Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of SISTEM KONTROL BAHAN BAKAR GAS PADA GENERATOR TURBINE GAS PL

No description
by

Edmund Emong

on 20 December 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of SISTEM KONTROL BAHAN BAKAR GAS PADA GENERATOR TURBINE GAS PL

PLTGU
(PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS DAN UAP)
Prinsip Kerja PLTGU:

Prinsip pokok dari semua pembangkit listrik bertenaga gas dan uap adalah Brayton Bycle. Apabila kita hanya bicara tentang PLTG maka kita harus berpikir tentang open cycle tetapi apabila ingin mengetahui siklus kerja PLTGU maka kita harus mengetahui tentang combined cycle.
Gas Turbine Generator
Heat Recovery Steam Generator
SISTEM KONTROL BAHAN BAKAR GAS PADA GENERATOR TURBINE GAS PLTGU BLOK II
PT. INDONESIA POWER UBP SEMARANG

-Simply cycle / open cycle
Pada pengoperasian jenis ini gas buang dari turbin gas langsung dibuang ke udara atmosfer melalui cerobong ( stack )

-Combined cycle / close cycle
Pada pengoperasian PLTGU jenis ini, gas buang dari turbin gas dimanfaatkan untuk memanaskan air dalam HRSG, uap air hasil pemanasan di HRSG dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin uap



Di PLTGU Tambak Lorok turbin gas yang dipakai adalah buatan General Electric type MS 9000 godse single shaft, dengan putaran 3000rpm, daya yang dibangkitkan 109.710 kW.
Di PLTGU Tambak Lorok turbin gasnya adalah system tertutup (close cycle) dengan tiga tingkat turbin. Pada turbin ini terdapat 14 nosel bahan bakar, dimana bahan bakar bercampur dengan udara pembakar dari kompresor dan kemudian dinyalakan oleh busi (spark plug). Setelah bahan bakar terbakar, nyala api pada salah satu ruang pembakaran (combustion chamber) disebarkan melalui crossfire tube ke seluruh combustion chamber yang lainnya.

Pusat Listrik Sistem Kombinasi Tambak Lorok Blok II phase I dan Blok I phase II masing-masing berkapasitas 500 MW dan tiap-tiap blok terdiri dari :
• Tiga Unit Gas Turbin Generator dengan kapasitas 3 x 100 MW
• Tiga Unit Heat Recovery Steam Generator (HRSG)
• Satu Unit Steam Turbin Gas (STG) kapasitas 1x 200 MW.
Prinsip dasar HRSG hampir sama dengan boiler tetapi uap yang dihasilkan pada HRSG tentunya uap yang bertekanan rendah yaitu sekitar 80 bar sampai 100 bar, untuk high pressure sistem. Efektifitas penggunaan energi pada sistem gas turbine heat recovery adalah fungsi dari energi yang ditransferkan oleh exhaust gas turbine.
HRSG ( Heat Recovery Steam Generator ) UBP Semarang memiliki 2 blok Combine Cycle Power Plant dengan kapasitas masing-masing 1x 500 MW. Per bloknya terdiri dari 3 x 100 MW turbin gas dan 1 x 200 MW turbin uap yang merupakan combine cycle dari sisa gas buang dari GTG.100 oC tergantung dari load gas turbin dan ambien temperatur. HRSG ini didesain untuk beroperasi pada turbin gas dengan pembakaran natural gas dan destilate oil.± 514 oC (HSD) pada outlet flow gas ±Untuk masing-masing HRSG akan membangkitkan uap sebesar 194,29 ton/jam total flow, pada inlet flow gas.
Steam Turbine Generator
Turbin uap adalah suatu penggerak mula yang mengubah energi potensial uap menjadi energy kinetic, energy kinetic ini selanjutnya diubah menjadi energy meekanik dalam bentuk putaran poros turbin.

Turbin Uap di PLTGU Tambak Lorok
Data spesifikasi turbin uap :
- Produksi : General Electrin
- Rating : 185.100 kW
- Speed : 3000 rpm
- Tekanan uap : 83,79 bar
- Suhu uap : 515,8 oC
- Tekanan exhaust : 0,83 bar
- Jumlah stages : 17

SISTEM KONTROL PLTGU
SPEEDTRONICTM Mark V adalah sistem kendali turbin yang bersifat programmable yang didesain sesuai dengan kebutuhan industri tenaga modern untuk sistem turbin yang bersifat kompleks dan dinamis. Keunggulan sistem ini pada fitur-fiturnya antara lain:
1. Implementasi software dengan teknologi fault tolerance (SIFT), yang memungkinkan turbin tetap beroperasi meskipun terjadi kesalahan tunggal dengan mempertahankan status on-line.
2. Operator interface yang user-friendly
3. Interface dengan sensor direct yang memungkinkan kendali dan monitoring secara real time
4. Kemampuan diagnosa yang built-in menyatu dengan sistem
5. Arsitektur berbasis TMR (Triple Modular Redundant).

Distributed Control Systems (DCS)

DCS merupakan sistem kontrol yang mampu menghimpun (mengakuisisi) data dari lapangan dan memutuskan akan diapakan data tersebut, secara singkat DCS -> ambil/baca data + lakukan pengontrolan berdasar data tersebut. Data-data yang telah diakuisisi (diperoleh) dari lapangan bisa disimpan untuk rekaman atau keperluan-keperluan masa datang, atau digunakan dalam proses-proses saat itu juga, atau bisa juga, digabung dengan data-data dari bagian lain proses, untuk kontrol lajutan dari proses yang bersangkutan.
SPEED TRONIC™ Mark V
Speedtronic TM Mark V adalah suatu sistem kontrol, proteksi dan monitoring pada turbin yang telah dikembangkan oleh GE dan mewakili kesuksesan dari seri-seri SpeedtronicTM dalam sistem pengaturan. Tujuan sistem kontrol dan proteksi ini adalah menghasilkan output yang maksimal untuk melindungi turbin gas dari kerusakan saat turbin dalam kondisi operasi sehingga lifetimenya dapat lebih lama.
SISTEM KONTROL BAHAN BAKAR GAS


Bahan Bakar GAS

komponen control bahan bakar gas antara lain :
1. Y-type strainer
2. Gas stop/speed ratio valve (SRV) and control valve (GCV)
3. Fuel gas low-pressure alarm switch 63FG
4. Gas fuel vent valves
5. Gas fuel hydraulic trip relay VH5
6. Valve-control servovalves
7. Valve-control LVDTs
8. Intervalve pressure transducers
9. Gas manifold lines to the combustion chambers
10. Fuel metering systems

Bahan bakar gas dari pembeli pasokan melewati sebuah system metering dan saringan sebelum mengalir melalui katup gas dan kedalam manifold piping. Bahan bakar gas mengalir ke turbin diatur tekanannya dan dikontrol oleh stop/speed ratio valve dan control valve untuk memasok aliran yang diperlukan ke system pembakaran gas turbin. stop/speed ratio valve dan control valve tergabung di dalam satu pertemuan. Baik stop/speed ratio valve maupun control valve adalah satu-aksi. Dioperasikan secara elektrohidrolik dengan spring-loaded-to-close katup colokan.

Penyaluran Bahan Bakar Gas
Diagram GTG

1. Suplai gas pertama melewati gas straine (penyaring gas). Hal ini bertujuan untuk membersihkan gas dari partikel asing guna mendapatkan gas yang bersih sehingga terjadi pembakaran yang sempurna.
2. Setelah itu, gas melewati SRV (Stop/speed ratio valve)
3. Lalu gas dikontrol oleh GCV (Gas Control Valve) untuk megatur jumlah bahan bakar yang diinginan
4. Gas diukur tekanannya oleh Fuel gas low-pressure alarm switch 63FG. Jika tekanan gas rendah alarm akan berbunyi
5. Saat gas bertekanan rendah ia akan mengaktifkan Gas fuel hydraulic trip relay VH5. Alat ini berfungsi untuk menutup SRV sehingga aliran bahan bakar terputus
6. Jika tekanan gas terlalu tinggi maka gas akan dibuang melalui gas fuel vent valves
7. Setelah itu gas melewati Valve-control servovalves, Valve-control LVDTs, Intervalve pressure tranducers guna memberikan umpan balik kepada Speedtronic Mark-V
8. Setelah melalui rangkaian umpan balik gas akan masuk ke bagian manifold. Di bagian ini aliran gas dibagi menjadi 14 lalu menuju ruang bakar


3.1 Kesimpulan
1. Pembangkit listrik tenaga gas dan uap ( PLTGU ) adalah gabungan dari dua pembangkit yaitu PLTG dan PLTU dimana gas buang dari PLTG dimanfaatkan kembali untuk memanaskan air agar menjadi uap guna menggerakkan PLTU
2. Gas buang dari PLTG mempunyai suhu sekitar 550oC, suhu ini cukup untuk membangkitkan PLTU
3. PLTGU terdiri dari tiga bagian, yaitu:
GTG, HRSG, dan STG
4. PLTGU ini mempunyai dua mode operasi yaitu Simple Cycle dan Combined Cycle
a. Simple Cycle yaitu mode pengoperasian PLTG saja dan PLTU tidak dioperasikan
b. Combined Cycle yaitu mode pengoperasian gabung, PLTG dan PLTU beroperasi semua
5. Dihitung dari penggunaan bahan bakarnya, Simple Cycle mempunyai efisiensi sebesar 2,5% - 4,5%. Sedangkan Combined Cycle mempunyai efisiensi sebesar 5% - 7,5%
6. Bahan bakar yang dipakai adalah bahan bakar GAS dan Cair. Bahan bakar gas jenis CNG ( Compressed Natural Gas ) dan bahan bakar cair jenis HSD ( High Speed Diesel )
7. Sistem kontrol SPEEDTRONICTM MARK V merupakan sistem kontrol digital yang berisi logic-logic kontrol, proteksi dan sequence pada operasi turbin gas
8. Sistem kontrol SPEEDTRONICTM MARK V secara garis besar terdiri dari tiga loop kontrol utama yaitu loop kontrol temperatur, kontrol kecepatan, dan kontrol start up.
9. Bahan bakar dari tangki sendiri masih dalam keadaan kotor, untuk itu diperlukan penyaring ( filter ) sebelum dipakai.
10. Semakin cepat putaran turbin semakin banyak pula bahan bakar yang dipakai



Full transcript