Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Dramatism

No description
by

hanna vanya

on 24 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Dramatism

DRAMATISM THEORY Kelompok 14 Hanna Vanya Rosa A. Anggini 1206249063 120 Dramatisme metode untuk memahami fungsi sosial dari bahasa dan drama sebagai pentas simbolik kata dan kehidupan sosial. Tujuannya adalah memberikan penjelasan logis untuk memahami motif tindakan manusia, atau kenapa manusia melakukan apa yang mereka lakukan (Fox, 2002).
Dramatisme memperlihatkan bahasa sebagai model tindakan simbolik ketimbang model pengetahuan (Burke, 1978). Pandangan Keneth Burke adalah bahwa hidup bukan seperti drama, tapi hidup itu sendiri adalah drama. Teori Burke ini membandingkan kehidupan dengan sebuah pertunjukan dan menyatakan bahwa, sebagaimana dalam sebuah karya teatrikal, kehidupan membutuhkan adanya seorang aktor, sebuah adegan, beberapa alat untuk menjadikan adegan itu, dan sebuah tujuan. Teori ini memungkinkan seorang kritikus retoris untuk menganalisis motif pembicara dengan mengidentifikasi dan mempelajari elemen-elemen drama tersebut. Burke percaya rasa bersalah adalah motif utama bagi pembicara, dan teori ini menyatakan bahwa pembicara akan menjadi paling sukses ketika mereka memberikan khalayaknya cara untuk menghapus rasa bersalah mereka Asumsi Manusia adalah hewan yang menggunakan simbol-simbol Bahasa dan simbol membentuk sistem yang sangat penting bagi manusia Manusia adalah penentu pilihan Dramatisme sebagai
Retorika Baru Pengorbanan
(victimage) Penebusan Negativitas Rasa Bersalah Identifikasi dan Substansi Keadaan di mana diantara dua orang terdapat ketumpangtindihan pada substansi masing-masing. Identifikasi Konsubstansiasi Sifat umum seseorang sebagaimana digambarkan oleh dirinya sendiri maupun orang lain Usaha meningkatkan ketumpangtindihan satu sama lain dengan membuat permohonan retoritis Substansi Merupakan hasil dari identifikasi dan pemisahan. Rasa bersalah adalah motif utama seluruh aktivitas simbolik yang mencakup berbagai jenis ketegangan, rasa malu, atau perasaan-perasaan tidak menyenangkan lainnya.
Rasa bersalah adalah sifat instrinsik yang terus-menerus ada dalam manusia, sehingga manusia terus-menerus berusaha untuk menghapus rasa ketidaknyamanan yang dialaminya.
Penebusan rasa bersalah ditempuh melalui Order of hierarchy : melalui kemampuan menggunakan bahasa memungkinkan manusia menciptakan kategori-kategori hierarki sosial. Posisi dalam hirarki sosial menyebabkan seseorang memiliki kekuasaan lebih dibanding yang lain. Hal ini sering menciptakan rasa bersalah. Tatanan atau Hierarki Peringkat yang ada dalam masyarakat terutama karena kemampuan kita untuk menggunakan bahasa Mulai muncul ketika orang melihat tempat mereka dalam tatanan sosial dan berusaha menolaknya. Mengatakan tidak pada aturan yang sudah ada adalah fungsi dari kemampuan berbahasa kita dan bukti bahwa manusia adalah pembuat pilihan. cara dimana kita berusaha untuk memurnikan diri dari rasa bersalah yang kita rasakan sebagai bagian dari kondisi manusia. Terdapat dua tipe dasar pengorbanan. Burke menamai tipe pengorbanan yang kita kembalikan pada diri kita sendiri sebagai mortifikasi. Sedangkan pengkambinghitaman adalah menempatkan kesalahan pada orang lain. Melibatkan penolakan sesuatu yang tidak bersih dan kembali pada tatanan baru setelah rasa bersalah diampuni sementara.
Kuncinya: fakta bahwa rasa bersalah hanyalah dihilangkan secara SEMENTARA Metode
Pentad Tindakan Adegan (Scene) Agent Agency Tujuan
(Purpose) Sikap
(attitude) Dianggap Burke sebagai apa yang dilakukan oleh seseorang. Memberikan konteks yang meliputi tindakan Seseorang yang melakukan tindakan Merujuk pada cara-cara yang digunakan oleh agen untuk menyelesaikan tindakan. Bentuk-bentuk agensi yang mungkin mencakup strategi pesan, penceritaan kisah, permintaan maaf, pembuatan pidato, dan seterusnya. Merujuk pada hasil akhir yang ada dalam benak agen untuk tindakan. Tambahan untuk pentad dan membuatnya menjadi “hexad”, merujuk pada cara di mana seorang aktor memposisikan dirinya dibandingkan orang lain. Kritik HANNA
VANYA ROSA A.
ANGGINI Parsiomi
Ruang lingkup
Kegunaan
Heurisme - Membingukan
- Kosakata yang sulit dipahami
- Kesulitan yang muncul adalah keringkasan tulisannya dan keunikan pola organisasi tulisannya, penetrasi pemikirannya, dan keluasan usahanya (nicholas)(Burke adalah orang yang jenius dan semua usaha yang dibutuhkan untuk memahami pemikiran aslinya layak untuk dilakukan) Dramatisme terlalu luas dalam ruang lingkupnya. Tujuan Burke tidak kurang dari untuk menjelaskan keseluruhan pengalaman manusia dengan interaksi simbolik. Ini merupakan tujuan yang sangat luas dan ambius yang menyebabkan teori ini terlalu luas untuk dapat bermakna Dramatisme kurang memenuhi kriteria kegunaan, misalnya teori ini akan lebih berguna jika teori ini membahas budaya dan gender secara lebih luas. Sehubungan dalam heurisme kebanyakan kritikus sepakat bahwa teori darmatisme sangat sukses, misalnya dramatisme pada mulanya digunakan dalam analisis retoris dari pidato-pidato, tapi sekarang fokusnya telah melebar ke wacana yang lainnya di dalam ruang publik.
Full transcript