Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Regulasi dalam Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Keuangan di

No description
by

ade matasik

on 14 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Regulasi dalam Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Keuangan di

Regulasi dalam Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Keuangan di Indonesia
Standar yang berbeda mungkin diterapkan pada sektor pemerintahan
DISKUSI
Beberapa teori relevan untuk memahami regulasi laporan keuangan :
lanjutan...
Teori Pasar Efisien
Teori Pasar Efisien
Teori Agensi
Teori Regulasi
Pasar akan berfungsi secara maksimal ketika tidak ada intervensi pemerintah. Tingkat efisiensi maksimal dapat dicapai dengan membiarkan kekuatan supply dan demand di pasar.
Teori Agensi
Teori ini berfokus terhadap hubungan antara satu orang (owner) yang mempercayakan haknya kepada orang lain, agen (manager).
Teori agensi ini juga banyak membahas mengenai pelayanan terhadap kebutuhan informasi.
Permintaan atas informasi tersebut didasari oleh :
Motivasi agen
Pendistribusian risiko secara efisien
Cara Teori Regulasi Diterapkan dalam Praktek Akuntansi dan Audit
Penerapan Teori Capture
(Capture Theory)
Profesi akuntansi dibutuhkan untuk mensahkan standar akuntansi yang disahkan UU
Profesi akuntansi tidak bertanggung jawab untuk kepentingan umum.
Dibutuhkan Standar Internasional berlaku umum
Penerapan Teori Kepentingan Pribadi
(Private Interest Theory)
THE IASB AND FASB CONVERGENCE PROGRAM
Tahun 2002 dibentuk Norwalk Agreement.
Norwalk mengharuskan FASB dan IASB untuk mengidentifikasi perbedaan antara masing-masing standar
Contoh : Konvergensi antara PSAK dan IAS/IFRS di Indonesia
Accounting Standards for Public Sector
Contoh : Sektor pemerintahan di Indonesia menggunakan SAP (Standar Akuntansi Pemerintah)
Latar Belakang
Perkembangan awal standar akuntansi dimulai ketika dibentuknya International Accounting Standards Committee (IASC) di London pada tahun 1973.
The Institutional Structure for
Setting Accounting & Auditing Standard
selama akhir tahun 1980, IASC mulai mengerjakan Improvement Project, yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas IAS dan menghilangkan banyak perlakukan opsional (optional treatments).
Pada tahun 2001, IASC direstrukturisasi karena dianggap tidak independen, sehingga dibentuk International Accounting Standards Board (IASB).
Aktivitas yang dilakukan oleh IASB menjadi semakin penting dan terus meningkat, terutama dimulai sejak tahun 2002. Pada tahun tersebut, European Commission (EC) memutuskan untuk mengadopsi standar IASB pada tahun 2005.
Dalam menghadapi keputusan penerapan standar IASB ini, IASB dan negara-negara anggota EU melakukan berbagai aktivitas persiapan seperti :
IASB diminta untuk membuat standar yang stabil dan selesai pada tanggal 1 Maret 2004
Setiap negara anggota EU harus menyiapkan diri untuk mengadopsi standar internasional dengan mempertimbangkan bagaimana IFRS akan diintegrasikan dengan standar pelaporan keuangan nasional masing-masing Negara.
Profesi akuntansi harus bersiap menghadapi adopsi dan penggunaan IFRS
Financial Instruments
IAS 39
Financial Instruments – Recognition and Measurement
Tahun 2002 negara-negara di Eropa harus mengikuti IAS 39 :
Tetapi pada akhirnya negara-negara di Eropa harus mengikuti peraturan IASB termasuk IAS 39
Intangible Assets
IAS 38
Intangible Assets
Sistem aset tidak berwujud IAS 38 sangat berbeda dengan yang diberlakukan di Australia
AASB berupaya merubah keputusan IASB agar Australia tidak perlu memberlakukan IAS 38
IASB menolak permintaan AASB
Australia harus tetap mengikuti IAS 38
Regulatory Framework for Financial Reporting
Statutory Requirements
Peran dari persyaratan hukum sebagai suatu insentif bagi perusahaan untuk menyediakan laporan keuangan yang diaudit
Corporate Governance
Davis menyatakan bahwa tata kelola perusahaan adalah sebuah struktur, proses, dan institusi di dalam dan sekitar organisasi yang mengalokasikan kekuatan dan kontrol sumber daya diantara para partisipan
Auditors and Oversight
Auditor memiliki peranan dan fungsi yang penting dalam menyediakan kepastian mengenai kualitas laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan.
Dibutuhkannya komitmen dari para anggota profesional terhadap kode etik
Independent Enforcement Body
Peran badan pelaksana independen dalam regulasi pelaporan keuangan adalah mendukung kesesuaian dengan regulasi yang mengatur mengenai pelaporan keuangan, yang terdapat dalam hukum dan standar akuntansi.
IFRS
IASB
FASB
Konvergensi
Perilaku pihak dengan dorongan untuk mempengaruhi regulasi pelaporan keuangan
Pembuatan Standar sebagai Proses Politik
IAS 39 tentang financial instrument
IASB Mengadopsi standar FASB, dengan fair value measurement
Theory of Regulation
Public Interest Theory
Alasan ekonomi yang paling utama atas intervensi pemerintah pada operasi pemerintah adalah kegagalan pasar. Dan dalam teori ini aturan yang buat oleh legislatif cenderung untuk melindungi kepentingan konsumen mengan menstabilkan peningkatan kinerja ekonomi.
Contoh Kegagalan:
Tidak adanya persaingan (untuk pasar monopoli, oligopoli)
Adanya halangan untuk masuk kepasar.
Adanya simentri informasi antara pembeli dan penjual atau beberapa sinyal pasar (contoh : reputasi penjual)
Natur public good beberapa barang dimana ketetapannya hanya untuk beberapa individu, namun public good ini juga tersedia untuk individu-individu lainnya dalam jumalah yang sama dan tidak ada biaya.
Regulatory Capture Theory
Teori ini menganggap bila tujuan dari dibuatnya peraturan adalah untuk melindungi kepentingan umum, namun hal itu tidak akan tercapai apabila dalam prosesnya pihak pelaksana peraturan tersebut cenderung untuk mengatur atau mendominasi para pembuat aturan itu sendiri.
Asumsi teori Capture:
Semua anggota masyarakat adalah rasional secara ekonomi.
bahwa pemerintah tidak memiliki peran independen dalam proses pembuatan peraturan dan kepentingan kelompok akan bersaing untuk mengawasi kewenangan pemerintah untuk mencapai distribusi kesejahteraan.
Penerapan Teori Kepentingan Publik
(Public Interest Theory)
Di dalam teori ini pemerintah merasa perlu untuk mengeluarkan suatu regulasi yang berguna untuk kepentingan publik. Hal ini terjadi karena mekanisme pasar gagal sehingga untuk meluruskannya, pemerintah harus turut campur dengan pembuatan regulasi baru.
Contohnya adalah kasus Enron, akibatnya pemerintahan Amerika Serikat mengeluarkan Sarbanas-Oxley Act (SOX) tahun 2002.
kasus Enron merugikan publik dengan standar keuangan dan menyebabkan banyak perusahaan yang bangkrut
Sarbanas Oxley Act 2002
Private Interest Theory
Kritikan terhadap public interest theory
Pemerintah bukan saja punya power untuk membuat regulasi, tapi juga punya posisi “sell (lelang aturan)
yang punya penawaran tertinggi
kepentingannya yang akan dimuat
Florenshi Aditya
Carissa Elsava Sitompul
Yosua Samuel A. A. A.
Riski Amelia
Ade Lisa Matasik
Wilma Dian A.
232014094
232014285
232014287
232014294
232014298
232014311
Full transcript