Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pendidikan, Kesehatan untuk Pembangunan

No description
by

Wanda Pribadi

on 7 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pendidikan, Kesehatan untuk Pembangunan

* Pembangunan
Ekonomi *
Pendidikan & Kesehatan
Hubungan
antara Kesehatan,
Pendidikan, dan
Pembangunan Ekonomi
elemen-elemen
penduduk yang berkualitas
Kesehatan
Pendidikan
Oleh:
Bimo Aji Dimas Danindro 12.7067
Septy Nur Amelina 12.7376
Wanda Pribadi 12.7420
Kesehatan
untuk Pembangunan Ekonomi
Pendidikan
2i
* definisi?
* mengapa penting
bagi pembangunan?
* indikator kesehatan
apa saja?
* definisi?
* mengapa penting
bagi pembangunan?
* indikator pendidikan
apa saja?
* definisi?
* 3 syarat utama:
1. stabilitas politik
2. economic unity
3. penduduk yang berkualitas
"limitasi"
* definisi
"Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis."
* mengapa penting?
1. Kesehatan merupakan hal sentral dalam mengentaskan kemiskinan karena masyarakat sering kali kurang mendapatkan informasi mengenai kesehatan akibat kemiskinan.
2. Kesehatan merupakan inti dari kesejahteraan, dan merupakan prasyarat bagi peningkatan produktivitas
3. Pasar akan berinvestasi terlalu sedikit pada infrastruktur kesehatan dan penelitian serta pengembangan dan transfer teknologi ke negara-negara berkembang.
* indikator kesehatan
1. Angka Harapan Hidup
2. Mortality Rate
Pembangunan Ekonomi
* definisi
"Pendidikan merupakan sarana yang berperan penting dalam proses pengembangan manusia secara utuh yang mencakup daya pikir, daya qolbu,daya fisik,penguasaan IPTEK dan seni. "
* mengapa penting?
1. Di dalam UU Nomor 2 tahun 1989 sebagai Tujuan Pendidikan Nasional, yaitu "Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya,
2. Pendidikan memainkan peran kunci dalam membentuk kemampuan sebuah negara untuk menyerap teknologi modern dan untuk mengembangkan kapasitas agar tercipta pertumbuhan serta pembangunan yang berkelanjutan.
* indikator pendidikan
Angka Buta Huruf
* definisi
"Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara."
Lalu,
bagaimana dengan dan
Jepang
Indonesia
negara maju
negara berkembang
mengapa Jepang?
mengapa Indonesia?
Jepang
Indonesia
Pendidikan
Kesehatan
Faktor yang mempengaruhi Tingkat Buta Huruf
di Jepang
1. Teknologi yang sangat modern
2. Sistem pendidikan yang baik

Faktor yang mempengaruhi Mortality Rate
(Angka Kematian) dan Angka Harapan Hidup di Jepang :
1. Peraturan pendidikan di Jepang yang dibagi menjadi 2 periode:
*Sebelum Perang Dunia ke II >>
Salinan Naskah Kekaisaran tentang Pendidikan (Imperial Rescript on Education)
- fokus terhadap: Materi pelajarannya dipadukan dalam bentuk kesetiaan dan kepatuhan dari generasi ke generasi, sehingga pendidikan tersebut dapat mengembangkan daya intelektual dan kekuatan moralnya yang sempurna, selalu menghormati konstitusi, dan menjalankan hukum.
*Setelah Perang Dunia ke II >>
a. Mulai 3 November 1946 >>
Peraturan Pendidikan Nasional (School Education Law)
b. Pada Maret 1947 >>
Hukum Dasar Pendidikan (Fundamental Law of Education)
*** Sehingga tujuan pendidikan Jepang menurut Fundamental Law of Education adalah untuk meningkatkan perkembangan kepribadian secara utuh, menghargai nilai-nilai individu, dan menanamkan jiwa yang bebas.
2. Sistem pendidikan
* Dibangun atas empat tingkat, yaitu:
pusat, perfektual (antara Provinsi dan Kabupaten), municipal (antara Kabupaten dan Kecamatan), dan sekolah
3. Sistem administrasi
*tMenerapkan kombinasi antara
sentralisasi, desentralisasi, Manajemen Berbasis Sekolah (School Based Management), dan partisipasi masyarakat, serta terdapat asosiasi-asosiasi antar anggota sekolah)
*** Hal ini merupakan faktor utama pencapaian mutu pendidikan di Jepang yang relatif tinggi
Grafik Mortality Rate Jepang dan Indonesia Tahun 2005-2012
1. Pemerintah yang cekatan dalam menangani wabah penyakit, pola hidup yang sehat yang digalakkan
2. Sistem kesehatan yang baik
Grafik Angka Harapan Hidup Jepang dan Indonesia
Tahun 1960-2011
1. Pelayanan Kesehatan di Jepang >>
Sistem Asuransi di Jepang untuk warga negara dan warga negara asing
Klasifikasi asuransi sebagai berikut:
a. Asuransi Kesehatan Nasional / National Health Insurance (NHI) atau国Kokumin kenko—Hoken
** NHI merupakan asuransi buat orang-orang yg tidak memenuhi persyaratan untuk asuransi EHI atau dengan kata lain, orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, petani, wirausaha dan pelajar
- Pengecualian asuransi NHI antara lain, tidak mencakup pengobatan yang sifatnya estetika seperti pemasangan kawat gigi dan pembuatan gigi palsu dengan warna menyerupai gigi asli.
b. Asuransi Kesehatan Karyawan / Employees' Health Insurance (EHI) ( Kenko Hoken).
** EHI merupakan asuransi buat pegawai atau karyawan pada suatu perusahaan. 61 % merupakan anggota dari EHI
c. Asuransi yang dikelola oleh pihak swasta
Pendidikan
di Indonesia tidak lebih baik daripada Jepang
Kesehatan
di Indonesia
mengapa
?
1. Budaya dan Sosial
* Masih banyak yang menanggap bahwa pendidikan itu tidak lebih penting daripada mencari uang (terutama di daerah pelosok)
* Masih banyak daerah yang sulit mengakses sarana dan prasarana pendidikan
* Tidak adanya interaksi yang baik dengan masyarakat
2. Kurikulum yang kurang baik
* Sistem pembelajaran di Indonesia dianggap terlalu 'berat' dan tidak terlalu mementingkan praktekum dalam kehidupan kesehariannya
* Sistem pembelajaran yang menitikberatkan murid sebagai 'objek' dan guru sebagai pemegang otoritas tertinggi (sentralisasi)
* Kurangnya kesempatan yang sama rata bagi seluruh anak di Indonesia untuk merasakan pendidikan yang memiliki kualitas yang baik
3. Pembiayaan yang besar oleh pemerintah tidak didukung oleh perbaikan kualitas dari tenaga pengajar (terutama daerah pelosok)
* APBN sebesar 20 persen untuk pendidikan. Tahun 2014, anggaran belanja negara sebesar Rp1.842,48 triliun meningkat 6,74 persen dibandingkan belanja negara tahun 2013 yang sebesar Rp1.726,2 triliun.
?
Menurut WHO, "Sistem Kesehatan yang baik ialah sistem kesehatan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan ke semua orang, kapan dan dimanapun orang itu membutuhkan"
* Sistem Kesehatan Nasional (SKN) >> implementasi dari UU No. 22/1999 dan UU No. 25/1999.
Sistem Kesehatan Nasional disusun dengan memperhatikan pendekatan revitalisasi pelayanan kesehatan dasar yang meliputi:
1. Cakupan pelayanan kesehatan yang adil dan merata,
2. Pemberian pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat,
3. Kebijakan pembangunan kesehatan, dan
4. Kepemimpinan.
SISTEM
Kekurangan Sistem Kesehatan di Indonesia:

1. Budaya, Sosial, dan Geografis
* Masih adanya kepercayaan terhadap pengobatan tradisional yang tidak masuk akal (terutama di daerah pelosok)
* Masih banyak daerah yang sulit mengakses sarana dan prasarana kesehatan yang baik
* Masih terbatasnya ahli medis di daerah pelosok
2. Pengimplementasian SKN yang kurang baik
* Banyaknya 'tangan kotor' di pelaksanaan SKN
* Pembiayaan yang kecil oleh pemerintah dalam hal kesehatan
* Kurangnya kesempatan yang sama rata bagi seluruh warga di Indonesia untuk merasakan kesehatan yang memiliki kualitas yang baik
* Masih kurang apresiasi dari pemerintah dalam perkembangan penelitian kesehatan yang dilakukan oleh para ahli
* Asuransi yang diberikan kepada masyarakat miskin tidak menjamin pemberian kualitas pelayanan kesehatan yang baik
3. Peningkatan tren penyakit yang menular yang tidak diimbangi oleh pencegahan yang ketat oleh pemerintah

Solusi
untuk Indonesia
?
Pendidikan & Kesehatan

1. Memperbesar peluang seluruh warga negara untuk mendapatkan kualitas pendidikan dan kesehatan yang baik
* "Berkiblat" pada Jepang dalam sistem asuransi kesehatannya
* Distribusi tenaga kesehatan dan pengajar ke seluruh pelosok negeri
2. Meningkatkan kualitas Tenaga kesehatan dan pengajar
* Memberikan apresiasi terhadap tenaga kesehatan dan pengajar yang melakukan penelitian dan inovasi tertentu
* Meningkatkan infrastruktur yang memadai dan mendukung
3. Meminimalisir korupsi pada pelaksaaan perbaikan sistem kesehatan dan pendidikan

Dengan adanya perbaikan kualitas penduduk (kesehatan & pendidikan) maka:
Kualitas SDM semakin meningkat
Kreatifitas dan Inovasi tercipta
Banyak Tenaga Kerja yg produktif
Pembangunan Ekonomi berjalan baik
Bukankah
Pembangunan Ekonomi
yang selalu kita inginkan???
mungkin segala solusi perbaikan sistem kesehatan dan pendidikan tersebut seloah hanya menjadi kata, tapi buatlah hal itu menjadi nyata.
Di mulai dari siapa? bukan Pemerintah.
cukup. diri kita !
ada pertanyaan?
Full transcript