Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Kebebasan Berpolitik(Sang Pejuang)

sebuah presentasi tentang kebebasan berpolitik
by

Aditya Aryo

on 15 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kebebasan Berpolitik(Sang Pejuang)

Apa itu Kebebasan? Thanks for Your Attention ! Situasi Konkrit Solusi yang Ditawarkan? Kesimpulan Apa itu kebebasan politik? -Menurut B.N. Marbun dalam buku Kamus Politik, kebebasan diartikan sebagai kemampuan manusia untuk mengatur perilaku dan kehidupannya menurut kehendaknya sendiri tanpa dibatasi atau dihalangi. Kebebasan Berpolitik -Kebebasan adalah (KBBI) lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dng leluasa). - Menurut Franz Magnis-Suseno dalam buku Etika Politik, pada intinya arti kebebasan adalah hak setiap orang dan kelompok untuk mengurus diri sendiri lepas dari paksaan. -Menurut Lorens Bagus dalam buku Kamus Filsafat, kebebasan memiliki arti freedom; yaitu kualitas tidak adanya rintangan nasib, keharusan, atau keadaan di dalam keputusan / tindakan seseorang. -Dalam buku Katekismus Gereja Katolik, Artikel 3*Kebebasan Manusia, nomor 1730, dituliskan bahwa Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang berakal budi dan telah memberi kepadanya martabat seorang pribadi, yang bertindak seturut kehendak sendiri dan menguasai segala perbuatannya.


“Allah bermaksud ‘menyerahkan manusia kepada keputusannya sendiri’ (Sir 15:14), supaya ia dengan sukarela mencari Penciptanya dan dengan mengabdi kepada-Nya secara bebas mencapai kesempurnaan sepenuhnya yang membahagiakan” (GS 17). PARA PEJUANG : KEBEBASAN POLITIK Kebebasan: kondisi dimana seseorang dapat melakukan suatu tindakan yang diinginkannya secara bebas tanpa adanya intervensi. Politik: interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Kebebasan Berpolitik adalah keleluasaan atau kebebasan warga Negara untuk melibatkan diri secara aktif dalam kehidupan politik tanpa adanya paksaan ataupun intervensi dari pihak lain. Apa Kata Undang-undang? Pasal 27 ayat 1: Manusia memiliki persamaan hak dalam hukum.dimana setiap warga Negara memiliki persamaan hak dalam hukum, sehingga tidak diperkenankan adanya intervensi terhadap warga Negara lain. Pasal 28 yang berbunyi demikian “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”, yang artinya setiap warga negara berhak untuk membuat kelompok serta menyampaikan aspirasi-aspirasinya. Kalau kata Kitab Suci? Matius 22:19-21:” Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Mat 17:27 : “Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga." Lalu, apa kata Gereja? Dalam Ensiklik Paus Yohanes XXIII dengan judul Pacem In Terris pada halaman 220 no. 23, disebutkan bahwa “Menurut kodratnya manusia bersifat sosial, maka berhak mengadakan pertemuan dan membentuk serikat dengan sesamanya. Mereka berhak menuangkan serikat semacam itu dalam pola organisasi yang mereka pandang paling efektif untuk mencapai sasaran – sasarannya. Orang berhak juga mempunyai prakarsa sendiri dan bertindak atas tanggung jawab sendiri dalam serikat – serikat itu untuk mencapai hasil – hasil yang mereka inginkan.” Aditya Aryo Nugroho
XIA1 / 1 B.M.T Donmas da Silva
XIA1/10 Polycarpus Mayanggoseto
XIA1/26 Yohanes Ronaldo Nazam
XIA1/32 Special Thanks to:
Aloysius Brahmarsi M. Perkembangan kebebasan berpolitik semakin nyata terasa dengan dilantiknya Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai presiden wanita pertama di Indonesia. Sempat muncul berbagai macam pro dan kontra dari berbagai pihak. Banyak orang cenderung tidak setuju jika Megawati menjadi presiden karena ia berjenis kelamin perempuan. Perempuan masih sering dipandang tidak mampu untuk menjadi pemimpin. Setelah rezim Orde Baru berakhir, kebebasan berpolitik di Indonesia secara perlahan-lahan mulai dipulihkan kembali. Di masa pemerintahan Presiden KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur, kebebasan berpolitik kaum Tionghoa yang pada masa Orde Baru sangat terbatas mulai diperjuangkan dan diakui. Saat masa Orde Baru, kegiatan berpolitik dikendalikan oleh pemerintah. Partai-partai politik dipaksa untuk bergabung menjadi dua partai politik yang dibedakan berdasarkan partai islam dan non-islam. Sedangkan pemerintah sendiri memiliki satu partai yang dapat dipastikan selalu memenangi pemilihan umum Di sebuah daerah di Tangerang, beberapa tahun yang lalu, ketua RT yang dipilih di daerah tersebut selalu beragama Islam. Terkesan bahwa ketua RT yang dipilih mengutamakan yang beragama Islam. Calon ketua RT yang non-muslim selalu mendapat suara yang sedikit dan tak jarang mendapat pandangan sinis dari warga-warga lainnya. Bersuara/beraspirasi lewat iklim kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Mengirim surat kepada pemerintah (pejabat publik) mengenai keluh kesah dan saran untuk menghidupkan kebebasan politik.
Membentuk organisasi masyarakat yang berlandaskan UUD dan konstitusi melakukan demo sehat yang menuntut kebebasan berpolitik. Kebebasan berpolitik itu adalah hak setiap individu dan sudah selayaknya dijunjung tinggi secara adil dan bertanggung jawab oleh semua pihak sehingga terciptalah suasana yang tenteram, rukun, dan damai. Refleksi Sejenak Apakah kita mampu untuk mewujudkan kebebasan berpolitik dalam kehidupan kita sehari-hari? Apakah kita mau untuk menjunjung tinggi hak dan kebebasan orang lain sehingga hak dan kebebasan kita juga dijunjung tinggi oleh orang lain?
Full transcript