Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pelanggaran HAM

No description
by

Hanan Hakim Van Doe II

on 25 August 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pelanggaran HAM

1. KASUS ANGELINE
1. Hak untuk mempertahankan hidup dan kehidupan (Pasal 28 A)
2. Hak perlindungan anak dari kekerasan (Pasal 28B)
3. Perlindungan diri pribadi serta bebas dari penyiksaan (Pasal 28G)
Angeline dibunuh karena masalah warisan, pasalnya bapaknya Angeline adalah seorang bule kaya namun telah meninggal dunia, sebelum sang bapak meninggal, ia telah mewasiatkan seluruh harta bendanya untuk Angeline, kemudian ibu angkat Angeline berusaha merebut harta benda itu dari Angeline.

Kasus Pelanggaran HAM
Saat ini, pelaku pembunuhan ditahan oleh polisi namun penyelesaian kasus tersebut belum terselesaikan karena pada sekarang, sedang kasus dilimpahkan kepada Jaksa Agung.
2. KASUS TOLIKARA
Hak yang dilanggar
Penyebab
Penyelesaian
3. KASUS TALANGSARI
1. Hak kebebasan beragama, meyakini kepercayaan, memilih tempat tinggal, kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat
2. Hak untuk mempertahankan hidup dan kehidupan
3. Perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda serta bebas dari penyiksaan
4. Pengakuan yang sama di hadapan hukum, hak untuk bekerja dan kesempatan yang sama dalam pemerintahan
5. Tidak dituntut dasar hukum yang berlaku surut dan bebas dari perlakuan diskriminatif
Upaya tersebut mengalami hambatan karena kurangnya komitmen dan kemauan politik (political will) dari pemerintah pusat untuk menyelesaikan kasus Talangsari ini. Di samping itu, adanya perdebatan terkait diusut kembali atau tidaknya tragedi Talangsari juga menjadi salah satu hambatan terhadap proses penegakkan keadilan dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Jadi, saat ini, kasus tersebut masih belum dituntaskan.
4. KASUS KEKERASAN SEKSUAL DI JIS
1. Hak anak untuk hidup bebas
2. Hak perlindungan anak dari kekerasan
3. Hak untuk tidak dilecehkan
4. Hak untuk tidak disiksa

Berdasarkan keterangan yang kami dapat dari berbagai sumber di internet, bahwa pelaku pelecehan seksual yang terjadi di sekolah JIS berjumlah 5 orang yang berprofesi sebagai claning service. Diantaranya adalah perempuan. Kejahatan seksual berupa sodomi dilakukan kelima pelaku secara bergantian kepada seorang korban anak TK JIS berinisial AK, usia 6 tahun. Para pelaku mengaku sudah lima kali 'menggagahi' AK di dalam toilet Anggrek JIS sejak 2 Februari hingga Maret 2014. Penyebab terjadinya kasus ini dikarenakan kelima pelaku tersebut sering menonton video porno sejak kecil yang membuat pelecehan seksual tersebut terjadi.
Penyelesaian kasus JIS sedang proses penyelesaian oleh Polri

Cara menyelesaikan kasus JIS :
1. Pertama, mengungkap semua orang yang melakukan kejahatan seksual pada anak di lingkungan JIS, tidak peduli pegawai kontrakan, guru atau siapapun.
2. Kedua, mengungkap apakah ada kecendrungan kejahatan seksual ini didalam JIS dilakukan secara sistimatis atau terorganisir.
3. Ketiga, mencari tahu apakah pimpinan JIS tahu atas berbagai kejadian kejahatan seksual didalam lingkungan sekolah
4. Keempat, menjabarkan bagaimana seharusnya konstruksi pidananya di rangkai. Hal terakhir yaitu bagaimana seharusnya konstruksi sosial dikreasi sehingga belajar dari pengalaman ini Polri dapat mngantisipasi kejahatan seksual pada anak ini.
5. KASUS PEMBANTAIAN ROHINGYA
1. Hak untuk mempertahankan hidup dan kehidupan
2. Hak untuk kebebasan beragama
3. Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin
4. Hak untuk tidak disiksa

Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Myanmar ini dimana telah terjadi pembantaian terhadap muslim Rohingya, dalam konflik tersebut begitu banyak etnis rohingya yang tewas, sejumlah lebih dari 6000 orang tewas akibat konflik yang terjadi. Tentunya, kasus yang terjadi di Myanmar ini termasuk kasus pelanggaran HAM karena secara sewenang-wenang melakukan pembantaian kepada Rohingya, akhirnya banyak negara yang mengecam tindakan genosida yang dilakukan oleh kaum buddha (opini yang berkembang), sehingga ini tergolong konflik agama, akan tetapi tentunya konflik tersebut ada yang memulai, oleh karena itu pemerintah Myanmar didesak untuk mencari siapa penyebab utama pembantaian etnis rohingya.
Penyelesaian terhadap kasus Rohingya masih belum dituntaskan oleh pemerintah sendiri maupun luar negeri, hal ini sungguh prihatin bagi masyarakat dunia dengan penuh perhatian terhadap kemanusiaannya.

Sisi lain, artikel mengatakan bahwa Indonesia adalah kunci penyelesaian kasus ini. Artikel tersebut mengusulkan kepada pemerintah Myanmar agar secepatnya dapat menyelesaikan permasalahan Rohingya dan usulan ini diperkuat oleh usulan PBB dan UNHCR, ASEAN dan penegahnya adalah utusan diplomasi Pemerintah Indonesia,
Member of Group 7 :

1. Hanan Hakim (XI MIPA 7 /12)
2. Natasya Afifah R (XI MIPA 7/)
3. Rizka Eka Pradna (XI MIPA 7/)
4. Waznan Fikri Amal (XI MIPA 7/30)
1. Carilah kasus-kasus pelanggaran HAM lainnya dari berbagai macam sumber seperti buku, surat kabar, majalah, internet dan sebagainya. Kemudian lakukan analisis terhadap kasus-kasus terhadap mengisi tabel di bawah ini kemudian kalian presentasikan di depan kelas.
Hak yang dilanggar :
Penyebab
Penyelesaian
1. Hak untuk kebebasan beragama
2. Hak berkewajiban menghargai hak orang dan pihak lain serta tunduk kepada pembatasan UU
3.
Beredarnya surat edaran Badan Pekerja Wilayah Toli Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang berisi bahwa lapangan di Tolikara tidak boleh dipakai dalam kegiatan keagamaan, maka diperoleh itu terjadinya konflik agama karena surat beredarnya tersebut isinya larangan kepada Muslim sebab umat Muslim bersholat ied di lapangan tersebut bertepatan hari raya Idul Fitri. Selain itu, juga terdapat sebelumnya umat Nasrani mengklaim suara speaker yang dipasang di tengah lapangan mengganggu ketenangan umum.
Kasus tersebut sudah selesai karena sudah ada pengamanan lokasi tersebut maupun penegakan hukum dilakukan oleh Polisi Tolikara
Hak yang dilanggar
Penyebab
Adanya penolakan yang dilakukan oleh Warsidi ketika dipanggil untuk menghadap pemerintah (kepala desa) terkait pengajian yang dilakukan di dalam pondok miliknya. Hal ini semakin keruh ketika pemerintah setempat mulai menaruh curiga terhadap aktivitas jema’ah dalam pengajian tersebut. Situasi menjadi tidak menentu setelah pemerintah lebih mengedepankan pendekatan represif yang pada akhirnya berujung pada terjadinya peperangan antara jema’ah dengan aparat, yang Kolonel AM Hendropriyono (Danrem Garuda Hitam Lampung).
Penyelesaian
Hak yang dilanggar
Penyebab
Penyelesaian
Hak yang dilanggar
Penyebab
Penyelesaian
Keluarga
Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah, memilih pekerjaan, dipaksa untuk bekerja, memilih jodoh).
Orang tua menyiksa/menganiaya/membunuh anaknya sendiri.
Anak melawan/menganiaya/membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri.
Majikan dan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenang-wenang dirumah.

Sekolah
Guru membeda-bedakan siswanya di sekolah (berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau perilakunya).
Guru memberikan sanksi atau hukuman kepada siswanya secara fisik (dijewer, dicubit, ditendang, disetrap di depan kelas atau dijemur di tengah lapangan).
Siswa mengejek/menghina siswa yang lain.
Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.
Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa dari sekolah yang lain.

Masyarakat
Pertikaian antarkelompok/antargeng, atau antarsuku(konflik sosial).
Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat yang tertangkap basah melakukan perbuatan asusila.
Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang ada.

2. Pelanggaran HAM terjadi juga di lingkungan sekitar tempat kalian seperti di keluarga, sekolah ataupun masyarakat. Nah, coba kalian identifikasi bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di lingkungan-lingkungan tersebut. Tulislah hasil temuan kalian pada tabel dibawah ini dan informasikan kepada teman yang lain
Full transcript