Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Perkembangan Fisik dan Psikis pada Remaja

No description
by

Ine Nurlita Sari

on 23 February 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perkembangan Fisik dan Psikis pada Remaja

Perkembangan Fisik dan Psikis pada Remaja
Remaja
Emosi yang meluap-meluap
Emosi pada remaja masih labil, karena erat hubungannya dengan keadaan hormon
Mereka belum bisa mengontrol emosi dengan baik
Dalam satu waktu mereka akan kelihatan sangat senang sekali tetapi mereka tiba-tiba langsung bisa menjadi sedih atau marah.
Emosi remaja lebih kuat dan lebih menguasai diri mereka daripada pikiran yang realistis
Saat melakukan sesuatu mereka hanya menuruti ego dalam diri tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi

Perkembangan Emosi
Pertumbuhan tulang
Pertumbuhan bulu
Terjadi perubahan suara
Pada lehernya menonjol buah jakun yang bisa membuat nada suaranya pecah
Kulit menjadi lebih kasar
Mengalami mimpi basah
Pertumbuhan Fisik
Mulai dapat berpikir abstrak
Dapat memperkirakan apa yang mungkin akan terjadi
Dapat mengambil kesimpulan mengenai suatu hal
Dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi
Remaja mampu menggunakan kemampuan berpikir abstrak untuk mengambil keputusan

Perkembangan Inteligensi
Pertumbuhan tulang
Pertumbuhan payudara
Pertumbuhan bulu
Wajahnya mulai tumbuh jerawat, karena produksi hormon dalam tubuhnya meningkat
Pinggul membesar bertambah lebar dan bulat
Mengalami haid

Pertumbuhan Fisik
Kesimpulan
Ine Nurlita Sari, S. Pd
Masa remaja termasuk masa yang sangat menentukan
Pada masa ini anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya
Fase-fase masa remaja (pubertas) menurut Monks dkk (2004) yaitu antara umur 12 – 21 tahun, dengan pembagian 12-15 tahun termasuk masa remaja awal, 15-18 tahun termasuk masa remaja pertengahan, 18-21 tahun termasuk masa remaja akhir.
Remaja memerlukan asupan gizi yang lebih, agar pertumbuhan bisa berjalan secara optimal
Perkembangan Sosial
Pada masa remaja sudah memasuki dunia pergaulan yang lebih luas
Pengaruh teman-teman dan lingkungan sosial akan sangat menentukan
Kegagalan remaja dalam menguasai keterampilan-keterampilan sosial akan menyebabkan dia sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya sehingga dapat menyebabkan rasa rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, cenderung berperilaku yang kurang normatif (misalnya anti sosial)
Penting bagi remaja untuk dapat mengembangkan keterampilan-keterampilan sosial dan kemampuan untuk menyesuaikan diri
Remaja harus mampu menyeleksi pengaruh sosial yang dari luar
Perkembangan Peran Seksual
Remaja mulai mempelajari peran sesuai dengan jenis kelamin terhadap jenis kelamin lain
Majunya pendidikan wanita berakibat meluasnya peran wanita
Pekerjaan yang dilakukan oleh laki-laki, sekarang dapat dilakukan oleh wanita
Mulai mempunyai rasa tertarik pada jenis kelamin lain
Remaja harus dapat mengendalikan rasa tertarik itu, sehingga dapat terhindar dari tindakan yang melanggar norma
Remaja memiliki keinginan untuk mandiri
Remaja dapat menumbuhkan kemandirian dengan berlatih mengurus diri
Remaja masih harus bergantung kepada orangtua masalah ekonomi
Selalu berkonsultasi kepada orangtua mengenai kegiatan yang akan dilakukan
Remaja memiliki rasa ingin diakui oleh orang lain
Remaja dapat menonjolkan diri dalam kegiatan positif, seperti olahraga dan kesenian
Penting bagi remaja untuk tidak menilai seseorang berdasarkan penampilan semata, sehingga orang yang memiliki penampilan tidak menarik cenderung dikucilkan.
Remaja harus menghargai harkat dan martabat orang lain tanpa mendasarkan pada hal-hal fisik seperti materi atau penampilan.

Perkembangan Kepribadian
Remaja tidak lagi menerima hasil pemikiran yang kaku, sederhana, dan absolut yang diberikan pada mereka selama ini tanpa bantahan
Secara kritis, remaja akan lebih banyak melakukan pengamatan keluar dan membandingkannya dengan hal-hal yang selama ini diajarkan dan ditanamkan kepadanya
Remaja akan melihat bahwa ada banyak aspek dalam melihat hidup dan beragam jenis pemikiran yang lain
Moral dan religi merupakan bagian yang sangat penting pada remaja
Agama berguna untuk mengendalikan tingkah laku, sehingga tidak terjerumus dalam kenakalan remaja
Remaja dapat melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti kelompok remaja masjid
Perkembangan Moral dan Religi
Masa remaja ini sering dianggap sebagai masa peralihan, dimana ketika anak tidak mau lagi diperlakukan sebagai anak-anak, tetapi dilihat dari pertumbuhan fisiknya ia belum dapat dikatakan orang dewasa
Remaja diharapkan lebih mengerti dirinya sendiri dan dimengerti orang lain, sehingga dapat menjalani persiapan masa dewasa dengan lancar
Remaja dapat memanfaatkan semua kesempatan yang tersedia, sehingga terbentuklah kepribadian yang dapat beradaptasi dengan lingkungan
Remaja yang dapat menyesuaikan diri pada perkembangan psikis yang maksimal dapat membantu menumbuhkan identitas dirinya menuju kedewasaan dan kepribadian yang matang
Full transcript