Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Batik

No description
by

Nur Izzatul Muthiah

on 18 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Batik

a presentation by:
Nur Reti Jiwani (03)
Listiyani Wahyuningsih (04)
Nur Izzatul Muthi'ah (05)
Khoirunnida Hakim (35)
Agnes Agustinamora (47) BATIK Pengertian, Sejarah, dan Cara Pembuatan Batik Pengertian Lebih lanjut tentang
Batik Jenis-jenis Batik Batik Kami Batik Madura Cara Pembuatan Batik berasal dari kata..... Sejarah Tahapan – tahapan pembuatan
Membuat desain batik pada kain mori (molani)
Melukis pola dengan lilin panas menggunakan canting (dikandangi/dicantangi).
Menutupi dengan lilin menggunakan kuas pada bagian kain yang akan tetap putih (tidak berwarna), disebut nembok
Mewarnai kain yang sudah ditembok pada larutan zat pewarna. (bisa dilakukan berulangkali sesuai kompleksitas warna)
Menghilangkan lilin dengan cara merebus kain dalam air mendidih (Nglorod)
Setelah lilin lepas dari kain, kain batik tersebut dicuci sampai bersih kemudian dijemur. Bahan-bahan yang dibutuhkan :
Kain mori (bisa terbuat dari sutera atau katun)
Pensil
Canting
Lilin (malam) yang dicairkan
Kuas
Gawangan
Panci dan kompor kecil
Larutan pewarna Proses Pembuatan Batik
1. Membuat desain batik pada kain mori (molani)
2. Melukis pola dengan lilin panas menggunakan canting (dikandangi/dicantangi).
3. Menutupi dengan lilin menggunakan kuas pada bagian kain yang akan tetap putih (tidak berwarna), disebut nembok
4. Mewarnai kain yang sudah ditembok pada larutan zat pewarna. (bisa dilakukan berulangkali sesuai kompleksitas warna)
5. Menghilangkan lilin dengan cara merebus kain dalam air mendidih (Nglorod)
6. Setelah lilin lepas dari kain, kain batik tersebut dicuci sampai bersih kemudian dijemur. Kompor Kain Mori Batik adalah bahan tekstil hasil pewarnaan menurut corak khas indonesia, dengan menggunakan lilin batik (malam) sebagai zat perintang. SNI No. 08-0239-1989 Apa itu batik? Batik berasal dari kata..... Mbathik berasal dari kata dari mbaka yang berarti dimulai dan kata sethithik yang berarti sedikit, sehingga ketika dua kata tersebut digabungkan, akan mempunyai makna sebagai sebuah proses kerja yang dimulai sedikit demi sedikit. Apa itu batik? Berbeda dengan Bathik, yang merupakan kata nomina Mbathik adalah proses pembuatan untuk menghasilkan Bathik dengan menggunakan zat perintang berupa lilin batik (malam). Dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar, masih didominasi dengan bentuk binatang atau tanaman.
Kesenian batik ini di Indonesia dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan berikutnya. Semuanya batik tulis dan corak semakin berkembang.
Abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX mulai meluas ke masyarakat dan motifnya berbeda dengan batik kerajaan.
Batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Sejarah singkat Tekstil vs Batik Batik di Indonesia berdasarkan Motif Batik Kraton
Batik Cuwiri
Batik Pringgondani
Batik Sekar Jagad
Batik Sida Luhur
Batik Kawung Batik Semen Rama
Batik Tambal
Batik Sudagaran
Batik Petani
Batik Megamendung
Batik Madura Batik Kraton merupakan awal mula dari semua jenis batik yang berkembang di Indonesia.
Motifnya mengandung makna filosofi hidup seperti motif Batik Parang Barong, Batik Parang Rusak termasuk Batik Udan Liris, dan beberapa motif lainnya. Batik Kraton Batik Cuwiri biasanya digunakan untuk
semekan dan kemben.
Motif batik ini kebanyakan menggunakan
unsur meru dan dengan pewarna
soga alam.
Cuwiri sendiri memiliki arti kecil-kecil
dan diharapkan untuk pemakainya
pantas dan dihormati Batik Cuwiri Batik Pringgondani diambil dari nama kesatriyan tempat tinggal Gatotkaca putera Werkudara.
Motif ini biasanya ditampilkan dalam warna-warna gelap seperti biru indigo (biru nila) dan soga-coklat, serta penuh sulur-suluran kecil yang diselingi dengan naga. Batik Pringgondani Motif batik Sekar Jagad ini mengandung makna kecantikan dan keindahan.
Ada pula yang beranggapan bahwa motif Sekar Jagad sebenarnya berasal dari bahasa Jawa “kar jagad” (Kar=peta; Jagad=dunia), sehingga motif ini juga melambangkan keragaman di seluruh dunia. Batik Sekar Jagad Kata “sida” sendiri berarti jadi/menjadi/terlaksana. Dengan demikian, motif-motif berawalan “sida” mengandung harapan agar apa yang diinginkan bisa tercapai.
Motif Sida Luhur bermakna harapan untuk mencapai kedudukan yang tinggi, dan dapat menjadi panutan masyarakat. Batik Sida Luhur Motif Kawung berpola bulatan mirip buah Kawung yang ditata rapi secara geometris.
Kadang, motif ini juga diinterpretasikan sebagai gambar bunga lotus (teratai). Lotus melambangkan umur panjang dan kesucian.
Motif Kawung diberi nama berdasarkan besar-kecilnya bentuk bulat-lonjong yang terdapat dalam motif. Misal: Kawung Picis, Kawung Bribil. Batik Kawung Dipercaya sebagai penggambaran dari “kehidupan yang semi” (kehidupan yang berkembang atau makmur).
Ornamen pokok motif semen:
1. Ornamen yang berhubungan dengan daratan: tumbuhan atau binatang berkaki empat.
2. Ornamen yang berhubungan dengan udara: garuda, burung, megamendung.
3. Ornamen yang berhubungan dengan laut atau air: ular, ikan dan katak. Batik Semen Rama Tambal memiliki arti memperbaiki hal-hal yang rusak.
Dahulu, kain batik bermotif tambal dipercaya bisa membantu kesembuhan orang yang dengan menyelimuti orang sakit tersebut dengan kain motif tambal. Batik Tambal Dibuat oleh saudagar, yang mengubah motif larangan (diberi isen-isen yang rumit) sehingga dapat dipakai masyarakat umum.
Desain terkesan “berani” dalam pemilihan bentuk, stilisasi atas benda-benda alam atau satwa, maupun kombinasi warna yang didominasi warna soga&biru tua.
Batik Sudagaran menyajikan kualitas dalam proses pengerjaan&kerumitan dalam menyajikan ragam hias baru. Batik Sudagaran Merupakan batik yang dibuat sebagai selingan kegiatan ibu rumah tangga di rumah saat waktu senggang.
Biasanya batik ini masih agak kasar dan tidak profesional.
Motifnya turun temurun sesuai daerah masing-masing.
Untuk pewarnaan pun diikutkan ke saudagar. Batik Petani Megamendung identik dengan daerah Cirebon.
Merupakan motif yang diakui sebagai World Heritage.
Coraknya khas sekali dan filosofinya dalam. Batik Megamendung Tekstil Bathik Kain batik
Kain yang digunakan untuk membuat batik adalah jenis kain katun, rayon, rami atau sutera
Gambar pada kain batik biasanya tembus sampai di belakang kain
Pada kain batik akan tercium aroma lilin
Detail pada kain batik relatif lebih sederhana daripada tekstil bermotif batik
Harga kain batik relatif mahal dan jumlahnya langka Batik vs Tekstil bermotif Batik Tekstil Kain yang digunakan untuk membuat batik adalah jenis kain katun, rayon, rami atau sutera
Gambar pada kain batik biasanya tembus sampai di belakang kain
Pada kain batik akan tercium aroma lilin
Detail pada kain batik relatif lebih sederhana daripada tekstil bermotif batik
Harga kain batik relatif mahal dan jumlahnya langka Batik
Pada umumnya, kain yang digunakan adalah jenis kain polyester.
Gambar pada kain tekstil bermotif batik (sablon )biasanya tidak akan tembus hingga belakang kain.
Pada kain sablon tidak tercium aroma apapun.
Detail gambar pada kain tekstil lebih halus dan lebih lengkap daripada pada kain batik asli.
Harga kain tekstil relatif lebih murah dan tersedia dalam jumlah yang banyak. Canting Bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari
tumbuh-tumbuhan asli Indonesia
yang bisa dibuat sendiri antara lain dari:
pohon mengkudu, tinggi, soga, nila,
dan bahan sodanya dibuat dari soda abu,
serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. Kandangan/gawangan Tahap Pembuatan Batik Tulis Kain mori diletakkan di atas meja dengan alas dibawahnya menggunakan bahan yang empuk.
Malam direbus hingga suhu 60 – 70 derajat Celsius.
Cap dicelupkan ke malam yang telah mencair (hanya sekitar 2cm saja dari bagian bawah cap)
Kain mori dicap dengan tekanan yang cukup supaya rapih.
Pewarnaan dengan cara mencelupkan kain mori yang sudah di cap tadi ke dalam tangki yang berisi cairan pewarna.
Kain mori direbus supaya cairan malam yang menempel hilang dari kain.
Setelah itu, proses pembersihan dan pencerahan warna dengan menggunakan soda.
Penjemuran kain batik yang sudah dicuci kemudian disetrika agar bisa rapi. Tahap Pembuatan Batik Cap Tekstil bermotif batik Sejarah Batik Madura Deskripsi Motif Ciri Khas Motif Aplikasi Batik Madura telah ada sejak zaman kerajaan. Kain Batik Madura mulai dikenal masyarakat luas pada abad ke 16 serta 17.
Bermula saat terjadi peperangan di Pamekasan antara Raden Azhar (Kiai Penghulu Bagandan) melawan Ke’ Lesap. Raden Azhar adalah ulama penasihat spiritual adipati Pamekasan yang bernama Raden Ismail (Adipati Arya Adikara IV). Ke’ lesap adalah putera Madura keturunan Cakraningrat dengan istri selir.
Di dalam peperangan itu, Raden Azhar menggunakan baju kebesaran kain batik dengan motif parang atau didalam bahasa Madura dimaksud motif leres yaitu kain batik dengan motif garis melintang simetris.
Saat menggunakan kain batik motif parang, Raden Azhar mempunyai kharisma, tampak gagah berwibawa. Sejak tersebut, batik jadi pembicaraan di kelompok umur masyarakat Madura, terlebih pembesar-pembesar di Pamekasan.
Tokoh mutlak yang mengenalkan kain batik ke madura merupakan Adipati Sumenep, Arya Wiraraja yang adalah sekutu dekat Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.
Sejarah Deskripsi
Motif Tekstil yang kami pilih mencirikan motif madura. Hal ini dapat ditinjau dari warna dan ornamen yang terdapat pada tekstil tersebut.
Warna
Warna tekstil tersebut adalah warna merah yang mencolok. Hal ini menunjukkan bahwa tekstil tersebut bermotif batik Madura.
Ornamen
Ornamen yang ada pada tekstil tersebut adalah ornamen flora, yaitu bunga dan pucuk daun. Hal ini menunjukkan bahwa tekstil tersebut adalah batik Madura, karena batik madura yang bergenre batik pesisir motifnya flora ataupun fauna
Bunga
Bunga berwarna biru. Bentuknya jelas seperti motif pesisir pada umumnya, sehingga mampu dideskripsikan sebagai bunga secara tegas.
Pucuk daun
Pucuk daun berwarna hijau mencolok. Cerah. Bentuknya pun jelas seperti motif pesisir pada umumnya, sehingga mampu dideskripsikan sebagai bunga secara tegas. Ciri
Khas Batik Madura ini cenderung memilih warna berani dan tegas, seperti warna Merah, Kuning, Biruh (Hijau dalam Bahasa Indonesia) serta warna Biru sendiri.
Warna warna tersebut dihasilkan dari pewarna alam (Soga Alam) seperti Mengkudu dan Tingi untuk menghasilkan warna merah, Daun Tarum untuk warna biru, Kulit mundu ditambah tawas juga diambil untuk memberikan efek warna hijau pada kain batik Madura. Efek terang dan gelapnya pada kain Batik Madura dihasilkan melalui lamanya perendaman kain sendiri, bisa satu bulan, 3 bulan, bahkan ada yg sampai 1 tahun. Warna Motif Motif batik Madura cenderung lebih modern dengan warna-warna yang berani.
Ciri khas batik Madura yang terdapat pada kain batik ini adalah adanya warna merah pada motif bunga, tangkai dan daun.
Ciri khas lainnya yg dimiliki dari Batik Madura adalah banyaknya tarikan garis pada satu desain Batik. Aplikasi Batik saat ini sudah banyak digunakan untuk busana dan aksesoris, tidak hanya sebagai kain penutup yang dipakai dengan cara dililit.
Full transcript