Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of BANDARA

No description
by

bagja sp

on 7 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of BANDARA

Paparan Pemanduserasian Konsep Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis
BANDAR UDARA BANTEN SELATAN
di Kabupaten Pandeglang Oleh :
Drs. H. MAHMUD ALI, MM
(Sekretaris Bappeda Kab. Pandeglang) (cc) image by nuonsolarteam on Flickr MUATAN PENETAPAN LOKASI BANDAR UDARA BARU
KAB.PANDEGLANG PROV.BANTEN
( Keputusan Menteri Perhubungan
KP.433 TAHUN 2010) antara lain : Pembangunan Bandar Udara Baru di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dilaksanakan setelah diterbitkannya Izin Mendirikan Bangunan Bandar Udara.


  Daerah Panimbang, Sobang dan Patia di lihat dari Peta ketinggian dan Garis kontur Peta garis kontur dengan citra
satelit quick bird
Daerah Panimbang dan sobang Peta Ketinggian Kab.Pandeglang
dalam Tata Ruang Wilayah Peta rencana bandara di peta RTRW
Kab. Pandeglang Lokasi Rencana Bandara
Desa Mekarsari Kec Panimbang 600 Ha Issue & Masalah Air Baku di kawasan Patia, Pagelaran dan Panimbang 1. Lahan kritis (penyebab, luas dan distribusi);
2. Kondisi habitat (daerah perlindungan keanekaragaman hayati);
3. Sedimentasi (sumber, laju, dampak);
4. Debit dan kualitas air (sumber polutan, kelas, waktu);
5. Masalah penggunaan air tanah dan air permukaan;
6. Daerah rawan bencana (banjir, longsor, dan kekeringan);
7. Masalah sosial-ekonomi dan kelembagaan;
8. Masalah tata ruang dan penggunaan lahan;
9. Permasalahan antara hulu dan hilir, dan
10. Konflik pemanfaatan sumberdaya Masalah Penggunaan Air
Air baku dari DAS Ciliman - Cibungur yang berfluktuasi akan mengurangi kemampuannya untuk mengailiri sawah secara merata dan berkesinambungan. Sejalan dengan pertumbuhkan penduduk di Patia, Pagelaran , Panimbang dan sekitarnya. AIR MINUM PERTANIAN IRIGASI Secara umum masyarakat menghadapi masalah sulitnya mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, ketersediaan air bersih, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, kian menjadi persoalan prioritas di wilayah Sungai Ciliman. Hal ini disebabkan oleh kondisi alam dan karena intervensi manusia untuk kepentingan jangka pendek, yang mengancam keberlangsungan daya dukung sungai Daerah Panimbang, Sobang, Patia Dalam Peta Sumber daya air termasuk di kawasan Daerah Aliran Sungai Ciliman – Cibungur, dan termasuk daerah air yang mengandung air garam, ini berarti air baku di kawasan tersebut sangat kurang Peta Sumber Daya Air Kab.Pandeglang Kronologi Rencana Bandar Udara Banten Selatan PERDA Provinsi Banten Nomor 36 Tahun2002 tentang RTRW Provinsi Banten Surat Gubernur Banten Nomor : 556.31/453-D.Phb/2004 kepada Menteri Perhubungan Studi Pra Kelayakan (APBN, 2005) Studi Rencana Induk Bandara (APBD, 2008 Studi DED Fasilitas (APBD, 2009-2010) Kesepakatan Bersama
PD BGD & PT BI Studi Penetapan Lokasi (PT BI, 2010) Penetapan Lokasi oleh Menteri Perhubungan Latar Belakang Pembangunan Pembangunan Bandara Banten Selatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di wilayah Banten Selatan (Surat Gubernur tanggal 18 Maret 2004 No : 556.31/453-D.Phb/2004 ditujukan kepada Menteri Perhubungan) Sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Banten (PERDA No. 36 Tahun 2002) dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang (PERDA No. 5 Tahun 2004), pembangunan Bandara Banten Selatan sebagai bandara mendukung pariwisata Dilaksanakan secara terpadu dengan rencana pengembangan Kawasan Wisata Tanjung Lesung ‘Waterfront City, Venice 2020’ yang didukung dengan rencana Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang dan pembangunan Jalur KA lintas Cigading-Anyer-Labuan-Panimbang sebagai akses Bandar Udara Soekarno Hatta (surat Gubernur Banten No : 556/2327-Disbudpar/09 tanggal 27 Agustus 2009) Lokasi Bandar Udara Banten Selatan Terletak di Desa Mekarsari Kec. Panimbang dan Kec. Sobang, Kabupaten Pandeglang Lahan cukup luas untuk pengembangan bandara kurun waktu 20 tahun kedepan, seluas 600 ha Lahan datar dan ketinggian 4-6 M MSL tidak rawan banjir Tanah sawah tadah hujan dan sedikit permukiman sehingga relatif tidak menimbulkan dampak sosial Bukan lahan irigasi teknis maupun kawasan lindung, sehingga tidak berdampak penting bagi lingkungan Relatif dekat pantai dan Jalan Nasional Labuhan-Panimbang (+ 3 km), sehingga memiliki kemudahan akses transportasi Tidak terdapat bangunan tinggi dan relatif jauh dengan bandara terdekat, sehingga bebas obyect obstacle Tujuan Pembangunan Bandara Banten Selatan Untuk mempermudah transportasi udara yang ada di Banten Selatan sekaligus mendongkrak sektor pariwisata di Banten Selatan khususnya sejak Pemerintah Pusat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 26 Tahun 2012 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung. Keterkaitan Pembangunan Makro Ekonomi dengan Pembangunan Bandara Banten Selatan 1. Membuka Pasar Baru untuk ekspor hasil produk perikanan dari kawasan minapolitan 2. Membuka akses jalan untuk transportasi pariwisata lainnya di Kabupaten Pandeglang (ekowisata, budaya dan buatan Penetapan Lokasi Bandar Udara Banten Selatan Serang, 19 Juli 2012 TERIMA KASIH www.bappeda.pandeglangkab.go.id 3. Fungsi Mitigasi bencana dan Hankam
Full transcript