Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PRESENTASI KASUS

No description
by

Alin Sofian

on 17 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PRESENTASI KASUS

PRESENTASI KASUS
HIPERTENSI KRONIK DAN DISTOSIA BAHU

ASUHAN KEBIDANAN NY. M G3P2A0 PARTURIEN 39-40 MINGGU DENGAN HIPERTENSI KRONIK DAN DISTOSIA BAHU
DI RSU DR. SLAMET GARUT

No.Medrec : 01672xxx

Tanggal/ Jam masuk :
05 Januari 2014/ 01.25 WIB

Tanggal/Jam pengkajian :
05 Januari 2014/ 01.25 WIB

Tempat Pengkajian :
Ruang VK RSU dr.Slamet Garut

Pengkaji :
Mahasiswa D3 Kebidanan FK UNPAD

ALASAN DATANG
Ibu sebelumnya datang ke bidan dan langsung dirujuk dengan alasan memiliki riwayat tekanan darah tinggi pada saat kehamilan sekarang dan diperkirakan bayi besar.
Keluhan utama
Ibu mengaku hamil 9 bulan. Ibu mengeluh mules-mules sejak pukul 08.20 WIB (4 Januari 2014), keluar lendir bercampur darah sejak pukul 11.00 WIB dan keluar air-air yang tidak tertahan dari jalan lahir sejak pukul 20.30 WIB.

KEHAMILAN 1 :
9 bulan TAHUN 2003 tempat bersalin di Rumah penolong Paraji, JK : L BB : 3500 gr
KEHAMILAN 2 :
9 bulan TAHUN 2007 tempat bersalin di Puskesmas penolong bidan, JK : L BB : 3700 gr PB : 50 cm
Riwayat Obstetri
Riwayat Kehamilan Sekarang
HPHT : 2 April 2013
TP : 9 Januari 2014
ANC 7x ke Posyandu
Obat-obatan :
Tablet Fe dan Asam Folat
Imunisasi TT :
2x pada saat usia kehamilan 4 bulan dan 5 bulan

Memberitahukan ibu bahwa keadaan ibu baik, ibu merasa senang
Mengecek laserasi dan mengamati jumlah perdarahan, terdapat luka laserasi derajat 2
Menyuntikan pospargin 1 ml (10 IU) secara IV, sudah dilakukan
Memberitahu ibu bahwa terdapat robekan di jalan lahir dan harus dilakukan penjahitan
Melakukan penjahitan dengan bagian dalam menggunakan teknik jelujur dan bagian luar dengan menggunakan teknik subkutikular, dilakukan oleh bidan dan mahasiswa sebagai asisten.
Membersihkan ibu dan memberikan rasa nyaman kepada ibu
Mendekontaminasi alat-alat
Melakukan observasi kala IV, hasil terlampir di partograf


c. Riwayat Haid
1) Menarche : 13 tahun
2) Siklus : 30 hari
3) Lamanya : 5-6 hari
4) Banyaknya : 2-3 x ganti pembalut
5) Dismenorrhoe : tidak ada

Riwayat Perkawinan
a. Menikah : pernikahan pertama
b. Usia pernikahan
Istri : 21 tahun
Suami : 28 tahun

Riwayat Ginekologi
Ibu tidak memiliki riwayat infertilitas, massa, penyakit atau pun operasi yang berkaitan dengan ginekologi.

Riwayat KB Sebelum Hamil
Kontrasepsi terakhir : IUD
Lama : 5 tahun
Keluhan : Keputihan
Alasan berhenti : Ingin punya anak

Riwayat Penyakit yang lalu
Ibu mengatakan bahwa ibu memiliki riwayat penyakit hipertensi pada saat kehamilan sekarang tetapi tidak memiliki riwayat penyakit jantung, ginjal, hepatitis, diabetes, dan asma. (dari sebelum hamil atau sesudah hamil mulai hipertensinya, sudah berapa lama)

Pola Nutrisi
a. Makan : 3-4x sehari
b. Minum : 7-8 gelas sehari
c. Pantang Makan : tidak ada
Pola Eliminasi
a. BAB : teratur
b. BAK : 4-5x sehari
c. Masalah : tidak ada
Pola Tidur
a. Siang : 1-2 jam
b. Malam : 6-7 jam
c. Masalah : tidak ada

Data Sosial
a. Dukungan Suami : suami sangat mendukung
b. Dukungan Keluarga : keluarga sangat mendukung
c. Masalah : tidak ada

DATA OBJEKTIF
Keadaan umum : BaikKesadaran : Composmentis
Tanda-tanda vital
a. Tekanan darah : 150/90 mmHg
b. Nadi : 86x/menit
c. Respirasi : 24x/menit
d. Suhu : 36,9○C
Pemeriksaan fisik
a. Wajah : Tidak ada oedema
b. Mata
Sklera : Putih
Konjungtiva : Merah muda

Abdomen
Tidak ada bekas luka operasi, striae (+)
1) Mc.Donald:
a) TFU : 36 cm
b) LP : 104 cm
c) TBBA : (TFU-12) x155 = (36 -12) x 155 = 3720
gram
2) Leopold:
a) Leopold I : Di fundus teraba bagian lunak, kurang
bulat, tidak melenting (bokong).
b) Leopold II : Bagian kanan teraba tahanan luas
memanjang, bagian kiri teraba bagian kecil (PUKI).
c) Leopold III : Teraba bagian bulat, keras, melenting
(kepala). Sudah masuk PAP
d) Leopold IV : Divergen , 2/5
3) HIS : 4x10’ x 30”
4) Kandung Kemih : kosong
Auskultasi
DJJ : 146x/menit, reguler


Ekstremitas atas
1) Bentuk : simetris
2) Warna kuku : merah muda
Ekstremitas bawah
1) Oedema : Terdapat edema
2) Varises : tidak ada
3) Reflesks Patella : +/+

Pemeriksaan Dalam
Vulva-vagina : t.a.k
Portio : tipis lunak
Pembukaan : 8-9 cm
Ketuban : (-)
Presentasi : belakang kepala
Penurunan kepala : station 0

ASSESMENT
G3P2A0 parturien 39-40 minggu kala I fase aktif dengan hipertensi kronik,
janin tunggal hidup intrauterine.

PENATALAKSANAAN
Tanggal 5 Januari 2014 jam 01.35 WIB
1. Memberitahukan ibu hasil pemeriksaan, ibu mengetahui
2. Mengajarkan ibu relaksasi dengan teknik pernafasan yang tepat,
ibu dapat melakukannya dengan baik.
3. Menganjurkan ibu untuk miring kiri, ibu mau melakukannya.
4. Menganjurkan ibu untuk makan dan minum, ibu mau minum teh manis


KALA II
Tanggal 5 Jan 2014
pukul 2.00 WIB

DATA SUBJEKTIF :
Ibu mengatakan mulas yang semakin sering
dan dorongan untuk meneran semakin kuat.

DATA OBJEKTIF :
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Komposmentis
Abdomen : His : 4x10’45”
DJJ : 150 x/menit
Kandung kemih : Tidak penuh
Pemeriksaan dalam : v/v : t.a.k
Potio tidak teraba
Pembukaan lengkap
Ketuban (-)
Presentasi belakang kepala, station +1

ASSESMENT
G3P2A0 parturien 39-40 minggu Kala II
dengan hipertensi kronik,
janin tunggal hidup intrauterine

PENATALAKSANAAN
1. memberitahu ibu hasil pemeriksaan, ibu mengetahui
2. memakai APD lengkap, APD telah terpasang
3. mengecek kembali peralatan yang akan digunakan
4. mengajarkan ibu teknik meneran dengan benar,
ibu dapat melakukannya dengan benar
5. memimpin ibu untuk meneran ketika datang his kuat, ibu meneran dengan benar
6. Melakukan episiotomy mediolateral, sudah dilakukan.

7. Membantu melahirkan kepala bayi, kepala bayi telah lahir.
8. Membantu melahiran bahu, tetapi bahu mengalami kesulitan untuk lahir
9. Melakukan Manuver Mc Robert untuk membebaskan bahu, bahu bayi belum bisa dilahirkan
10. Melakukan Manuver Mc. Robert dan Massanti, dengan melakukan penekanan bahu depan dengan menekan di bagian suprapubis, bahu dapat dilahirkan


KALA III
Pukul 3.00 WIB

DATA SUBJEKTIF:
Ibu mengatakan perutnya
masih terasa mulas.

DATA OBJEKTIF:
Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Composmentis
Abdomen : TFU sepusat
Tidak ada janin kedua, kontaksi kuat, perdarahan ± 150 cc

ASSESMENT
G3P2A0 Kala III

PENATALAKSANAAN
1. Memberitahu ibu bahwa keadaan baik, ibu merasa senang
2. Memberitahukan kepada ibu akan di suntikan
3. Menyuntikan oxytosin 1 ampul (10 IU) im
di 1/3 paha kanan luar oksitosin telah disuntikan
4. Melakukan peregangan tali pusat terkendali dengan dorso kranial, tali pusat mengalami avulsi

5. Melakukan kolaborasi dengan dokter SpOG dengan advice :
- Informed consent kepada ibu dan keluarga
- Melakukan manual plasenta dengan dilanjutkan eksplorasi
6. Melakukan manual plasenta dan eksplorasi, plasenta lahir pukul : 3.10 WIB
7. Melakukan masase fundus uteri telah dilakukan 15 detik, kontraksi baik
8. Melakukan pengecekan plasenta
9. Mengajarkan ibu cara masase fundus uteri,
ibu mengerti dan dapat melakukannya dengan baik

KALA IV
Pukul 03.10 WIB

DATA SUBJEKTIF
Ibu mengatakan perutnya masih mulas dan lelah pasca bersalin
DATA OBJEKTIF
Keadaan umum : baik
Kesadaran : composmentis
TTV
a. Tekanan darah : 140/90mmHg
b. Nadi : 90x/mnt
c. Respirasi : 22x /mnt
d. Suhu : 36,5º C



ASSESMENT:
P3A0 kala IV dengan laserasi derajat 2

PENATALAKSANAAN (P)
Jam 03.15 WIB
1. Memberitahukan ibu bahwa keadaan ibu baik, ibu merasa senang
2. Mengecek laserasi dan mengamati jumlah perdarahan, terdapat luka laserasi derajat 2
3. Menyuntikan pospargin 1 ml (10 IU) secara IV, sudah dilakukan
4. Memberitahu ibu bahwa terdapat robekan di jalan lahir dan harus dilakukan penjahitan


pengkajian bayi baru lahir dan nifas
PEMBAHASAN
Permasalahan yang akan dibahas
Ibu datang dengan ke rumah sakit dengan rujukan bidan puskesmas dengan riwayat darah tinggi dan perkiraan bayi besar. Apakah tindakan tersebut sudah sesuai dengan kewenangan bidan dan penangannya sudah tepat?
Pada saat ibu datang dan di kaji tekanan darah ibu 150/90 mmHg. Tindakan yang di lakukan apakah sudah benar?
Pada saat akan melahirkan bahu mengalami kesulitan. Apakah tindakan bidan pada saat itu sudah tepat?
Pada saat melakukan peregangan tali pusat terkendali dengan dorso kranial, tali pusat mengalami avulsi. Setalah itu dilakukan manual plasenta. Apakah tindakan yang dilakukan sudah tepat?
terimakasih
Penjelasan
5. Melakukan penjahitan dengan bagian dalam menggunakan teknik jelujur dan bagian luar dengan menggunakan teknik subkutikular, dilakukan oleh bidan dan mahasiswa sebagai asisten.
6. Membersihkan ibu dan memberikan rasa nyaman kepada ibu
7. Mendekontaminasi alat-alat
8. Melakukan observasi kala IV, hasil terlampir di partograf
Abdomen

a. TFU : 2 jari dibawah pusat
b. Kontraksi : baik/keras
c. Kandung kemih :
kosong
Genitalia

a. Perdarahan pervaginam :
normal 200 cc
b. Perineum :
terdapat luka laserasi derajat 2
11. Melakukan sanggah susur
12. Pukul 2. 40 WIB bayi lahir tidak
langsung menangis, muka dan mulut
dibersihkan dan diberikan
rangsangan taktil, jenis kelamin
perempuan.
13. Mengklem tali pusat kemudian
dipotong, bayi langsung dibawa
ke ruang perinatologi
5. Memberitahu ibu posisi ibu
untuk meneran nanti, ibu memilih
posisi litotomi
6. Mengobservasi keadaan ibu, janin dan
kemajuan persalinan, hasil terlampir
7. Kolaborasi dengan dokter SpOG, advice : memberikan nifedipin 3x10 mg,
dopamet 3X500 mg dan infus RL 500ml
8. Menyiapkan peralatan untuk
persalinan nanti,
alat sudah disiapkan
Full transcript