Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Tugas Dakwah Seorang Muslim

No description
by

Adnan Maulana

on 13 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Tugas Dakwah Seorang Muslim

Kelompok 4
Nama Ketua:
1301144140 Ihsan Fajar N
Nama Anggota:
1301144020 Ika Setyasari
1301140310 Nur Indah
1301144030 Resha Hafian
1301144200 Raden Rizqan Fadhilah
1301140260 Fahmi salman
1301140050 Adnan Radja M

DAKWAH MENURUT PARA ULAMA
Dasar Hukum Dakwah
Pelaksanaan dakwah bersumber pada Al Quran dan Al Hadist. Dua landasan tersebut memberikan dalil naqli yang ditafsirkan sebagai bentuk perintah untuk berdakwah yang di dalamnya juga memuat tata cara dari pelaksanaan dakwah.
Dasar hukum pelaksanaan dakwah tersebut antara lain. Pertama, perintah dakwah yang ditujukan kepada para utusan Allah SWT, seperti yang tercantum pada Al Quran Surat Al Maidah ayat 67.
Kedua, perintah dakwah yang ditujukan kepada umat Islam secara umum tercantum di dalam Al Quran Surat An Nahl ayat 125
Ketiga, perintah dakwah yang ditunjukkan kepada Muslim yang sudah berupa panduan praktis tercantum dalam hadist yang artinya sebagai berikut.
“Barangsiapa di antara kamu melihat kemunkaran, maka hendaklah ia merubah dengan tangannya, apabila tidak mampu (mencegah dengan tangan) maka hendaklah ia merubah dengan lisannya, dan apabila (dengan lisan) tidak mampu maka hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa dasar hukum pelaksanaan dakwah sangat kuat, yaitu Al Quran dan Al Hadist.

Fungsi dan Tujuan Dakwah
Penyebaran dakwah sendiri setidaknya memiliki tiga fungsi sebagai berikut.
Dakwah berfungsi untuk menyebarkan Islam kepada manusia sebagai individu dan
masyarakat sehingga mereka merasakan rahmat Islam sebagai rahmat bagi seluruh
alam.
Dakwah berfungsi melestarikan nilai-nilai Islam dari generasi ke generasi kaum muslimin berikutnya sehingga kelangsungan ajaran Islam beserta pemeluknya dari generasi ke generasi berikutnya tidak putus.
Dakwah berfungsi korektif, artinya meluruskan akhlak yang bengkok, mencegah kemungkaran dan mengeluarkan manusia dari kegelapan rohani (M. Ali Aziz, 2004: 59-60)..

Sedangkan mengenai tujuan dakwah adalah sebagaimana diturunkannya Islam
bagi umat manusia sendiri, yaitu untuk membuat manusia memiliki kualitas
akidah, ibadah serta akhlak yang tinggi (M. Ali Aziz, 2004: 61.

Pengertian Dakwah
Pengertian dakwah dapat ditinjau dari dua segi, secara bahasa (etimologi), dan secara istilah (terminologi). Ditinjau dari segi bahasa, dakwah berasal dari bahasa Arab da’wah yang asal katanya adalah da’a, yad’u, yang berarti panggilan, ajakan, seruan (M. Ali Aziz, 2004: 2). Sedangkan secara istilah (terminologi) dakwah dapat diartikan sebagai sisi positif dari ajakan untuk menuju keselamatan dunia dan akhirat.
TUGAS DAKWAH SEORANG MUSLIM

Dakwah sebagai aktivitas mengajak ummat manusia dengan hikmah kebijaksanaan untuk mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Asep Muhyiddin mengartikan dakwah adalah segala rekayasa untuk mengubah segala bentuk penyembahan kepada selain Allah menuju keyakinan tauhid, mengubah semua jenis kehidupan yang timpang ke arah kehidupan yang lempang, yang penuh dengan ketenangan batin dan kesejahteraan lahir berdasarkan nilai-nilai Islam.

Hamzah Ya’qub

Asmuni Syukir (1983: 20)

Dakwah adalah suatu usaha mempertahankan, melestarikan dan menyempurnakan umat manusia agar mereka tetap beriman kepada Allah, dengan menjalankan syariat-Nya, sehingga mereka menjadi manusia yang hidup bahagia di dunia maupun akhirat
Amrullah Ahmad (1983: 17)
Dakwah adalah mengadakan dan memberikan arah perubahan. Mengubah struktur masyarakat dan budaya dari kedhaliman ke arah keadilan, kebodohan kearah kemajuan/kecerdasan, kemiskinan ke arah kemakmuran, keterbelakangan ke arah kemajuan yang semuanya dalam rangka meningkatkan derajat manusia dan masyarakat ke arah puncak kemanusiaan.
Metode (Thariqah) Dakwah
Pada umumnya, para ulama dalam membahas metode dakwah merujuk pada al-Qur’an surat al-Nahl ayat 125
yang menyebutkan bahwa metode dakwah ada tiga, yaitu:
Metode hikmah
(bijaksana)
Metode hikmah yaitu berdakwah dengan memperhatikan situasi dan kondisi sasaran dakwah dengan menitik beratkan pada kemampuan mereka, sehingga di dalam menjalankan ajaran-ajaran Islam, tidak merasa terpaksa atau keberatan.
Metode mau’idzah hasanah (nasihat yang baik)
Mau’idzah hasanah (nasihat yang baik) yaitu berdakwah dengan cara memberikan nasihat-nasihat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang kepada masyarakat luas sehingga bisa menyentuh. Mau’idzhah hasanah dapat dikembangkan
pelaksanaannya dalam lembaga-lembaga formal
seperti lembaga pendidikan dan sebagaimana
dengan mengajarkan al-Qur’an dengan arti yang luas.


metode mujadalah (diskusi)
Mujadalah (diskusi) yaitu berdakwah dengan cara bertukar pikiran dan membantah dengan cara yang sebaik-baiknya dengan tidak memberikan tekanan-tekanan dan tidak pula dengan menjalankan yang menjadi sasaran
dakwah.
Media dan Efek Dakwah
Media Dakwah
Media merupakan alat obyektif yang menghubungkan ide dengan audien, atau dengan kata lain suatu elemen yang menghubungkan urat nadi dalam totaliter (Hamzah Ya’kub, 1998: 47-48). Berdasarkan hal itu, media dakwah dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
Dakwah melalui saluran lisan, yaitu dakwah secara langsung di mana da’i menyampaikan ajakan dakwahnya kepada mad’u.
Dakwah melalui saluran tertulis, yaitu kegiatan dakwah yang dilakukan melalui tulisan-tulisan.
Dakwah melalui alat visual, yaitu kegiatan dakwah yang dilakukan dengan melalui alat-alat yang dapat dilihat dan dinikmati oleh mata manusia.
Dakwah melalui alat audio, yaitu alat yang dapat dinikmati melalui perantaraan pendengaran.
Dakwah melalui alat audio visual, yaitu alat yang dipakai untuk menyampaikan pesan dakwah yang dapat dinikmati dengan mendengar dan melihat.
Dakwah melalui keteladanan, yaitu bentuk penyampaian pesan dakwah melalui bentuk percontohan atau keteladanan dari da’i (Aminudin Sanwar, 1986: 77-78).

Efek dakwah
Sedangkan efek (atsar) dakwah merupakan akibat dari pelaksanaan proses dakwah yang terjadi pada obyek dakwah. Efek tersebut bisa berupa efek positif bisa pula negatif. Efek negatif ataupun positif dari proses dakwah berkaitan dengan unsur-unsur dakwah lainnya. Efek dakwah menjadi ukuran berhasil atau tidaknya sebuah proses dakwah.
Keutamaan dan Manfaat Dakwah
Akan mendapatkan pahala yang besar. Seperti yang tertulis dalam Al Quran Surat Fushilat ayat 33

Mendapat curahan rahmat dari Allah SWT .(Al-Bukhari dan Muslim).

Terhindar dari malapetaka di dunia (QS. Hud:117)

Urgensi Dakwah Bagi Kehidupan
Pada dasarnya, urgensitas dakwah bagi kehidupan manusia telah digambarkan oleh Rasulullah saw di dalam sebuah haditsnya sebagai berikut.
"Perumpamaan orang-orang yang mencegah berbuat maksiat dan yang melanggarnya adalah seperti kaum yang menumpang kapal. Sebagian dari mereka berada di bagian atas dan yang lain berada di bagian bawah. Jika orang-orang yang berada di bawah membutuhkan air, mereka harus melewati orang-orang yang berada di atasnya. Lalu mereka berkata: 'Andai saja kami lubangi (kapal) pada bagian kami, tentu kami tidak akan menyakiti orang-orang yang berada di atas kami'. Tetapi jika yang demikian itu dibiarkan oleh orang-orang yang berada di atas (padahal mereka tidak menghendaki), akan binasalah seluruhnya. Dan jika dikehendaki dari tangan mereka keselamatan, maka akan
selamatlah semuanya". (HR. Bukhari)

Terima Kasih
Full transcript