Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pendekatan REA untuk Pemodelan Proses Bisnis*

No description
by

on 1 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pendekatan REA untuk Pemodelan Proses Bisnis*

Pendekatan REA untuk Pemodelan Proses Bisnis*
Mengembangkan Model REA
Inti dari pendekatan model REA adalah konsep dari peristiwa (event). Sebuah proses bisnis dapat terdiri atas beberapa peristiwa yang dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a) Peristiwa Operasi
b) Peristiwa Informasi
c) Peristiwa keputusan atau manajemen
Model REA vs
Diagram ER
Model ER berorientasi pada tampilan. Sedangkan model REA berfokus pada berbagai aktifitas bisnis dan berorientasi pada peristiwa.
Aplikasi Basis
data

Pendekatan
REA

Conclusion
Di era globalisasi kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Akuntansi manual yang sering digunakan tidak mampu meyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajer. Sistem yang mampu mengatasi ini adalah REA yaitu kerangka kerja akuntansi alternative untuk permodelan Sumber Daya (Resource),Peristiwa (Event), Pelaku (Agent) Perusahaan yang sangat penting dan hubungan diantara mereka. System ini didasarkan model basis data tradisional dan lebih beorientasi pada peristiwa dan bukan pada akun. Adapun keuntungan penggunaan REA dalam perusahaan antara lain :
1. Operasional yang lebih efisien
2. Peningkatan produktifitas
3. Keunggulan kompetitif
Keuntungan kompetitif dari aplikasi REA dapat dilihat dari perspektif rantai nilai (value chain). Rantai nilai adalah aktivitas-aktivitas yang dapat menambah nilai atau kegunaan bagi produk dan jasa perusahaan.

1. Tampilan Pengguna
Manajer modern membutuhkan informasi keuangan dan nonkeuangan dalam bentuk dan tingkat agregasi yang secara umum tidak dapat disediakan oleh system akuntansi berbasis GAAP tradisional. System yang dapat mengatasi kelemahan-kelemahan system akuntansi tradisional itu disebut REA.
4. Analisis Rantai Nilai
Analisis ini membedakan antara aktivitas utama dengan aktivitas pendukung yaitu yang membantu pencapaian aktivitas utama.
2. Model REA
Model REA adalah kerangka kerja akuntansi alternative untuk permodelan Sumber Daya (Resource),Peristiwa (Event), Pelaku (Agent) Perusahaan yang sangat penting dan hubungan diantara mereka. Adapun permodelan REA adalah sebagai berikut :
a. Resource / Sumber Daya Ekonomi
b. Event / Peristiwa
c. Agent/Pelaku
3. Keuntungan
Model REA
1) Operasional yang lebih Efisien
2) Peningkatan Produktivitas
3) Keunggulan Kompetitif
Sistem Pencatatan Pesanan
dan Penerimaan Kas
a) Tabel Pelanggan
b) Tabel Faktur Penjualan
c) Tabel Barang Dijual
d) Tabel Persediaan
e) Tabel Daftar
Keterbatasan Sistem Berbasis Transaksi
Sistem ini memungkinkan pengguna untuk menangkap informasi-informasi yang berkaitan dengan peristiwa ekonomi, seperti penjualan pelanggan dan pembelian dari pemasok. Didesain untuk hanya menangkap data transaksi keuangan dan peristiwa non-ekonomi diabaikan. Sedangkan REA adalah sistem yang berbasis peristiwa, sistem REA ini responsif terhadap fenomena ekonomi dan non-ekonomi sehingga memungkinkan pembuatan basis data yang lebih kaya dan dapat mendukung kebutuhan informasi semua pengguna dalam perusahaan.
Pendekatan Tradisional
terhadap Proses
Pemodelan Bisnis
Dalam pendekatan tradisional, untuk desain basis data tradisional, diagram hubungan entitas (ER) digunakan untuk membuat model antar berbagai entitas perusahaan yang penting.
Sistem Pembelian dan Pengeluaran Kas
a) Tabel Persediaan
b) Tabel Pesanan Pembelian
c) Tabel Pesanan Pembelian Barang Dijual
d) Tabel Laporan Penerimaan
e) Tabel Voucher Pengeluaran
Studi Kasus
Horison books adalah toko buku di kota philadelphia. Toko ini memiliki persediaan hampir 5000 buku. Para pelanggan datang dan melihat-lihat rak, memilih buku, dan membawanya ke salah satu dari 3 kasir yang ditempatkan diberbagai bagian berbeda ditoko tersebut. Salah satu dari ketiga kasir tersebut ditempatkan dibagian informasi, tempat para pelanggan dapat mencari apakah buku tertentu ada dalam persediaan, memasukkan pesanan untuk buku yang tidak ada di toko buku, dan mengambil serta membayar buku yang sebelumnya telah dipesan. Kasir di bagian informasi tersebut memiliki sebuah basis data yang akan dibuukanya untuk memeriksa setiap pertanyaan. Tidak ada penjualan secara kredit. Semua pelanggan membayar pembeliannya pada waktu membeli.
Tahap 1
Di tahap pertama, peristiwa operasi yang akan dimasukkan ke dalam model diidentifikasi. Dalam kasus ini peristiwa yang dimasukkan kedalam model REA adalah peristiwa kedatangan, peristiwa kepergian, dan peristiwa pertanyaan. Agar tetap sederhana, asumsikan bahwa Horizon Books tidak membutuhkan informasi mengenai kedatangan dan kepergian untuk saat ini. Akan tetapi, dibutuhkan informasi mengenai peristiwa pembayaran pelanggan dan peristiwa pertanyaan dari pelanggan.
Tahap 2
Peristiwa operasi yang sudah diidentifikasi lalu atur dalam urutan terjadinya. Urutan peristiwa dalam model ini adalah pertanyaan, penjualan, dan pembayaran. Tiap peristiwa ditunjukkan dalam objek-kata kerja.
Tahap 3
Resources dan agent untuk setiap peristiwa operasi harus diidentifikasi. Dalam peristiwa menjawab pertanyaan pelanggan dan kasir akan dilibatkan, basis data dilibatkan dan terjadi dibagian informasi. Peristiwa melakukan penjualan melibatkan pelanggan, kasir, dan buku yang dijual, dan terjadi di kasir. Peristiwa penerimaan pembayaran melibatkan pelanggan, kasir, dan kas. Juga terjadi di bagian kasir.
Tahap 4
Tahap berikutnya dalah mengidentifikasi berbagai hubungan antara resources, event, agen. Tiap peristiwa dihubungkan dengan sumber daya serta pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Tahap 5
Tahap berikutnya adalah menetapkan kardinalitas semua hubungan entitas tersebut. Hubungan entitas ini terdiri dari 5 jenis yaitu nol ke satu (0,1) , satu ke satu (1,1) , satu ke banyak (1,M), dan banyak ke banyak (M,M).
Menetapkan Atribut Entitas
Model REA dapat digunakan untuk menetapkan atribut entitas.
1. Peristiwa Operasi
2. Persediaan Bahan Baku
3. Pelaku Utama
4. Peristiwa
5. Persediaan Barang Jadi
6. Pelaku utama
Membuat Tampilan Pengguna
Pada tahap awal pengembangan model REA harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan tampilan. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara menetapkan kisaran atribut data. Aktivitas ini biasanya melibatkan analisis atas kebutuhan pengguna informasi. Setelah itu desainer dapat membuat rangkaian atribut data yang dibutuhkan untuk menghasilkan input dan output.
thank
You

ENDRA SP
BAGUS SW
YUDI NH
Full transcript