Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Konsep umum data entry

No description
by

Fauzia Diah Rembulan

on 27 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Konsep umum data entry

Pengendalian Data Entry
Pentingnya pengendalian data entry
Data entry (entri data) merupakan suatu proses menyalin/ memasukkan data ke media lain, komputer.

Data yang digunakan bisa dari berbagai bentuk seperti tulisan tangan, kode program, nama, alamat, atau form lainnya yang telah dibuat sedemikian rupa untuk mendapatkan informasi.

Aplikasi komputer yang digunakan untuk entri data biasanya sudah diprogram sesuai kebutuhan perusahaan.

Operator yang melakukan entri data harus mengetahui prosedur/ kebijakan yang telah ditentukan oleh perusahaan.
Mekanisme data entry
Proses validation data entry
Penggunaan sistem audit berbasis komputer sudah banyak digunakan oleh bermacam-macam entitas bisnis, dengan begitu pengendalian dapat dilakukan lebih mudah dengan tidak meninggalkan fungsi dari audit itu sendiri serta sistem informasi akuntansi pada perusahaan terkait. Salah satu pengendalian internal yaitu pengendalian input. Di dalam pengendalian input terdapat pengendalian data entry yang sifatnya sangat krusial.

Mengapa dikatakan krusial? Karena tahap data entry mengandung resiko dan berpengaruh besar.
1. Kesalahan kecil saja saat input akan menghasilkan output yang salah
2. Menyulitkan operator, berdampak waktu yang dibutuhkan untuk mengentri data lebih lama
Konsep umum data entry
mekanisme dalam menginput data ada dua, antara lain:

1. batch system (delayed process system)
2. online real time system

Pengendalian pada tahap pemasukkan data (data entry) berupa pengecekan yang telah terprogram di dalam program aplikasi dan disebut dengan Programmed Check (pengecekan program).
Let's focus on the 1st mechanism
Batch system adalah data diolah dalam satuan kelompok (bundel) dokumen, dan delayed processing system (pengolahan bersifat tertunda, yaitu updating data di komputer tidak sama dengan terjadinya transaksi).
Proses data entry batch system
Data capture
Data preparation
Data entry & validation
Echo check
data yang diketik pada keyboard untuk dimasukkan pada komputer akan ditampilkan (echo) pada layar komputer. Program dibuat sedemikian rupa dengan memberikan kesempatan operator untuk memperbaiki apabila ada data yang salah dimasukkan.
Excistence check
proses mengecek kode transaksi dengan membandingkan kode yang dihasilkan sesuai dengan kode-kode atau tabel kode yang valid yang sudah dimasukkan ke program.
Matching check
pengecekan yang dilakukan dengan membandingkan kode yang dimasukkan dengan field di file induk bersangkutan.
Field check
proses validasi data yang dimasukkan diperiksa kebenarannya dengan mencocokkan nilai dari field data tersebut dengan tipe fieldnya, apakah bertipe numerik, alphabetik, atau tanggal.
Sign check
pemeriksaan data dengan field numerik untuk menentukan apakah telah terisi dengan memenuhi tanda yang benar apakah positif atau negatif.
Relationship check/ Logical check
pemeriksaan hubungan antara item-item data entry yang dimasukkan ke komputer harus sesuai dan masuk akal, jika tidak masuk akal akan ditolak oleh komputer.
self checking digit check
pengecekan untuk memeriksa kebenaran dari digit-digit data yang dimasukkan. Dilakukan untuk menghindari operator melakukan kesalahan saat memasukkan digit data.
limit check/ reasonable check
pemeriksaan pada nilai input data beralasan atau tidak dan sesuai dengan batasan yang telah ditentukan dalam program. Jika nilai diluar batas minimum atau maksimum maka pesan akan nampak pada layar monitor.
range check
pemeriksaan yang dilakukan terhadap nilai yang dimasukkan dapat diseleksi supaya tidak keluar dari jangkauan nilai yang telah ditentukan dalam program.
pemeriksaan urutan dari record data yang dimasukkan dengan cara membandingkan nilai field record tersebut dengan nilai field record sebelumnya yang terakhir diinput.
sequence check
pemeriksaan yang dilakukan untuk menghindari kesalahan penggunaan file, maka label internal yang ada di simpanan luar dapat diperiksa untuk dicocokkan dengan yang seharusnya digunakan.
Label check
merekonsiliasi field setelah diinput dengan total field yang telah diinput. Batch system ini transaksinya dikumpulkan terlebih dahulu selama satu periode dan digunakan untuk mengupdate file induk. Batch control total check ini dibagi menjadi 3 diantaranya financial total, hash total dan record count.
batch control total check
pemeriksaan apabila transaksi yang dimasukkan merupakan nilai-nilai yang saling mengimbangi, misalnya nilai debet dan kredit apabila kedua nilai tersebut dikurangkan maka hasil selisihnya harus 0 (nol). Selisihnya harus imbang (balance).
zero balance check
1. written procedures
2. field restriction on input data
1. error correction procedures
2. upstream resubmission,
3. audit trail (manual error log, validated trans file list, dan error suspense file list)
1. batch control
2.input validation
Preventif
Detection
Corrective
Kesimpulan
1. Pengendalian data entry bersifat sangat penting karena kesalahan pada data masukan akan berpengaruh buruknya informasi output yang dihasilkan,

2. ada 13 proses yang harus dilakukan saat proses entri data antara lain
echo check, existence check, matching check, field check, sign check, relationship check, limit check, range check, self-checking digit check, sequence check, label check, batch control total check, dan zero balance check,

3. untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi ada tiga tindakan yang bisa dilakukan yaitu tindakan preventif, detection dan corrective.
Daftar Pustaka
Baridwan, Zaki. 1993. Sistem Informasi Akuntansi Edisi Kedua. Yogyakarta:
BPFE Yogyakarta.
Bina Nusantara University. (2013). “Pengendalian Sistem Komputerisasi”.
repository.binus.ac.id/content/F0174/F017417188.pdf‎ (diakses tanggal 20
November 2013)
Hasan. (2013). “Pengertian Entri Data”.
http://technology.lintas.me/go/bimblit.mywapblog.com/pengertian-entri-data-segala-informasi (diakses tanggal 24 November 2013)
HM, Jogiyanto. 2008. Sistem Teknologi Informasi Edisi III. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Masjono, Ali. 2013. Audit Sistem Informasi. Depok: Politeknik Negeri Jakarta.
Nino. (2011). “Pengendalian Sistem Informasi Berbasis Komputer”.
http://duniaakuntansi2011.blogspot.com/2011/06/pengendalian-sistem-informasi-berbasis.html (diakses tanggal 23 November 2013)
terima kasih perhatiannya
semoga
bermanfaat
Data capture
Data preparation
Data entry & validation
Full transcript