Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pemurnian Bijih

No description
by

Herrisa Wijaya

on 25 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pemurnian Bijih

METALURGI
BIJIH
DIPROSES
LOGAM yang diinginkan
1. Pemekatan Bijih
BIJIH
Pertama-tama dilakukan penghancuran dan penggilingan bijih
Bijih terpisah dari batuan tak berharga (batu reja/gangue) yg dapat mengganggu pada tahap berikutnya
Apa itu...
metalurgi

adalah ilmu pengetahuan dan teknologi mengenai

LOGAM
,
yang menyangkut

PENGOLAHAN
nya dari bijih,
PEMURNIAN
,
serta studi

SIFAT

maupun

PENGGUNAAN
nya
PRINSIP
METALURGI
ATAU
MINERAL
sejenis batu yang mengandung mineral penting, baik itu logam maupun bukan logam
unsur atau senyawa yang dalam keadaan normalnya memiliki unsur kristal dan terbentuk dari hasil proses geologi
Tapi, yang jadi pertanyaan... gimana sih...
N Y A
2. Ekstraksi dan Reduksi Logam
3. Pemurnian Logam
Batu reja pada Calcite
Batu reja pada Aquamarin
PROSESNYA?
Pemisahan selanjutnya bisa dilakukan dengan 4 cara
1. Pencucian

2. Pengapungan
bijih yg telah dihancurkan diaduk dalam campuran air dan minyak (atau deterjen/zat pembuih) tertentu. Bijih mineral akan melekat pada minyak. dan batu reja akan terlarut dengan air atau sebaliknya
3. Penarikan magnet
untuk bijih yg dapat ditarik dengan magnet seperti magnetit dapat dipisahkan dari bijih dengan menggunakan suatu elektromagnet
3 cara fisis, 1 cara kimia
4. Pemanggangan
cara ini akan menguapkan pengotor yg mudah menguap, membakar zat-zat organik serta mengubah bijih sulfida atau karbonat menjadi oksida
LOGAM
Unsur
Bebasnya
Logam dalam bentuk senyawanya memiliki bilangan oksidasi positif, jadi agar terbentuk unsur bebasnya harus melalui reaksi reduksi.
Kenapa ya
Proses reduksi dalam industri logam disebut peleburan (smelting)
Ibarat sebuah gangsing yang berputar kencang, diperlukan gangsing lain yg lebih kuat untuk mengehentikannya.
Begitupun dengan logam, SEMAKIN AKTIF logam maka makin sulit direduksi, SEHINGGA diperlukan REDUKTOR yang LEBIH KUAT untuk dapat mereduksinya
Urutan keaktifan beberapa logam, dari yang LEBIH aktif ke KURANG aktif:
Logam Aktif, direduksi dengan elektrolisis
Kereaktifan sedang, direduksi dengan karbon (kokas)
kurang reaktif, direduksi dengan pemanasan saja
sebelum direduksi, biasanya diperlukan beberapa perlakuan lain seperti:
SINTERING (pelengketan) yaitu pemanasan bijih halus tanpa pelelehan untuk memperolehbijih yang lebih besar ukurannya,
Atau
calcining (kalsinasi) yaitu pemanasan bijih karbonat atau oksida untuk membebasakan gas.
contoh: 4FeCO3 (s) + O2 (g) 2Fe2O3 (s) + 4CO2 (g)
dan juga
Roasting (pemanggangan) yaitu proses pemanasan dalam oksiden atau udara di bawah titik leleh bijih yang bersangkutan. Biasanya diterapkan pada bijih sulfide agar diperoleh oksidanya.
contoh: 2PbS (s) + 3O2 2PbO (s) + 2SO2 (g)
kedua proses ini pada dasarnya dimaksudkan untuk memperoleh bijh oksida yg relatif lebih mudah direduksi pada tahapan selanjutnya
Macam-macam metalurgi
1. Pirometalurgi
Pirometalurgi adalah teknik metalurgi paling tua, dimana logam diolah dan dimurnikan menggunakan panas yang sangat tinggi. Panas didapatkan dari tanur berbahan bakar batubara (kokas) yang sekaligus bertindak sebagai reduktan. Suhu pada proses ini bias mencapai ribuan derajat Celcius.
Contoh: ZnO (s) + C (s) Zn (s) + CO (g)
seringkali pda proses peleburan ditambahkan suatu flux (fluks) yaitu suatu bahan yg mengikat batu reja dan membentuk suatu zat cair yg disebut slag (terak/ampas biji). sebagian besar slag adalah silikat. untuk mengikatnya ditambahkan batu kapur sebagai fluks. Reaksi yg terjadi:
SiO2 (s) (batu pengotor) + CaCO3 (s) (fluks) CaSiO3 (l) (slag) + CO2(g)
2. Elektrometalurgi
proses ekstraksi dan reduksi logam yg menggunakan energi listrik. cara ini dikenal secara umum sebagai metode elektrolisis. pemurnian logam Natrium (Proses Down) dan logam Aluminium (Hall-heroult) menggunakan metode ini.
3. Hidrometalurgi
proses ekstraksu da reduksi logam yg melibatkan larutan air. dalam proses leaching (peluluhan/pelumeran), logam/senyawaannya akan terlepas dari bijihnya atau langsung keluar dari endapan bijih dan larut dalam air. setelah menjadi larutan ionnya, ion logam direduksi dengan logam lain yg lebih reaktif atau dgn agen pereduksi lain.
Hidrometalurgi memberikan beberapa keuntungan:
-Bijih tidak harus dipekatkan, melainkan hanya harus dihancurkan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
-Pemakaian batubara dan kokas pada pemanggangan bijih dan sekaligus sebagai reduktor sedikit
-Polusi atmosfer oleh hasil samping pirometalurgi sebagai belerang dioksida, arsenik(III)oksida, dan debu tungku dapat dihindarkan.
-Untuk bijih-bijih peringkat rendah (low grade), metode ini lebih
efektif.
Unsur Logam yg masih dihinggapi pengotor
Unsur Logam Murni
Mengapa
PEMURNIAN
h a r u s d i l a k u k a n ? ? ?
1.Karena dengan adanya pengotor dapat mengakibatkan logam tidak dapat dimanfaatkan sesuai dengan yg diinginkan.
contoh: adanya sejumlah kecil arsenic dalam logam tembaga dapat menurunkan sifat konduktivitas listrik tembaga 10-20% akibatnya akan timbul banyak panas dan membahayakan penggunaannya.
2. Pengotor dalam logam itu sendiri mungkin sangat berharga, sebagian besar perak, emas, platina, diperoleh dari hasil samping metalurgi timbal dan tembaga.
Ada 4 metode pemurnian logam
1. Elektrolitik, biasa digunakan untuk tembaga
2. Oksidasi pengotor, sehingga mudah dipisahkan, biasa digunakan untuk besi.
3. Distilasi logam dengan titik didih rendah seperti untuk raksa, Zink, Nikel
4. Zone refining, merupakan teknik pemurnian logam dgn hasil kemurnian yg sangat tinggi.
pada umumnya unsur logam transisi yg memiliki keunggulan sifat tertentu sering dijadikan bahan untuk dipadukan dengan unsur lainnya. paduan ini digunakan untuk meningkatkan kualitas dari bahan logam yg digunakan.
Al meningkatkan kekuatan, kekerasan, tahan korosi, tahan aus
Cu menambah kekerasan
Mg mempertahankan massa jenis yg rendah, meningkatkan kekuatan
Syarat Logam Pembentuk Alloy
-Memiliki perbedaan jari-jari logam tidak lebih dari 15%
-Memiliki struktur kristal yg sama
-Memiliki sifat kimia yg serupa terutama jumlah elektron valensinya
PERLINDUNGAN LOGAM
Korosi atau perkaratan sangat lazim terjadi pada besi. Besi merupakan logam yang mudah berkarat. Karat besi merupakan zat yang dihasilkan pada peristiwa korosi, yaitu berupa zat padat berwarna coklat kemerahan yang bersifat rapuh serta berpori. Rumus kimia dari karat besi adalah Fe2O3.xH2O. Bila dibiarkan, lama kelamaan besi akan habis menjadi karat.

Dampak dari peristiwa korosi bersifat sangat merugikan. Contoh nyata adalah keroposnya jembatan, bodi mobil, ataupun berbagai konstruksi dari besi lainnya.
Korosi dipercepat oleh beberapa faktor, seperti
tingkat keasaman
,
kontak dengan elektrolit, kontak dengan pengotor, kontak dengan logam lain yang kurang aktif (logam nikel, timah, tembaga), serta keadaan logam besi itu sendiri (kerapatan atau kasar halusnya permukaan).
Cara mencegah korosi:
1. Cat
korosi dapat dicegah dengan cat selama cat tersebut utuh.
2. Perlindungan Katode atau Pengorbanan Anode
melapisi besi dgn logam lain yg lebih aktif atau memiliki potensial elektrode lebih negatif. Logam masih dapat terlindungi selama logam pelapis masih ada. inilah yg disebut perlindungan katode.
Besi dapat dilindungi oleh seng atau krom. Pelapisan besi oleh seng disebut GALVANISASI.
Anoda: Zn (s) Zn (aq) + 2e
Katoda: O2 + 4H + 4e 2H2O (aq)
2+
+
Thank You for Your Attention
Wassalam..

Created by:
Herrisa Azhalia Wijaya
Gini Fitriyani
Indes Berliani
Indra Andrean
Nisrina F T
HAW-Project
Dilindungi Undang-Undang
menghasilkan
Full transcript