Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

REMBESAN DAN PERKOLASI

No description
by

siti rahmawati

on 1 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of REMBESAN DAN PERKOLASI

REMBESAN DAN PERKOLASI
irigasi
sebuah presentasi dari :
Abdul Rahman
Irfan Hermawan
Kholid Kurniawan
Siti Rahmawati
Perkolasi adalah proses mengalirnya air ke bawah secara gravitasi dari suatu lapisan tanah
ke lapisan di bawahnya, sehingga mencapai permukaan air tanah pada lapisan jenuh air.

Faktor yang mempengaruhi perkolasi menurut (Soemarto, 1987) anatara lain :
1.      Tekstur tanah
2.      Permeabilitas tanah
3.      Letak permukaan air tanah
4.      Tebal lapisan tanah bagian atas
5.      Perkolasi adalah kehilangan air yang dipengaruhi oleh keadaan fisik dilapangan.

perkolasi
Berdasarkan kemiringannya perkolasi dibedakan menjadi 2 yaitu :

1. Perkolasi 1 mm/hari
2. Perkolasi 2-5 mm/hari
Berdasarkan teksturnya perkolasi dibedakan menjadi 3 yaitu :

1. Tanah berat (lempung), perkolasi 1-2 mm/hari
2. Tanah sedang (lempung berpasir), 2-3 mm/hari
3. Tanah ringan (pasir), perkolasi 3-6 mm/hari
REMBESAN
Pergerakan air dalam tanah merupakan bagian dari siklus hidrologi.
Pergerakan air dalam tanah, pada umumnya air bergerak dengan aliran relatif lambat atau dalam kondisi laminer dapat dianalisa dengan menggunakan hukum Darcy.

Menurut DARCY, kecepatan air (v) yang mengalir didalam tanah yang jenuh adalah :
v = k . i
k = koefisien rembesan
i = gradien hidrolik


Banyak air yang mengalir melalui penampang tanah dengan luasan A dalam suatu satuan waktu (debit) adalah :
q = v . A

Sedangkan jumlah air yang mengalir dalam suatu waktu t adalah :
Debit air = Q = q . t
Q = v . A. t
Q = k. i . A. t

Berdasarkan pada persamaan Bernouli, Total Head pada
suatu titik dalam air yang bergerak adalah :

Apabila persamaan Bernouli diatas dipakai untuk air yang mengalir dalam tanah (kecepatan dari aliran air dalam tanah kecil), maka persamaan tersebut diatas menjadi :

Dari gambar sebelumnya dapat disimpulkan bahwa kehilangan energi antara titik A dan B adalah :

sehingga gradien hidrolik menjadi :
Penentuan harga koefisien rembesan
penentuan harga koefisien rembesan dapat dilakukan dengan 2 metode yaitu metode laboratorium dan lapangan
1. Metode Laboratorium
a. Constant Head Test
b. Falling Head Test
2. Metode Lapangan
1. Pumping From Well
a. Unconfined Aquifer
b. Confined Aquifer
Konsep pada test ini adalah dengan mengukur waktu yang diperlukan oleh air di tanah dalam sebuah gelas ukur. Muka air diusahakan tetap. Jika volume yang terkumpul adalah Q, maka :

Untuk test Falling Head, air dalam pipa yang dipasang diatas sampel tanah dibiarkan turun
2. Auger Hole
Cara pelaksanaannya dengan membuat sumur, kemudian air dari dalam sumur dipompa dengan kecepatan konstan. Ketika pemompaan dimulai, ketinggian air dalam sumur diukur hingga kondisinya konstan. Karena dilapangan ada 2 jenis aquifer, maka penurunan rumus untuk mencari harga k berbeda sehingga :


Cara pengujiannya dengan membuat lubang dilapangan hingga kedalaman L dibawah muka air tanah. Kemudian air didalam lubang diambil sehingga turun. Waktu yang dibutuhkan oleh air didalam galian tanah untuk ke posisi semula dicatat. sehingga didapatkan :
terima kasih :)
Full transcript