Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA TN. H DENGAN STROKE HE

No description
by

Tiyan Tiyan

on 24 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA TN. H DENGAN STROKE HE

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.M DENGAN DIABETES MELLITUS DENGAN HIPOGLIKEMIA DI IGD RSUD. RAA. SOEWONDO PATI
PENGKAJIAN
TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT

Keluhan utama:



Penurunan kesadaran

Riwayat Kesehatan Sekarang:
Keluarga pasien mengatakan pasien sudah tidak nafsu makan sejak 3 hari yang lalu, pada tanggal 5 September 2013 jam 09.00 kemudian di bawa ke IGD RSU RAA Soewondo Pati dan sampai di IGD jam 10.00 Wib, dengan kondisi pasien mengalami penurunan kesadaran, hasil pemeriksaan fisik yang didapat : TD : 190/90 mmHg, RR : 22 x/menit, N : 86x/menit, S : 36, 40C, GDS 31 gr/dl, terdapat ulkus pada kaki kanan dekat dengan mata kaki, luka basah, SpO2 : 96%, kesadaran : sopor , GCS: 7 dengan E : 1, V : 2, M : 4.
PENGKAJIAN PRIMER
Airway :
tidak terdapat sekret, masih dalam batas normal
Breathing :
Pergerakan dada simetris, tidak terdapat retraksi dinding
dada,tidak mengalami sesak napas, tidak terdapat
wheezing dan ronchi, RR 22 x/ menit, terpasang O2 4 lpm.
Disability :
Kesadaran: Sopor
GCS 7
E = 1 ( tidak ada respon )
V = 2 (suara tidak jelas, tanpa arti)
M = 4 ( Fleksi normal).

ANALISA DATA
DS : keluarga pasien mengatakan Ny. M mengalami penurunan kesadaran
DO : Hasil pemeriksaan fisik yang didapat : TD : 190/90 mmHg, RR : 22 x/menit, N : 86x/menit, S : 36, 40C, GDS 31 gr/dl
SpO2 : 96%, kesadaran : sopor , GCS: 7 dengan E : 1, V : 2, M : 4.

DIAGNOSA
1. Gangguan perfusi jaringan cerebral berhubungan dengan tidak adekuatnya transport metabolisme ke otak akibat penurunan kadar glukosa dalam tubuh
INTERVENSI
a. Catat perubahan respon klien terhadap stimu-lus / rangsangan
b. Berikan posisi dengan kepala elevasi 30-400 dengan leher dalam posisi netral
c. Monitor tingkat kesadaran klien
d. Monitor tanda-tanda vital
e. Terapi Oksigen
f. Observasi tanda-tanda hipoventilasi
g. Kolaborasi pemberian obat
- Infus D10% 20 tpm
- Injeksi D 40% 4 kolf (400 mg)
EVALUASI
S : keluarga pasien mengatakan Ny. M sudah bisa siuman.
O : Hasil pemeriksaan fisik yang didapat : TD : 190/90 mmHg, RR : 22 x/menit, N : 86x/menit, S : 36, 40C
SpO2 : 96%, kesadaran : composmentis, GCS: 15 dengan E : 4 , V : 5, M : 6.
A : masalah teratasi
P : optimalkan intervensi cek laborat GDS tiap 2 jam

ANALISA DATA
DS : -
DO : Hasil pemeriksaan fisik yang didapat : TD : 190/90 mmHg, RR : 22 x/menit, N : 86x/menit, S : 36, 40C, CRT : 4 detik, HGB : 9,1 gr/dl
GDS 31 gr/dl
SpO2 : 96%, kesadaran : sopor , GCS: 7 dengan E : 1, V : 2, M : 4.


DIAGNOSA
2. Penurunan cardiac output berhubungan dengan tidak adekuatnya pemompaan jantung akibat dilatasi pelebaran pembuluh darah efek dari penurunan kesadaran
INTERVENSI
a) Kaji dan dokumentasi TTV, sianosis, status pernapasan
b) Pantau tanda kelebihan cairan (adanya oedema)
c) Kaji toleransi aktivitas pasien
d) Penkes : instruksikan pasien dan keluarga dalam perencanaan perawatan di rumah terkait pembatasan diet diabetes mellitus

EVALUASI
S : -
O : Hasil pemeriksaan fisik yang didapat : TD : 190/90 mmHg, RR : 22 x/menit, N : 86x/menit, S : 36, 40C, CRT : 4 detik, HGB : 9,1 gr/dl
SpO2 : 96%, kesadaran : composmentis , GCS: 15 dengan E : 4, V : 5, M : 6.
A : masalah teratasi sebagian
P : ptimalkan intervensi cek laborat GDS tiap 2 jam

ANALISA DATA
DS: -
DO: kesadaran : sopor , GCS: 7 dengan E : 1, V : 2 , M : 4, GDS : 31 g/dl
Kekuatan otot,
2 2 2 2 2 2 2 2
2 2 2 2 2 2 2 2
SPO2 96

DIAGNOSA
3. Resiko tinggi cidera neurologis berhubungan dengan penurunan metabolisme ke otak
INTERVENSI
1. Kaji status perifer dan status neurologis.
2. Memantau vital sign
3. Memposisikan pasien kepala lebih tinggi dari tubuh untuk ventilasi mencegah kerusakan otak lebih lanjut akibat kurang suplay oksigen.
4. Kolaborasi pemberian O2 nasal kanul 4lpm dan D40% 4 kolf 400mg

EVALUASI
S : -
O : kesadaran : composmentis, GCS: 15 dengan E : 4, V : 5, M : 6,
Kekuatan otot,
4 4 4 4 4 4 4 4
4 4 4 4 4 4 4 4
SPO2 96
A : masalah teratasi
P : ptimalkan intervensi cek laborat GDS tiap 2 jam

LATAR BELAKANG

Prevalensi penderita diabetes mellitus dari tahun ketahun jumlahnya semakin meningkat, hal ini terlihat dimana pada tahun 2008, sudah ada 230 juta penduduk dunia yang mengidap Diabetes Mellitus, angka ini naik 3% atau bertambah 7 juta jiwa setiap tahun.
Di RSUD RAA. Soewondo Pati angka kejadian diabetes mellitus pada satu bulan ini 15% dari jumlah penyakit tidak menular yang ada
Oleh sebab itu, penulis tertarik untuk mengambil karya tulis ilmiah dengan judul “Asuhan Keperawatan Pada Ny. M dengan Diabetes Mellitus dengan Hipoglikemia di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSU RAA Soewondo Pati”.

DEFINISI
Diabetes Melitus
adalah merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia.


Hipoglikemia
adalah suatu keadaan dimana kadar gula darah (glukosa) secara abnormal rendah, kadar glukosa turun di bawah 50 hingga 60 mg/dl (2,7 hingga 3,3mmol/L).
ETIOLOGI HIPOGLIKEMIA
a.
Pelepasan insulin yang berlebihan oleh pankreas
b.
Dosis insulin atau obat lainnya yang terlalu tinggi, yang diberikan kepada penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darahnya
c.
Kelainan pada kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal
d.
Kelainan pada penyimpanan karbohidrat atau pembentukan glukosa di hati.

Circulation :
TD:190/90m mHg, klien tampak pucat, CRT : 4 detik, nadi : 86 x menit, irama ireguler. Spo2 : 96%
Full transcript