Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Psychology of Emotions

No description
by

Tika Chan

on 23 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Psychology of Emotions

The Psychology of Emotions

Wiley - The Psychology of Emotion 5th Ed (2003).pdf
FUNGSI EMOSI
Early philosophical theories of emotion
Teori-teori awal Emosi
James-Lange Theory
What is emotions?
What happens when a person becomes perfectly rational?
The function of Emotions
Charles Darwin
Dalam ringkasan bukunya
The Expression of the Emotions in Man and Animals
(1872). Darwin mengungkapkan bahwa ekspresi emosi tidak berevolusi, mereka tidak bergantung pada seleksi alam, melainkan emosi bergantung pada bagaimana sistem saraf saling berinteraksi dan dimungkinkan juga dihasilkan dari kumpulan-kumpulan kebiasaan lama

McDougall
Schachter & Singer Theory
emosi merupakan fungsi interaksi antara faktor kognitif dan keadaan keterbangkitan fisiologis.
Teori ini didasarkan pada dua hal yang terjadi, yakni perubahan fisiologis dan interpretasi kognitif
Emosi memiliki dua faktor fisik gairah dan label kognitif.
Cannon-Bard Theory
Lazarus'
Cognitive Appraisal Theory
McDougall melirik sifat kognitif manusia berperan dalam proses pembentukan emosi.
pentingnya naluri/insting, yang ia percaya untuk memberikan dorongan bagi semua pikiran dan tindakan
Persepsi juga memicu timbulnya emosi.
Dikemukakan oleh
William James dan Karl. Lange

perubahan tubuh mengikuti langsung PERSEPSI dari fakta yang ada adalah emosi. (
dengan kata lain emosi adalah hasil persepsi seseorang terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh sebagai respon terhadap rangsangan-rangsangan yang datang dari luar)
Emosi pada individu bersifat mengikuti perilaku, bukan sebagai penyebab atas reaksi dari perilaku.
James-Lange Teori mengusulkan bahwa aktivitas fisiologis mendahului pengalaman emosional.
Situasi tertentu yang memicu reaksi, dianggap sebagai pola respon tubuh yang naluriah.
Our bodies “know” meaning of events, automatically.
Emotions: states of feeling
Emotions have biological, cognitive, and behavioral components.
Theories try to group emotions into different categories or determine how many emotions there are.
Dikemukakan oleh
Walter Cannon (1920's) dan ditambahkan oleh Philip Bard di tahun 1930's

Emosi menyertai tanggapan tubuh yang terangsang oleh stimulus eksternal.
Situasi memicu perilaku dan emosi pada saat yang bersamaan. Hal ini dikarenakan otak menerima pesan yang menyebabkan pengalaman emosi dan disaat yang bersamaan juga sistem saraf otonom mendapat pesan yang meyebabkan perubahan tubuh
The brain gets a message that causes the experience of emotion at the same time that the autonomic nervous system gets a message that causes physiological arousal
Two-Factor Theory

Stimulus ke talamus - mengirimkan pesan simultan ke:
Sistem Lymbic (gairah)
Cortex (takut)

How do you know what others feel?
Emosi adalah keadaan internal yang memiliki manifestasi eksternal.
Meskipun yang bisa merasakan emosi hanyalah yang mengalaminya, namun orang lain kerap bisa mengetahuinya karena emosi diekspresikan dalam berbagai bentuk
. Emosi diekspresikan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Ekspresi verbal misalnya menulis dalam kata-kata, berbicara tentang emosi yang dialami, dan lainnya. Ekspresi nonverbal misalnya perubahan ekspresi wajah, ekspresi vokal atau (nada suara dan urutan pengucapan), perubahan fisiologis, gerak dan isyarat tubuh, dan tindakan-tindakan emosional
Teori emosi yang berbasis pada teori Kognitif seperti pada teori Schachhter-Singer. Bedanya hanya terletak pada penekanannya.

Teori Schachter-Singer lebih menekankan pada kognisi, sedangkan teori ini lebih menekankan pada hasil penilaian atau evaluasi terhadap informasi yang datang dari situasi lingkungan yang terjadi pada saat itu dan penilaian dari diri sendiri
Emosi Primer
dapat dipahami sebagai emosi yang bersifat umum, pada umumnya meliputi rasa takut (fear), marah (anger), sedih (sadness), bahagia (happiness)
Emosi Sekunder
adalah emosi yang berkembang sejalan dengan pertambahanan kedewasaan kognitif seseorang dan berbeda-beda untuk tiap individu. Emosi sekunder meliputi semua variasi dan campuran berbagai emosi yang bervariasi seperti cemburu (jealousy), iri (envy), berduka (Grief), jijik (disgust)

Emosi Primer dan Sekunder
Full transcript