Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Seni Rupa Modern Indonesia

No description
by

shella putri rahayu

on 1 February 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Seni Rupa Modern Indonesia

Perkembangan SR Modern Indonesia
Seni rupa modern berkembang di Eropa sejak awal abad ke-19 pengaruhnya masuk ke Indonesia pada awal abad ke-20.
Masa Perintisan
Perkembangan seni rupa modern Indonesia tidak lepas dari periode ini yang ditandai dengan kemunculan pelukis Raden Saleh. Belajar melukis di Eropa, dan menanamkan pondasi seni rupa modern di tanah air.
Masa Cita Nasional
Seniman S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita medirikan PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Perkumpulan seniman pertama di Jakarta ini, berupaya mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring yang mampu menghimpun lukisan-lukisan bercorak modern. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai yang mencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya.
Masa Pendudukan Jepang
Hal-hal yang mewarnai perkembangan seni rupa di Indonesia pada masa pendudukan Jepang antara lain:
Cita PERSAGI masih melekat pada para pelukis, serta menyadari pentingnya seni lukis untuk kepentingan revolusi.
Pemerintah Jepang mendirikan KEIMIN BUNKA SHIDOSO,Lembaga Kesenian Indonesia –Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda Jepang.
Tahun 1943 berdiri PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) oleh Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hajar Dewantara dan KH Mansur. Tujuannya memperhatikan dan memperkuat perkembangan seni dan budaya. Khusus dalam seni lukis dikelola oleh S. Sudjojono dan Afandi, selanjutnya bergabung pelukis Hendara, Sudarso, Barli, Wahdi dan sebagainya.
Masa Setelah Kemerdekaan
Setelah Jepang keluar dari bumi Indonesia, dunia seni lukis mendapatkan angin segar. Masa kemerdekaan benar-benar mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai kelompok atau perkumpulan seniman,yaitu antara lain :
Kesimpulan
Perkembangan seni rupa modern di wilayah Nusantara tidak terlepas dari pengaruh perkembangan seni rupa Eropa. Perkembangan ilmu dan teknologi sangat berdampak pada perkembangan seni rupa, yaitu munculnya gagasan-gagasan yang baru yang berbeda dan berciri khusus. Perkembangan ilmu pengetahuan berbeda dengan perkembangan seni rupa

Masa Indonesia Jelita
Melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia. Keadaan ini ditandai pula dengan datangnya para pelukis luar/barat dan sebagian ada yang menetap dan melukis keindahan alam Indonesia.
Masa Pendidikan Formal
Masa ini ditandai dengan berdirinya pendidikan pendidikan formal seperti:
ASRI( Akademi Seni Rupa Indonesia )
Pada tahun 1950 di Bandung berdiri Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar.
Pada tahun 1959 Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar berubah menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi Bandung.
Guru gambar pada tingkat sekolah-sekolah menengah menuntut terbentuknya jurusan seni rupa pada perguruan tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (sekarang Universitas Negeri) yang tersebar di Indonesia.
selanjutnya pendidikan keseniaa mulai masuk ke dalam kurikulum Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.
Seni Rupa Modern Indonesia
Para ahli menetapkan sejak kepulangan R.Saleh dimulailah perkembangan seni rupa modern di Indonesia.
Perintis
yang mengalami periodisasi sbb:
1. Periode Perintisan (1817-1880)
2. Periode Indonesia Jelita ( Indie Mooi )
3. Periode Cita Nasional
4. Periode Pendudukan Jepang
5. Periode Setelah Kemerdekaan
6. Periode Pendidikan Formal
7. Periode Seni Rupa Baru Indonesia
Ciri-ciri karya lukisan Raden Saleh :
•Bergaya natural dan romantisme
•Kuat dalam melukis potret dan binatang
•Pengaruh romantisme Eropa terutama dari Delacroix.
•Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang.
Karya Sang Maestro
Ciri-ciri lukisan :
•Pengambilan obyek alam yang indah
•Tidak mencerminkan nilai-nilai jiwa merdeka
•Kemahiran teknik melukis tidak dibarengi dengan penonjolan nilai spiritual
•Menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia.
Pelukis
•Abdullah Suriosubroto (1878-1941)
•Mas Pirngadi (1875-1936)
•Wakidi
•Basuki Abdullah
•Henk Ngantung, Lee Man Fong (dll)
•Rudolf Bonnet (Bld), Walter Spies (Bel), Romuldo Locatelli (Itali), Lee Mayeur (Jerman) dan W.G. Hofker (Bld), Strasser (Swiss) dll.

Hasil karyanya mencerminkan :
• Mementingkan nilai-nilai psikologis
• Tema perjuangan rakyat
• Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata
• Memiliki kepribadian Indonesia
• Didasari oleh semangat dan keberanian
S. Sudjojono
Agus Djajasumita
Otto Djaya
Pelukis
Hasil karyanya mencerminkan :
•Melanjutkan cerminan dari masa cita Nasional.
Tokoh utama pada masa ini antara lain:
•S. Sudjojono
•Basuki Abdullah, Emiria Surnasa
•Agus Djajasumita, Barli
•Affandi, Hendra dan lain-lain
Pelukis
SIM
Pelukis Rakyat
ASRI
Perbangkara
Masa Seni Rupa
Baru
Perkembangan seni rupa Indonesia disemarakkan oleh munculnya seniman-seniman muda yang berlatar belakang berbeda, yaitu seniman yang mendapatkan pendidikan formal dan otodidak sama-sama mencetuskan aliran yang tidak dapat dikelompokkan pada aliran/corak yang sudah ada dan merupakan corak baru dalam kancah seni rupa Indonesia.
Kesenian yang diciptakan berlandaskan pada konsep :
•Tidak membeda-bedakan disiplin seni
•Mengutamakan ekspresi
•Menghilangkan sikap mengkhususkan cipta seni tertentu
•Mengedepankan kreatifitas dan serta ide baru
•Besifat eksprimental
Pelopor Masa Indonesia Baru :
•Jim Supangkat,
•Nyoman Nuarta,
•S. Primka,
•Dede Eri Supria,
•Redha Sorana dan sebagainya
Oleh :
Kelompok 4
Perkembangannya diawali oleh pelukis Raden Saleh. Berkat pengalamannya belajar menggambar dan melukis di luar negeri seperti di Belanda, Jerman, Perancis, beliau dapat merintis kemunculan seni rupa Modern di Indonesia.
Full transcript