Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Untitled Prezi

No description
by

Ahnaf Risky

on 29 August 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Untitled Prezi

TUGAS KESENIAN DAERAH
MACAM MACAM TEMA DALAM TARI
Pada dasarnya, secara umum (garis besar)ada 2 macam tema dalam tari, yaitu :
PETA KONSEP
SENI TARI
Disusun Oleh :

Salma Husna Irtama P. (09/IXC)
Salma Nisrina Primastuti
(10/IXC)
Shofiyyah Sholia (13/IXC)
Amalio Kevin Ginola (16/IXC)
Egareswara Refo W. (22/IXC)
BAB 1
" SENI TARI "
PENGERTIAN TARI DAN TEMA
NILAI KEINDAHAN TARI
(UNSUR-UNSUR KEINDAHAN TARI)
PENGERTIAN TEMA
a. Tema Baku
Suatu bentuk tema yang umum
terdapat pada suatu tari dan
selalu dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari.
TARI KEPAHLAWANAN(HEROIK)
Mari kita simak Isi dari Video-Video macam Tari Bertema Baku dalam gelas kaca , berikut ini!
TEMA EROTIK
TEMA DRAMATIK
TEMA NON DRAMATIK
Tema Non-Dramatik adalah tari yang
tidak merupakan bagian dari suatu cerita, tetapi menggambarkan sesuatu.
Tari Pantomime
Tari Imitatif
B. Tema Khusus
Suatu bentuk tema yang tidak dijumpai secara umum,namun kehadirannya dapat menambah kesegaran apresiasi seni. Contoh kesenjangan social, lingkungan hidup dan lain-lain.
NILAI KEINDAHAN TARI
A.HASTA SAWANDA
PACAK
Wilet
PANCAT
Luwes
Irama
GENDHING
Kriteria yang ditetapkan dan ditaati dalam melakukan gerak.Penari mampu mencapai ekspresi gerak dengan ketentuan karakter peran.Misalnya pacak pada leher atau kepala.Pancak anggota badan meliputi lambung, badan, pundak, dan dada. Penggunaan pacak ini dapat untuk pembeda sesuai dengan karakter masing-masing.
Kesinambungan motif gerak satu dengan lainnya. Dalam tari perubahan gerak harus selaras dan serasi.
Kreativitas penari dalambergerak. Gaya gerak pribadi dalam teknik gerak jadi ketentuan. Penari harus mampu menggerakan tari lebih menarik.
Sifat selaras dan harmonis penari dalam menghayati gerak.
Luwes berarti tidak kaku. Seseorang penari tidak hanya dituntut untuk hafalannya saja akan tetapi luwes lebih diutamakan. Keluwesan ini akan menambah keindahan dan keagungan(enak dalam pandangan).
.
Kriteria menghayati gerak secara mengalir (mbanyu mili ). Artinya rangkaian gerak runut, dihafal, berkesinambungan.Penari mampu menghayati Gerak.

Lulut
Tema adalah penggambaran keseluruhan cerita dari sebuah tari. Tema akan menjadi sangat penting dalam menari. Dengan tema kita dapat menentukan judul tari dan sekaligus dapat diesploitasikan gerak yang mengarah pada judul tari. Jadi yang disebut tari bertema adalah sebuah tari yang mengambarkan serita secara keseluruhan dari awal sampai akhir pertunjukan.
TEMA DALAM TARI
Jadi,Jenis - Jenis Tari yang Termasuk Tari Bertema Baku ,contohnyaa..
Ketukan – ketukan tertentu yang mengatur cepat lambatnya gerakan tari. Penari harus dapat menepati irama artinya tidak boleh mendahului ataupun ketinggalan dalam irama tersebut.
Kriteria pemahaman musik,gendhing, dan saat jatuhnya ketukan instrumen gamelan ,mampu menerapkan bentuk – bentuk gendhing sebagai iringan tari menjadi penguasaan penari iringan harus Direfleksikan secara baik melalui penampilan dan suasana. taati dalam melakukan gerak. Penari mampu mencapai ekspresi gerak dengan ketentuan karakter peran

Kriteria ekspresi mimik guna
mencapai dramatik, peran, dan
ungkapan gerak.Ulat tercermin pada bagian wajah dan mulut.(marah, sedih,tenang, lucu, dan sebagainya).

ULAT
Tari pantomin adalah tari yang menirukan gerak diluar obyek diri manusia.
Tema erotic adalah tari yang mengandung unsure cerita atau percintaan.Pada tema ini digambarkan dua tokoh(pria&wanita) yang sedang memadu asmara. Dalam tema erotic dapat ditarikan tunggal ataupun pasangan.Biasanya jugatari ini ditunjukkan dengan kemesraan yang ditarikan oleh para penari.
Tari kepahlawanan adalah tari yang mengandung unsur cerita heroik atau kepahlawanan.
Drama tari(Tari Dramatik) adalah suatu bentuk drama dan tari yang memiliki alur cerita, plot, tema, dan biasanya dilakukan secara kelompok.
UNSUR PENDUKUNG TARI
(UNSUR KOMPOSISI TARI)
Pada tari gaya Surakarta nilai – nilai keindahan tari terangkum dalam beberapa hal, termasuk 'Hasta Sawanda', yaitu ” Hasta” berarti delapan dan “Sawanda” adalah aturan. Jadi yang dimaksud dengan hasta sawanda adalah delapan aturan yang menjadi suatu kesatuan yang digunakan untuk bekal untuk diterapkan menjadi seseorang penari yang lebih baik.
Pada dasarnya sebuah tarian tidak hanya terdiri dari susunan gerak yang telah mengalami proses stilisasi atau distorsi atau penggarapan dari aspek tenaga, ruang dan waktu, namun juga terdapat unsure – unsure lain yang disusun sedemikian rupa hingga menjadi komposisi yang disebut dengan tari. Unsure – unsure itu adalah desain lantai, desain atas, desain music, desain dramatic, tema, tata rias / busana dan tata rambut, tata pentas, tata lampu, tata suara property, dan komposisi kelompok, penyusunan acara yang disebut dengan unsure – unsure komposisi tari.
TAPI, KALI INI KITA BAHAS
Rias dan Busana adalah busana/kostum atau sema kebutuan sandang yang dikenaka oleh penari pada saat menari.
Rias dan Busana dibedakan menjadi 2 yaitu
a. Rias busana unuk tari tradisi /Rias baku: dalam rias ini sudah ada aturan-aturan yang mengikat terutama tari yang mengambil dari cerita wayang. Contoh: tari Gatutkaca, Tari Srikandi Mustakaweni, Tari anoman.
b. Rias untuk tari kreasi/ Rias tidak baku: biasanya divariasikan sesuai dengan tema yang dibawakan. Contoh: Tari pang-pung, Tari kipas
Contoh Macam-macam rias Tradisi
1. Tata rias karakter putra: tata rias putra alus luruh, putra alus lanyap, utra gagah gusen, putra gagah raseksa.
2. Tata ias karakter putri: tata rias putri luruh, putri lanyap.

B. Bentuk Panggung

Adalah Tempat Pentas adalah tempat dimana sajian karya tari itu dipentaskan atau area pertunjukan untuk pergelaran tari. Tempat pentas dibedakan menjadi 2 yaitu ruang pentas tertutup dan ruang pentas terbuka.
 Bentu-bentuk tempat pentas (stage)
1. Arena adalah bentuk panggung yang penontonnya berada di tiga sisi ruang menghadap pemain
a. Tapal Kuda (Horseshoe Stage)
b. Panggung bentuk L (L From Stage)
c. Panggung bentuk T (T From Stage)
2. Lingkaran (Ring Stage) adalah bentuk panggung yang penontonnya mengelilingi
3. Pendapa adalah bentuk panggung yang penontonnya melihat dari tiga arah pandang dengan guru saka 4
4. Procenium adalah bentuk panggung segi panjang dengan bingkai di depan, sedang penonton berada di depan panggung dari satu arah pandang dari depan
5. Opposite stage adalah panggung yang penontonnya berada di dua sisi berhadap-hadapan

 C. Komposisi Gawang (Desain lantai)

Adalah posisi atau arah hadap seorang penari yang membentuk pola lantai yang berupa garis lurus dan garis lengkung.
Contoh macam-macam gawang tari:
1. Gawang Rakit : digunakan untuk gerak awal sembahan
2. GawangAdu lawan
3. Gawang Jeblosan
4. Gawang Blumbangan
5. Gawang Ngiris Tempe
6. Gawang Urut Kacang

RIAS DAN BUSANA
Tema binatang mengandung arti bahwa setiap gerakan yang dihasilkan merupakan bentuk peniruan dari suatu binatang.Peniruan itu meliputi pencerminanbentuk fisik, perilaku, caramakan, dan sebagainya. Biasanya binatang yang digambarkan berkaitan dengan keberadaan binatang tersebut dalam alam sekitar atau bisa juga dengan pengaguman seorang penari dengan keindahan suatu binatang.Tari dengan tema binatang biasanya ditarikan secara berkelompok tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ditarikan secara berpasangan atau pun tunggal.
Beberapa Unsur Pendukung
Yang Penting saja. yaitu:
B. WIRAGA
Wiraga, adalah keterampilan olah gerak penari yang memvisualisasikan setiap gerakan secara cermat dan tepat, dan hal ini akan berkaitan dengan daya ingat (hafal), penguasaan teknik - tekniknya, dan dalam membentuk gerakan tari, serta dalam bentuk agem. Agem merupakan posisi pokok/dasar tubuh dalam suatu jenis tarian yang memiliki arti tertentu. Setiap tarian memiliki agem yang berbeda-beda sesuai dengan tariannya.
C. WIRAMA
PENGERTIAN "WIRAGA"
D. WIRASA
Wirama, adalah ketepatan dalam mengatur & mengendalikan waktu dari setiap geraknya. Selain itu, perlu diukur pula antara ketepatan pengaturan waktu menggerakkannya dengan ketepatan dan keselarasan tarian dengan pola irama dari musik pengiringnya(alunan gamelan).Seorang penari yang baik harus mendengarkan iringan gamelan sehingga gerakan tarian terlihat sebagai satu kesatuan utuh dengan irama gamelan.
ARTI DARI "WIRAMA"
Wiraga, wirama, dan wirasa merupakan komponen tari yang saling melingkapi satu sama lain. Mungkin diantara kita pernah menonton sebuah performance tari yang begitu ber’taksu’ (red : kharisma) hingga kita tak sadar mata kita seakan tak berkedip melihat aksinya. Itu semua, memang begitu hidup! Hasil perpaduan tiga kekuatan itu! Sang penari, berarti telah berhasil menyatukan serta menyelaraskan unsur unsur wiraga, dengan wirama, serta wirasa.
MAKNA DARI "WIRASA"
Wirasa berkaitan dengan kemampuan menginterpretasikan isi tarian yang disalurkan melalui pengendalian rasa atau emosinya dalam upaya menjiwai tarian yang dibawakannyA. Hidupnya suatu tarian memang sangat dipengaruhi oleh ‘wirasa’ atau penjiwaan sang penari dalam memerankan karakter yang dibawakannya.
Dan, setelah kita memahami pengertian dari tema, sekarang kita akan membahas tentang jenis jenis tema
YAITU .......
TERIMAKASIH !!
Semoga Bermanfaat !!
Full transcript