Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Peran Indonesia Dalam Hubungan Internasional

No description
by

Ayunda Rachmawati

on 30 November 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Peran Indonesia Dalam Hubungan Internasional

Peran Indonesia Dalam Hubungan Internasional
Oleh Kelompok 5 Kelas XII MIPA 3
SMA Negeri 1 Bangil

A. Pola Hubungan Internasional yang Dibangun Indonesia
Hubungan yang bersifat global meliputi semua hubungan yang terjadi dengan melampaui batas- batas ketatanegaraan.
Pentingnya Hubungan Internasional Bagi Indonesia
Faktor Internal : Kelangsungan Hidup
Faktor Eksternal : Hukum Alam
Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menjalani Hubungan Internasional
Indonesia merupakan anggota PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)
Indonesia memprakarsai penyelenggaraan KAA (Konferensi Asia-Afrika)
Indonesia salah satu pendiri GNB (Gerakan Non Blok)
B. Perjanjian Internasional yang Dilakukan Indonesia
Apasih maknanya ?
Peran Indonesia Dalam Hubungan Internasional
A.
Pola Hubungan Internasional yang Dibangun Indonesia
B.
Perjanjian Internasiolnal yang Dilakukan Indonesia
C.
Kedudukan Perwakilan Diplomatik Indonesia
PERAN INDONESIA DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL
Anggota:
Ayunda Rachmawati
Dewi Sulistiyowati
Kemas Hasby Fauzan
Rismaulidya Ambar M.
Salsabila Dewinta A. P.
Asas Perjanjian Internasional
Pacta Sunt Servada (Pihak-pihak yang mengadakan)
Egality Rights (Pihak-pihak memiliki kedudukan yang sama)
Reciprositas (Balasan setimpal)
Bonafides (Itikad baik dari Kedua Belah Pihak)
Courtesy (Saling menghormati)
Rebus sig Stantibus (Perubahan yang mendasar)
Klasifikasi Perjanjian Internasional yang Dilakukan Indonesia
Menurut Subyeknya :
Negara
Subjek hukum
Sesama subjek hukum
Menurut Fungsinya :
Law making treaties
Treaty contract
MENURUT PROSESNYA :
Penting (3 tahap)
Sederhana (2 tahap)
MENURUT ISINYA :
Politik
Ekonomi
Hukum
Batas wilayah
Kesehatan

C. Kedudukan Perwakilan Diplomatik Indonesia
Perwakilan diplomatik adalah petugas negara yang dikirim ke negara lain untuk menyelenggarakan hubungan resmi antarnegara.
Tugas Perwakilan Diplomatik Republik Indonesia
Representasi, yaitu mengadakan penyelidikan dengan pemerintah negara penerima, serta mewakili kebijaksanaan politik pemerintah negaranya.
Negosiasi, yaitu mengadakan perundingan atau pembicaraan baik dengan negara tempat ia diakreditasikan maupun dengan negara lainnya.
Observasi, yaitu menelaah dengan teliti setiap kejadian atau peristiwa di negara penerima.
Proteksi, yaitu melindungi pribadi, harta benda, dan kepentingankepentingan warga negaranya yang berada di luar negeri.
Persahabatan, yaitu meningkatkan hubungan persahabatan antara negara pengirim dengan negara penerima.


Fungsi Perwakilan Diplomatik
Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.
Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diizinkan oleh hukum internasional.
Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim.
Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara.
Perangkat Perwakilan Diplomatik Republik Indonesia
a. Duta Besar (Ambassador)
Duta besar adalah tingkat tertinggi dalam perwakilan diplomatik yang mempunyai kekuasaan penuh dan luar biasa.
Mengatur pelaksanaan tugas-tugas pokok perwakilan,
Melaksanakan petunjuk, perintah, dan kebijaksanaan yang ditetapkan pemerintah,
Memberikan laporan, pertimbangan, saran, dan pendapat baik diminta atau tidak diminta mengenai segala hal yang berhubungan dengan tugas-tugas pokok kepada menteri luar negeri,
Melakukan pembinaan semua staf agar tercapai kesempurnaan tugas masing-masing.
b. Kuasa Usaha (charge d’ affair)
Kuasa usaha adalah perwakilan tingkat rendah yang ditunjuk oleh menteri luar negeri dari pegawai negeri lainnya.
Kepala usaha dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
Kepala usaha tetap yang menjabat sebagai kepala dari suatu perwakilan.
Kepala usaha sementara yang melaksanakan pekerjaaan dari kepala perwakilan ketika pejabat belum atau tidak ada di tempat.
C. Atase
Atase adalah pejabat pembantu dari Duta Besar. Atase terdiri atas dua bagian, yaitu :
Atase pertahanan

Atase Teknis
Atase Pertahanan
Atase dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan departemen luar negeri di suatu kedutaan besar. Atasde militer bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh.
Atase Teknis
Atase dijabat oleh sorang pegawai negeri yang tidak berasal dari departemen luar negeri dan ditempatkan di salah satu kedutaan besar. Atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas-tugas teknis sesuai dengan tugas dari departemennya sendiri.
Full transcript