Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Analisis Role Model TOP ITTIPAT

No description
by

Devi Risna

on 7 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Analisis Role Model TOP ITTIPAT

Analisis Role Model TOP ITTIPAT
Pengusaha Tao Kae Noi

Latar Belakang
Kesuksesan hanya akan berpihak pada mereka yang mempunyai tekad kuat untuk pantang menyerah dalam menghadapi kegagalan serta mempunyai kemauan untuk terus berusaha menghadapi kerasnya cobaaan hidup, begitu pula yang dialami oleh Top Ittipat.
Top Ittipat adalah seorang Milyuner Muda asal Thailand yang berumur 29 tahun yang mempunyai semangat pantang menyerah dalam menghadapi kegagalan hingga akhirnya sukses dalam mengembangkan usahanya yaitu Tao Kae Noi atau Cemilan Rumput Laut Goreng.
Perjalanan Karier
1. Top adalah seorang gamer pada umur 16 tahun
2. Menjual dvd player, namun usahanya gagal karena ditipu oleh penjual dvd tersebut
3. Kemudian Top berusaha bisnis kacang atau penjaja kacang
4. Beralih ke bisnis rumput laut dan bisnis ini mengantarkannya pada kesuksesan
Mengapa memilih Top?
Saya memilih Top Ittipat sebagai role model karena dia adalah sosok pemuda dan businessman yang menginspirasi banyak kalangan terutama kalangan muda. Sewaktu usianya masih 19 tahun, dia bekerja keras untuk memulai usahanya yaitu rumput laut “Tao Kae Noi”. Meskipun banyak orang meng-underestimate kemampuannya berwirausaha, namun dia tak patah semangat dan berusaha untuk bangkit dari keterpurukan.
Oleh: Devi Zarma Risna (110400311)
10 D yang dimiliki TOP:
1. Dream:
Top mempunyai mimpi besar yang dibuktikan dengan kesungguhannya menekuni usahanya. Pertama dia mencoba untuk membuka usaha dvd, namun gagal karena dia ditipu. Selanjutnya dia membuka usaha kacang goreng. Usaha kacang gorengnya sempat berhasil, namun bisnisnya tak berjalan lama. Sampai akhirnya dia menjadi pengusaha rumpu laut dan berhasil sampai sekarang. Hal ini merupakan mimpi besar buah hasil ketekunan menjalankan bisnisnya.
2. Decisiveness
Top berusaha mencari bisnis apa yang cocok dengannya. Ketika dia mulai mendapatkan cara pengolahan rumput laut, saat itu juga Top serius menjalaninya.
3. Doer:
Top tidak banyak pertimbangan dan perhitungan dalam menjalankan bisnisnya, dia hanya menjalankan sesuai kemampuannya tanpa berpikir panjang. Alhasil, dia dapat mencapai titik kesuksesannya sekarang.
4. Determination:
Top pantang menyerah dalam menjalankan setiap bisnisnya. Terbukti beberapa kali usaha kacang gorengnya tidak berhasil, namun dia tak patah arang. Begitu pula saat dia menjalankan bisnis rumput lautnya, beberapa kali dia gagal dalam mengolah rumput laut tersebut, tetapi dengan tekad bulatnya akhirnya resep utama rumput laut itu dapat didapatkannya
4. Determination:
Top pantang menyerah dalam menjalankan setiap bisnisnya. Terbukti beberapa kali usaha kacang gorengnya tidak berhasil, namun dia tak patah arang. Begitu pula saat dia menjalankan bisnis rumput lautnya, beberapa kali dia gagal dalam mengolah rumput laut tersebut, tetapi dengan tekad bulatnya akhirnya resep utama rumput laut itu dapat didapatkannya.
5. Dedication:
Banyak hal yang Top korbankan saat menjkalankan bisnisnya. Yang pertama, dia mengorbankan waktu di masa muda nya untuk bermain, mengorbankan waktu bersama keluarga dan pacarnya, sampai pacarnya tak tahan lagi dengan sikapnya yang terlalu fokus mengurusi bisnisnya. Hal ini dia lakukan karena dedikasi dan kecintaannya terhdap dunia bisnis.
6. Devotion:
Top mencintai apa yang dikerjakannya. Semuanya dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Top bermimpi menjadi pengusaha sukses dan ingin membuktikannya pada keluarga dan orang lain.
7. Details:
Top terjun langsung dalam usaha rumput lautnya tersebut, mulai dari bahan baku, pengolahan sampai dengan desain packing untuk produk rumput lautnya.
8. Destiny:
Untuk menjadi pengusaha yang sukses, Top terjun langsung untuk mencari resep rumput lautnya, mengolah sampai dengan memperkenalkan produk rumput lautnya kepada bagian marketing seven eleven, hingga produk tersebut diterima dan bisa disebarluaskan sampai ke beberapa Negara.
9. Dollars: -
10. Distribute:
Kini di usia Top ke 29, dia adalah produsen cemilan rumput laut terlaris di Thailand, berpenghasilan 1,5 Milyar Baht (sekitar 450 milyar rupiah) per tahun & mempekerjakan sebanyak 2.000 staf. Rumput laut produksinya sudah disebarkan ke 3.000 cabang 7-Eleven di Thailand dan ke 27 negara di dunia termasuk di Indonesia.
3. Jelaskan dengan konsep mau dan mampu!
Konsep Mau:
-Cultural : Thailand memiliki budaya sendiri untuk berbisnis.

-Subcultural : Pemerintah Thailand, melalui Thailand Convention and Exhibition Bureau (TCEB) akan mengadakan Eco Light Tech Asia 2013 tersebut sebagai bentuk membuka akses perdagangan luar negeri.

-Family : Dalam keluarga Top Ittipat, hampir seluruh anggota keluarganya merupakan karyawan.

-Teachers : Setelah gagal mendaftar di universitas negeri, Top kuliah di universitas swasta.

-Peers : Top adalah anak yang senang bermain, terutama bermain game online. Teman-teman yang dimilikinya pun banyak, baik yang didalam negeri maupun luar negeri. Namun keberadaan teman-teman ini tidak menjadi alasan Top untuk berbisnis. Namun hobi inilah yang pertama kali memperkenalkan Top ke dunia bisnis.
Konsep Mampu:
-Pemerintah : Pemerintah bekerja sama dengan bank untuk membantu orang-orang untuk mengembangkan usahanya dengan memberikan kredit usaha.

-Background : Skill berbisnis Top didapatkan secara otodidak dengan terjun langsung dalam menekuni usahanya.

-Marketing : Top belajar mengenai strategi pemasaran yang akhirnya menjadi ide Top untuk memasarkan produknya ke retail yang telah memiliki ribuan cabang didunia, yaitu Seven-Eleven.

-Finance resource : Top memiliki dana awal dari hasil menjual item senjata-senjata miliknya di game online. Dengan bisnisnya ini, Top bahkan meraih penghasilan mencapai 1 juta Baht dan dapat membeli sebuah mobil seharga 600 Baht (sekitar 200 juta rupiah).

-Role model : Tidak dijelaskan dalam film maupun artikel tentang role model Top Ittipat.



4. Jelaskan kompetensi yang dimiliki oleh Top!




A. Intrapersonal competence
1. Self control : Pada awalnya Top Ittipat tidak mampu membagi waktunya. Hal ini dikarenakan Top sangat candu terhadap game online. Setelah Top tertarik menekuni usahanya sebagai penjaja kacang, sedikit demi sedikit Top terbiasa untuk mengatur waktunya dan pekerjaannya sendiri dengan baik.
2. Ability to accept hard work : Setelah Top memutuskan untuk berbisnis, Top benar-benar melakukannya dengan serius. Dia tidak lagi membuang-buang waktunya, namun berubah menjadi pekerja keras. Top melakukan bisnisnya sendiri. Mulai dari pencarian resep hingga memasukkan sampel rumput laut ke seven-eleven.
3. Willingness to learn : Untuk mendapatkan resep rumput laut yang enak, Top berusaha keras dalam mempelajari resepnya. Berkali-kali gagal untuk mendapatkan resep rumput laut yang enak, namun dia tak menyerah. Sampai akhirnya, dia berhasil mendapatkan resep rumput laut yang sesuai dengan harapannya.









B. Interpersonal competence
1. Setting one self up as role model
Setelah sukses dan mengembangkan perusahaan rumput lautnya, dia memiliki karyawan sebanyak 2000 orang. Bukan hal yang mudah mengatur banyak orang dan membuat mereka respect kepada kita. Namun, Top dapat melakukan itu semua dengan baik. Top disegani oleh karyawannya.
2. Managing Impression
Ketika Top menawarkan produknya pertama kali ke manajemen Seven-Eleven, Top mengalami kendala negosiasi. Top sempat mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari manajemen. Namun, setelah “memperbaiki” produk dan sikap nya, Top dapat negosiasi dengan pihak manajemen dan produknya diterima untuk dipasarkan melalu Seven-Eleven.
3. Trustworthiness
Untuk menjaga kepercayaan pihak Seven-Eleven, pada awal produksinya, Top sendiri yang membawa produknya ke distribusi Seven-Eleven.

C. Technical Competence
Pada awalnya, Top adalah mahasiswa jurusan bisnis di universitas swasta. Namun dia sempat keluar dan tidak melanjutkan pendidikannya. Top tidak memiliki skill terhadap merancang bangunan pabriknya. Dia bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki keahlian untuk mengatur peralatan produksi, desain produk dan hal teknis lainnya. Tentunya dibantu pula oleh pamannya yang selalu menyupportnya.
D. Entrepreneur Competence
Kompetensi yang dimiliki Top Ittipat:
1. Menciptakan, menemukan dan menerapkan ide baru yang berbeda.
2. Menghasilkan nlai tambah baru. Rumput laut awalnya merupakan bahan baku dari makanan, berkat ide cemerlang Top, rumput laut diolah menjadi snack.
3. Mampu menganalisis dan mengembangkan pasar.
4. Mengelola ribuan karyawan atau sumber daya manusia, mengembangkan pabrik dan memasarkan ke beberapa Negara.


5. Filosofi pribadi
Kutipan kata-kata dari Top ialah "Apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, kalau menyerah habislah sudah."
6. Bisnis gagal dan cara mengatasinya
Beberapa kali Top mengalami kegagalan dalam usahanya. Awalnya dia berpikir untuk menyerah dan menghentikan usahanya. Namun, dia akhirnya sadar bahwa segala sesuatu yang dia capai sampai titik saat itu tidaklah sia-sia. Sedikit demi sedikit dia mempelajari penyebab kegagalan usahanya dan mencari ide lebih baik lagi untuk mengembangkan bisnisnya.
7. Pelajaran yang dapat dipetik
Banyak pelajaran yang dapat kita petik dari pengalaman hidup Top, antara lain kegigihannya dalam menjalankan usahanya. Ujian dan cobaan silih berganti hadir menguji mentalnya dalam menjalankan usaha, akan tetapi dengan kegigihan Top mampu menghadapi segala rintangan yang dia hadapi. Selain itu, pelajaran yang dapat kita petik dari pengalaman hidup Top yaitu dalam melakukan sesuatu, tentu akan banyak rintangan dan kegagalan. Tetapi jika kita berhasil untuk melewati itu semua, seluruh keringat dan airmata akan terbayar dengan kesuksesan, bahkan sangat mungkin hasilnya lebih dari yang pernah kita bayangkan.


Kesimpulan : Jalan hidup seseorang bisa begitu berliku adanya namun selalu saja tetap ada ujungnya. Kesuksesan adalah impian semua orang. Berlikunya jalan akan sampai pada kesuksesan asalkan dijalani dengan kesungguhan hati dan kerja keras. Top ittipat membayar kesuksesannya dengan berkorban jiwa, raga, waktu, kesenangan jadi gamer, termasuk berkorban cinta terhadap kekasihnya.
Kutipan kata-kata dari Top ialah "Apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, kalau menyerah habislah sudah."

Saran :
a. Entrepreneur : meneladani kerja keras dan perjuangan Top, jangan mudah menyerah dalam menjalankan sebuah bisnis, meskipun orang meragukan atau mencela kita, berusaha untuk fokus terhadao sesuatu hal.
b. Instansi pendidikan : memberikan peluang wirausaha kepada mahasiswa baik yang bersifat modal ataupun teknis, bukan hanya memberikan teori.
c. Pemerintah : memperbanyak UMKM dan memperbanyak peluang dan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk menciptakan lapangan kerja sendiri dan memudahkan proses dan segala prosedur untuk pembangunan sebuah bisnis


Sumber referensi:

Film 'The Billionare'

http://www.apakabardunia.com/2012/09/top-ittipat-kisah-sukses-seorang.html

http://registaarrizky.com/inspirasi/inspirasi-dari-film-tao-kae-noi/

http://kolom-biografi.blogspot.com/2013/01/biografi-top-ittipat-milyuner-muda-asal.html

http://imantri.wordpress.com/2008/07/28/trik-bisnis-di-thailand/

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2013/10/04/54530/thailand_buka_akses_perdagangan/#.UlGOUtJ9FZs
Full transcript