Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Media transmisi - fiber optik dan satelit

No description
by

Suci Ramadhani

on 19 May 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Media transmisi - fiber optik dan satelit

Media Transmisi
Fiber Optic
Fiber optic adalah saluran transmisi yang terbuat dari fiber glass (serat kaca) yang sangat halus berdiameter lebih kurang 120 micrometer (hampir sama dengan sehelai rambut manusia). Digunakan untuk mengantarkan jauh lebih banyak sinyal dalam bentuk pulsa cahaya berupa komunikasi maupun data.

Berbeda dengan UTP, STP, dan coaxial cable yang meggunakan konduktor logam yang menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk aliran listrik (pulsa elektronik). Fiber optic menerima dan mentransmisikan sinyal data dalam bentuk pulsa cahaya. Dalam sistem fiber optic, dikenal istilah transmitter, yaitu tempat awal penerimaan informasi data yang dikirimkan ke fiber optic.

Transmitter biasanya menggunakan Light Emitting Diode (LED) atau Injection Laser Diode (ILD) dalam proses penerjemahannya.
Satelit
Komunikasi satelit pada dasarnya berfungsi sebagai repeater di langit, satelit juga menggunakan transponder, yaitu alat untuk memungkinkan terjadinya komunikasi 2 arah.

Antena satelit
sangat penting peranannya dalam jaringan komunikasi satelit. Karena berfungsi sebagai penerima transmisi disetiap kawasan di dunia.
Satellite spacing
atau penempatan satelit digunakan agar dalam melakukan transmisi lebih mudah berdasarkan kawasannya, agar transmisi lebih mudah dilakukan berdasarkan kawasannya.
Power system
yang digunakan oleh satelit diperoleh melalui sinar matahari yang diubah ke bentuk listrik yang menggunakan Sel surya (Solar cells)
Jenis Orbit Satelit
Sistem Televisi Satelit

TV satelit menggunakan sistem digitl sehingga tanpa menggunakan antena parabola dan televisi berlangganan, kita masih dapat menikmati program televisi manual, tetapi saat ini sebagian besar konsumen televisi satelit menggunakan DBS untuk mendapatkan program televisi, karena siaran satelit tidak mengenal blank spot.

Media Transmisi dibagi menjadi 2, yaitu:
Media transmisi - fiber optic dan satelit
kelompok 8
Suci Ramadhani (01514144844)
Benny Prayugo (01514144855)

Fiber optic memiliki harga yang lebih mahal namun cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetik serta mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital per detik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaringan.

Fiber optic juga digunakan dalam dunia penyiaran televisi dimana sinyal siaran diubah dalam bentuk digital dan dikirimkan melalui fiber optic yang dipasang di studio televisi. Penggungaan fiber optic sangat efektif karena menghemat tempat penyimpanan kabel dalam gedung studio TV, tahan terhadap gelombang elektromagnetik sehingga informasi aman dan yang terpenting mampu menyimpan sejumlah besar informasi siaran
Tipe Fiber Optic
Ada 2 tipe fiber optic, diantaranya adalah:
Komponen Fiber Optic
Core (Inti)
Bagian inti jenis serat kaca berpengaruh pada kualitas dari kabel fiber optik itu sendiri. Diameter inti serat optik memiliki ukuran yang berbeda-beda, antara 2 μm hingga 50 μm. Semakin besar diameter inti serat kaca maka akan semaik baik pula kualitas dan kemampuannya.
Cladding
Komponen yang terbuat dari kaca dan memiliki fungsi sebagai pelindung inti fiber optic, sering disebut juga sebagai jaket Cladding dan untuk diameternya antara 5 μm – 250 μm. Selain sebagai pelindung inti, cladding juga berfungsi memancarkan cahaya dari luar kepada inti
Coating
Disebut sebagai mantel, berbeda dengan core dan cladding yang terbuat dari kaca, lapisan ini terbuat dari bahan plastik, untuk melindungi gangguan dari luar seperti lengkungan kabel dan kelembaban udara yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan dalam.
Strength Member & Outer Jacket
Merupakan perlindungan utama karena lapisan terluar dari kabel fiber optic, fungsinya untuk melindungi inti kabel fiber optik dari gangguan secara langsung
Kelebihan Fiber Optic
Kekurangan Fiber Optic
Seluruh pergerakan satelit dipantau dari bumi. Cara kerja dari satelit yaitu dengan cara:

Uplink
Transmisi yang dikirim dari bumi ke satelit.

Downlink
Transmisi dari satelit ke bumi sehingga dapat di terima oleh semua titik.
Potensi satelit
adalah untuk menerima dan memancarkan kembali sinyal siaran ke seluruh tempat yang dapat dijangkaunya, sehingga memungkinkan siaran Radio dan TV dapat diterima dimana saja dan ditangkap oleh stasiun bumi atau disebut juga
VSAT (Very Small Aperture Terminal)
yaitu terminal yang menerima sinyal komunikasi data satelit, suara dan sinyal video dari saelit kemudian diteruskan ke titik lainnya.
Layanan Satelit
Terima kasih
LNB (Low Noise Block)
Alat yang akan mengubah sinyal untuk frekuensi yang lebih baik kemudian disalurkan ke receiver dan siaran dapat dilihat dilayar TV.
Jenis Band pada LNB (Low Noise Block):

Band C
Paling umum dipakai oleh masyarakat Indonesia karena tidak terpengaruh oleh cuaca dengan frekuensi 2,5-4,2 GHz
Band Ku
Biasa digunakan oleh TV berlangganan (seperti Aora TV) karena tidak terganggu geleombang microwave, namun band Ku terganggu pada saat cuaca buruk seperti hujan.
Band S
Biasa digunakan oleh TV berlangganan (Indovision, Okevision, Top TV). Sama seperti band C, band S tidak terpengaruh cuaca namun cukup terganggu dengan gelombang microwave
Media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi atau data agar dapat melakukan pertukaran data. Dikarenakan jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.
Media Transmisi Wire
Disebut juga media transmisi guided, yang menghubungkan antara pengirim dan penerima melalui media fisik yang terbatas dan memiliki arah yang jelas yaitu menggunakan sistem kabel. Contohnya adalah STP (Shielded Twisted-Pair), UTP (Unshielded Twisted-Pair, Coaxial, dan Fiber Optic.
Media Transmisi Wireless
Disebut juga unguided, bekerja dengan prinsip mentransmisikan gelombang electromagnetic tanpa menggunakan konduktor fisik. Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, wireless mobile dan lain sebagainya. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver).
Single Mode
Single mode adalah sebuah sistem transmisi data yang didalamnya hanya terdapat satu buah indeks sinar tanpa terpantul yang merambat sepanjang media tersebut dibentang. Satu buah sinar yang tidak terpantul di dalam media optik tersebut membuat teknologi fiber optic yang satu ini hanya sedikit mengalami gangguan dalam perjalanannya. Itu pun lebih banyak gangguan yang berasal dari luar maupun gangguan fisik saja.

Inti (core) serat fiber berukuran sangat kecil, diameternya berkisar 8 sampai 10 micron (1 micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia) . Single mode dapat membawa data dengan bandwidth yang lebih besar serta dapat membawa data dengan lebih cepat dan 50 kali lebih jauh dibandingkan dengan multi mode.
Multi Mode
Multi mode fiber optik merupakan teknologi transmisi data melalui media serat fiber glass dengan menggunakan beberapa buah indeks cahaya di dalamya. Cahaya yang dibawanya tersebut akan mengalami pemantulan berkali-kali hingga sampai di tujuan akhirnya.
Sinyal cahaya dalam tipe Multi mode fiber dapat menghasilkan hingga 100 mode cahaya. Ukuran core kabel Multi mode secara umum adalah berkisar antara 50 sampai dengan 100 mikrometer.

Kecepatan
Jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second
Bandwidth
Fiber optic mampu membawa datadengan kapasitas besar
Distance
Sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”
Resistance
Daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
Maintenance
Kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.
Non-Penghanta
r
Tidak ada tenaga listrik dan percikan api.
Less Signal Degradation
Sinyal yang loss pada serat optik lebih kecil ( kurang dari 1 dB/km pada rentang panjang gelombang yang lebar) dibandingkan dengan kabel tembaga.

Dispersi, penyebaran pulsa yang terjadi ketika sinyal merambat melalui serat optik. dispersi akan membatasi lebar pita (bandwidht) dari serat dan mempengaruhi volume informasi yang dapat di akomodasinya

Sambungan akhir dari kabel fiber harus benar-benar akurat untuk menghindari transmisi yang tidak jelas.

Komponen FO mahal dan membutuhkan biaya ekstra dalam pengaplikasian yang lebih spesifik.

Konstruksi fiber optik lemah sehingga dalam pemakaiannya diperlukan lapisan penguat sebagai proteksi.

Karakteristik transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan

Tidak dapat dialiri arus listrik, sehingga tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater

Satelit
merupakan sebuah benda di angkasa yang berputas mengikuti rotasi bumi, yang diluncurkan dengan bantuan roket. Satelit dibedakan berdasarkan bentuk dan kegunaan yaitu:

Satelit Navigasi (Penerbangan dan Pelayaran)
Satelit Geodasi (Pemetaan bumi)
Satelit Komunikasi
Satelit Meteorologi
Satelit Penelitian (Meneliti Tata Surya)
Satelit Militer
Satelit Survey Sumber Daya Alam
Low Earth Orbit (LEO)
Satelit dengan ketinggian 320-800 km diatas permukaan bumi. Karena orbitnya yang sangat dekat dengan bumi, satelit ini memiliki kecepatan yang sangat tinggi agar tidak terlempar ke atmosfer, yaitu mencapai 27. 359 km/jam. Untuk mengitari bumi, satelit ini membutuhkan waktu 30 hingga 60 menit.
Middle Earth Orbit (MEO)
Satelit yang memiliki ketinggian diatas 10.000 km yaitu sekitar 9.656 - 19.312 km diatas permukaan bumi dengan aplikasi dan jenis yang sama seperti orbit LEO. Satelit ini membutuhkan waktu untuk satu putaran mengelilingi buim sekitar 2 hingga 4 jam.
Geostationery Earth Orbit (GEO)
Satelit yang ditempatkan dalam orbit yang posisinya tetap pada suatu titik di bumi. Karena posisinya tetap, waktu edarnya sama dengan waktu rotasi bumi serta mengikuti arah rotasi bumi. Posisi orbitnya sejajar dengan garis khatulistiwa dan berada di 35.786 km diatas permukaan bumi.

Satelit ini dipakai unutk komunikasi, karena dalam tracking antena dari bumi tidak perlu mengikuti gerak satelit. Orbit GEO disebut juga geosynchronous.
Fixed Satellite Service (FSS)
Layanan yang menyediakan link untuk jaringan telepon dan juga sinyal TV ke perusahan TV kabel. Contoh:
Direct To Home (DTH)
Infrastruktur link TV untuk mengirimkan ratusan program langsung ke rumah melaui satelit.

Satellite News Gathering (SNG)
Digunakan untuk proses siaran langsung TV pada beberapa TV di Indonesia yang biasanya unutk siaran diluar studio.

Digital Audio Broadcasting (DAB)
Sistem yang digunakan untuk mentransmisikan siaran TV digital hingga ke end-user
Broadcasting Satellite Service (BSS)
disebut juga dengan Digital Broadcast Satellite (DBS), yaitu suatu layanan yang menggunkan satelit untuk memancarkan berbagai macam channel program TV. Contohnya:

TV berlangganan, seperti Indovision, Okevision, dan lainnya.
Mobile Satellite Service

Melayani komunikasi bergerak baik di daratan, laut, maupun udara, seperti telepon.
Navigational Satellite Service

melayani global positioning system (GPS).

Meteorological Satellite Service

Melayani riset dan layanan data transfer dari satelit cuaca.
Prosesnya, seluruh siaran akan masuk ke Master Control Room (MCR) kemudian di uplink ke satelit dan diterima oleh transponder yag mengirimkan sinyal yang diketahui juga sebagai band yang menentukan frekuensi yang digunakan. Sinyal ini dikirim ke permukaan dan ditangkap oleh LNB. Frekuensi yang ada di trasponder satelit disusun dalam bentuk kanal. Satu satelit bisa memiliki banyak transponder, tergantung pengunaannya. Contoh, satelit Palapa D memiliki 40 transponder, jumlah yang banyak dimaksudkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat.
Full transcript