dan pesiun pegawai.
e. Manajemen Administrasi
Manajemen administrasi merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.

Kegaitan manajemen administrasi antara lain :

Pengadministrasian seluruh kegiatan
Menginventarisasi peralatan kantor
Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.
Wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas merancang, menentukan mengelola, mengendalikan semua usahanya. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain.
Bidang Ekonomi :di bagi menjadi dua :
SEKTOR FORMAL
SEKTOR INFORMAL
SEKTOR FORMAL : sektor yang terdaftar resmi dan mendapat izin resmi dari opejabat yang berwenang , sperti BUMN,BUMS DAN koperasi.dengan kata lain sektor formal adalam sektor usaha yang membutuhkan syarat-syarat tertentu agal dapat melakukan kegiatan usaha.Misalnya zini usaha,dan biasanya bermodal besar serta memiliki kepastian hukum
SEKTOR INFORMAL :sektor usaha atau kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang yang sifatnya masih sederhana.Modalnya rendah dan ruang lingkup usahanya belum luas.
Bidang Pendidikan : Ki Hajar Dewantara membagi kingkungan pendidikan menjadi tiga yang disebut sebagai tri pusat pendidikan.yaitu sekolah,keluarga dan masyarakat
Bidang Karir dan Jabatan : bidang karir dan jabatan dapat dikembangkan baik pada lembaga pemerintahan maupun swasta.Di kedua lembaga tersebut diperlukan sikap mental wirausaha agar di perolah hasil dan prestasi terbaik
Persyaratan internal
a. Kemauan keras
Kemauan berasal dari niat, niat yang kuat menghasilkan kemauan yang keras. Dan modal utama ini yang akan membuat anda menjadi kuat dalam menghadapai segala resiko dalam berwirausaha.
b. Kerja keras
Kemauan tanpa usaha itu sama dengan nol besar. Oleh karena itu segala kemauan keras yang ada dalam hati dan nurani harus diterapkan dengan kerja keras pula.
Kemauan keras + kerja keras tentu akan menjadikan anda pribadi yang kuat.
c. Muka keras
Muka keras disini maksudnya ialah tidak memandang rasa malu. Karena dalam berwirausaha anda akan merasakan malu yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya. Oleh karena itu, pribadi yang kuat di barengi dengan muka yang keras akan menjadi pribadi luar biasa dan layak untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses
2. Persyaratan eksternal
a. Dukungan dari keluarga
di balik orang yang hebat ada seseorang yang lebih hebat didalamnya. Sebagai seorang wirausaha, anda membutuhkan orang yang dapat membangun semangat disaat anda lelah, membangun keyakinan disaat anda mulai mengendur dan membangun cita-cita disaat anda mengeluh.
b. Dukungan dari pihak yang bersangkutan
Tidak hanya dari pihak keluarga, anda pun membutuhkan orang-orang untuk bekerjasama dalam membangun usaha anda. Mencari orang-orang berpengalaman di bidang usaha yang akan anda geluti untuk menggali ilmu dari mereka.
c. Modal
Tidak ada usaha yang tidak membutuhkan modal. Modal dapat anda peroleh dari pihak internal maupun dari pihak eksternal.
PERAN WIRAUSAHA DALAM PEREKONOMIAN:
Peranan wirausaha dalam mendukung perekonomian saat ini

Wirausaha menjadi salah satu jalan membantu perekonomian diri kita sendiri, orang lain dan Indonesia. Dengan penghasilannya yang hampir setara bahkan lebih dari pada bekerja menjadi karyawan. Bahkan banyak juga karyawan yang beralih menjadi wirausaha yang sukses.

Wirausaha usaha memiliki peran yang besar dalam perekonomian nasional seperti:

1. Wirausaha adalah cara untuk mengurangi pengangguran, dengan membuka usaha kita tidak akan bekerja sendiri dalam mengembangkan usahanya. Kita akan membutuhkan orang-orang yang akan membantu dalam menjalankan kegiatannya seperti penjual makanan cepat saji mereka membutuhkan karyawan untuk memasak, menyajikan makanan dan juga mengatur keuangan. Artinya, usaha yang dijalankannya akan menyerap banyak tenaga kerja, hal ini akan memberikan kontribusi yang baik dalam pengembangan perekonomian dinegara kita. Artinya, usaha yang dijalankannya akan menyerap banyak tenaga kerja, hal ini akan memberikan kontribusi yang baik dalam pengembangan perekonomian dinegara kita.
2. menciptakan lapangan kerja, dengan kita membuka usaha Kita akan membutuhkan orang-orang yang akan membantu dalam menjalankan kegiatan usaha kita.

3. meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan kita mempekerjakan orang lain kita membantu meningkatkan pendapatannya. Contoh: budi tidak bekerja berarti budi tidak mempunyai pendapatan tetapi saat kita mempekerjakan budi di perusahaan kita budi menjadi mempunyai pendapatan.

4. mengkombinasikan faktor-faktor produksi (alam,tenaga kerja,modal dan keahlian) secara umum dengan mengkombinasikan faktor faktor diatas kita bisa meningkatkan sumber daya manusia.

5. meningkatkan produktivitas nasional untuk meningkatkan produksi yang dihasilkan suatu negara sumber kekayaan dan juga faktor manusia lebih baik, karena saat produktivitas meningkat maka kesempatan kerja tercipta dan kualifikasi angkatan kerja relatif sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
SYARAT MENJADI WIRAUSAHAWAN
Koperasi sekolah adalah koperasi yang didirikan di lingkungan sekolah yang anggota-anggotanya terdiri atas siswa sekolah. Koperasi sekolah dapat didirikan pada berbagai tingkatan sesuai jenjang pendidikan, misalnya koperasi sekolah dasar, koperasi sekolah menengah pertama, dan seterusnya. Adapun koperasi sekolah juga dapat dimaknai sebagai koperasi yang berada pada lembaga pendidikan lain, selain pendidikan formal, seperti yayasan, lembaga masyarakat, pesantren, dll
ASAS KOPERASI SEKOLAH
Berdasarkan Undang-Undang Koperasi No.25 Tahun 1992 bab II pasal 2 menyebutkan bahwa asa koperasi Indonesia hádala kekeluargaan. Asas kekeluargaan mengamanatkan semangat senasib sepenanggungan. Artinya, sesama anggota koperasi haruslah berusaha dan melakukan kerjasama secara serasi dan saling menunjang, tidak ada tindas menindas atau saling mematikan. Sikap yang ada adalah tenggang rasa, senang sama dirasakan, penderitaan dipikul bersama, itulah yang harus selalu dipupuk.
TUJUAN KOPERASI SEKOLAH
a. Mendidik, menanamkan, dan memelihara suatu kesadaran hidup bergotong royong dan setia kawan di antara para murid.
b. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa.
c. Memelihara dan meningkatkan mutu pengetahuan dan keterampilan di bidang perkoperasian.
d. Menanamkan dan memupuk rasa tanggung jawab dan disiplin dalam hidup bergotong royong di dalam masyarakat.
e. Memelihara hubungan baik dan saling pengertian yang mendalam diantara sesama anggota koperasi sekolah.
f. Menanamkan rasa harga diri, kesamaan derajat, dan menumbuhkan jiwa demokrasi serta membangkitkan sikap berani mengemukakan pendapat.
g. Sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan alat-alat sekolah.
h. Sebagai sarana untuk belajar menerapkan prinsip-prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
JENIS-JENIS KOPERASI SEKOLAH
Koperasi Konsumen :menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan di bidang penyediaan barang kebutuhan anggota dan non anggota
Koperasi Produsen : menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan di bidang pengadaan sarana produksi dan pemasaran produksi yang di hasilkan anggota kepada anggota maupun bukan
Koperasi Jasa : menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan jasa non-simpan pinjam yang diperlukan oleh anggota maupun bukan
Koperasi Simpan Pinjam : menjalankan usaha simpan pinjam sebagai satu satu nya usaha yang melayani anggota
Peran Koperasi Sekolah:
secara internal koperasi berperan dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota melalui upaya pengurus untuk selalu memberi pelayanan kepada para anggota dalam memnuhi kebutuhannya.secara eksternal koperas berkontribusi dalam mendorong kualitas hidup masyrakat,menyediakan lapangan kerja,membangun ekonomi rakyat,memberdayakan usaha kecil dan menengah serta menjadi soko guru perekonomian,khususnya perekonomian pada sektol riil
PRINSIP KOPERASI SEKOLAH
keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka
pengawasan oleh anggota diselenggarakan secara demokratis
anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi
koperasi merupakan badan usahan swadaya yang otonom dan independen
koperasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi anggota,pengawas,pengurus dan karyawannya serta memberi info kepada masyrakat tentang jati diri, kegiatan dan kemanfaatan koperasi
koperasi melayani anggotanya secara prima dan memperkuat gerakan koperasi, dengan bekerja sama melalui jaringan kegiatan pada tingkat lokal, nasional, regional dan international
koperasi bekerja untuk pembangunan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakatnya melalui kebijakan yang disepakati oleh anggota

a. Rapat Anggota
Rapat anggota merupakan pemegang kuasa tertinggi di dalam koperasi sekolah. Rapat anggota diadakan paling sedikit setahun sekali.
Di dalam rapat anggota ditetapkan hal-hal berikut ini.
1) Anggaran dasar.
2) Kebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi.
3) Pemilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus, dan pengawas.
4) Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi serta pengesahan laporan keuangan.
5) Pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
6) Pembagian sisa hasil usaha.
7) Penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi.

b. Pengurus Koperasi Sekolah
Pengurus koperasi sekolah merupakan pemegang kepercayaan yang diberikan para anggota, sehingga pengurus harus bertanggung jawab kepada anggota. Untuk menjadi pengurus koperasi ada syarat mutlak yang harus dipenuhi yaitu mengetahui kewajiban dan tanggung jawab sebagai pengurus.
Adapun pengurus koperasi sekolah, terdiri atas:
1) para siswa anggota koperasi sekolah,
2) kepala sekolah dapat menunjuk beberapa guru untuk ikut serta menjadi pengurus koperasi sekolah, dengan ketentuan sebanyak-banyaknya 7 dari jumlah anggota pengurus yang dipilih oleh para anggota.
Berikut ini tugas pengurus koperasi sekolah.
1) Mengelola usaha koperasi.
2) Menyelenggarakan rapat anggota.
3) Mengajukan rancangan/rencana kerja kepada rapat anggota.
4) Mengajukan rancangan anggaran pendapatan dan belanja koperasi kepada rapat anggota.
5) Menyampaikan laporan pertanggungjawaban koperasi kepada rapat anggota.

c. Pengawas Koperasi Sekolah
Pengawas pada koperasi sekolah dipilih oleh dan dari anggota dalam rapat anggota. Pengawas koperasi sekolah dapat ditunjuk dari kalangan guru ataupun pihak-pihak lain yang bersedia menjalankan perannya. Tugas dan wewenang serta tanggung jawab pengawas sama dengan pengawas koperasi pada umumnya.
Berikut ini tugas pengawas koperasi sekolah.
1) Mengawasi usaha pengelolaan koperasi sekolah.
2) Menyampaikan laporan hasil pengawasannya kepada rapat anggota.
Berikut ini kekhususan pengawas.
1) Apabila tidak mungkin dipilih pengawas yang berasal dari anggota koperasi sekolah, baik seluruhnya maupun sebagian, maka dengan persetujuan kepala sekolah dapat diangkat seorang guru sebagai badan pemeriksa.
2) Pengawas yang berasal dari guru atau pengajar melaksanakan fungsi pembinaan, pengawasan organisasi, dan keuangan koperasi sekolah.
3) Guru sebagai pemeriksa bertanggung jawab kepada kepala sekolah dan rapat anggota.
PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI SEKOLAH
SUMBER PERMODALAN KOPERASI SEKOLAH
a. Modal Sendiri
Seperti halnya koperasi secara umum, koperasi sekolah juga mempunyai modal sendiri. Berikut ini modal dalam koperasi sekolah.
1) Simpanan pokok, yaitu simpanan yang harus dibayar pada saat siswa mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi sekolah.
2) Simpanan wajib, yaitu simpanan yang dibayar oleh anggota koperasi sekolah secara periodik dan teratur dengan jumlah yang sama untuk semua anggota.
3) Simpanan sukarela, yaitu simpanan yang dibayar oleh anggota koperasi sekolah, dimana besarnya simpanan tidak ditentukan, tergantung kepada anggota. Simpanan ini sifatnya tidak wajib.
4) Dana cadangan, yaitu sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan SHU, yang digunakan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi sekolah bila diperlukan.

b. Modal Pinjaman
Modal pinjaman berasal dari luar anggota yang terdiri atas:
1) bantuan dari komite sekolah,
2) bantuan dari instansi pemerintah misalnya Dinas Koperasi dan PKM,
3) hibah atau pemberian bantuan secara cuma-cuma dari pihak lain,
4) pinjaman dari koperasi sekolah yang lain, dan
5) sumber-sumber yang sah dan tidak mengikat
SELISIH HASIL USAHA (SHU)
Jika para pemilik modal dalam badan usaha perseroan terbatas seperti TELKOMSEL,INDOSAT DLL. akan mendapat deviden setiap tahunnya,maka bagi para pemilik modal koperasi,dalam hal ini para anggotanya akan mendapat SHU.jika SHU bersifat positif maka disebut SURFLUS HASIL USAHA sengkat jika negatif DEFISIT HASIL USAHA.
SHU adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam 1 tahun dikurangi dengan biaya,penyusutan,pajak dan kewajiban-kewajiban lainnya pada tahun bersangkutan.SHU sebuah koperasi akan terlihat dalam laporan PERHITUNGAN HASIL USAHA yang biasa di buat setiap tahun oleh pengurus.Anggota koperasi setiap tahun akan mendapat SHU sesuai dengan besar kecil nya pastisipasi terhadap usaha dan kegiatan koperasi
Cara untuk mendirikan koperasi sekolah pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan pendirian koperasi pada umumnya. Berikut ini langkah-langkah pendirian koperasi sekolah.

a. Tahap Persiapan
Dalam tahap persiapan yang dilakukan adalah membentuk panitia pendirian koperasi sekolah oleh kepala sekolah yang bersangkutan. Panitia tersebut dipilih dari siswa yang didampingi oleh guru pembimbing. Berikut ini tugas panitia pembentukan koperasi sekolah.
1) Mempersiapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
2) Menentukan waktu dan acara.
3) Membuat undangan.
b. Kantin atau Kafetaria
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan panitia sebagai berikut.
1) Panitia pendiri terdiri atas tiga orang siswa dan dua orang guru.
2) Panitia pendiri yang berasal dari siswa dapat dipersiapkan menjadi pengurus.
3) Mempersiapkan konsep anggaran dasar sesuai dengan pedoman yang sudah dipersiapkan.
4) Rapat pembentukan cukup dihadiri dari perwakilanperwakilan dari tiap kelas.
5) Meminta petunjuk teknis pelaksanaan rapat pembentukan ke Dinas Koperasi oleh PKM di daerah setempat.

b. Tahap Pelaksanaan
Setelah panitia dibentuk maka tahap selanjutnya adalah menyelenggarakan rapat pembentukan koperasi sekolah yang dihadiri oleh panitia pendiri, siswa-siswa, kepala sekolah, guru-guru, pejabat dari Dinas Koperasi dan PKM, pejabat dari Depdiknas, dan pengurus komite sekolah.
Pelaksanaan rapat pembentukan berisi tentang:
1) penjelasan panitia pendiri,
2) membahas dan mengesahkan anggaran dasar,
3) membuat akta pendirian,
4) menyusun pengurus dan pengawas, serta
5) menetapkan nama dan alamat koperasi sekolah.
PENDIRIAN KOPERASI SEKOLAH
c. Tahap Pengesahan
Apabila dalam rapat pembentukan, pengurus sudah terbentuk maka pengurus tersebut harus membuat surat permohonan pengakuan kepada Kepala Dinas Koperasi dan PKM kabupaten/kota setempat dengan dilampiri:
1) akta pendirian,
2) berita acara pendirian koperasi sekolah,
3) daftar hadir peserta rapat pembentukan,
4) neraca awal, dan
5) daftar susunan pengurus dan pengawas.
Setelah diterimanya surat permohonan pengakuan tersebut, maka Kantor Dinas Koperasi dan PKM setempat akan memberikan surat tanda terima dokumen tersebut beserta nomor dan tanggalnya. Tanggal tersebut mempunyai arti penting, sebab 6 bulan setelah tanggal tersebut koperasi sekolah harus sudah diakui. Kemudian pihak Dinas Koperasi melakukan peninjauan ke tempat koperasi tersebut. Apabila sudah memenuhi syarat, maka Departemen Koperasi akan memberikan pengesahan atas berdirinya koperasi sekolah tersebut. Dengan demikian, koperasi sekolah tersebut telah resmi didirikan
THANK YOU!!!
Full transcript