Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pusat Tanggung Jawab : Pusat Laba Dan Pusat Investasi

Disusun Oleh : Indah Putri Utami Riza Rizky Fitri Maulana Fajri Al - Arafi
by

riza rizky fitri

on 26 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pusat Tanggung Jawab : Pusat Laba Dan Pusat Investasi

Disusun Oleh : Pusat Tanggung Jawab :
Pusat Laba Dan
Pusat Investasi Indah Putri Utami 105020307111010 Riza Rizky Fitri 105020307111012 Maulana Fajri Al - Arafi 105020307111022 pusat laba adalah suatu unit organisasi yang
di dalamnya pendapatan dan beban diukur secara moneter. Laba merupakan ukuran kinerja yg berguna karena laba memungkinkan manajemen senior untuk
dapat menggunakan satu indikator yang komprehensif
dibandingkan jika harus menggunakan beberapa
indikator (beberapa di antaranya menunjuk ke
arah yang berbeda). Pusat Laba Karakteristik Pusat Laba Kualitas keputusan cenderung lebih baik, karena dilakukan
oleh orang yang benar-benar mengerti tentang keputusan tersebut.
Manajemen kantor pusat bebas dari urusan operasional rutin
dan bias lebih focus pada keputusan yang lebih luas.
Kesadaran laba (Profit Consciousness) lebih meningkat pada manajer pusat laba, karena ukuran prestasinya adalah laba.
Pengukuran prestasi pusat laba lebih luas daripada hanya pengukuran pada pusat pendapatan dan pusat biaya yang terpisah.
Manajer pusat laba lebih bebas
berkreasi. Kondisi-kondisi Dalam Mendelegasikan Tanggung Jawab Laba Untuk dapat mendelegasikan
keputusan trade-off semacam
ini ke tingkat manajer yang lebih
rendah, maka ada dua kondisi
yang harus dipenuhi. Banyak keputusan manajemen yang melibatkan usulan untuk meningkatkan beban dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan peningkatan yang lebih besar dalam pendapatan penjualan. Manajer harus memiliki akses ke informasi relevan yang dibutuhkan dalam membuat keputusan serupa.
Harus ada semacam cara untuk mengukur efektivitas suatu trade-off yang dibuat oleh manajer. MANFAAT PUSAT LABA Kualitas keputusan dapat meningkat karena keputusan itu dibuat oleh para manajer yang paling dekat dengan titik keputusan.
Kecepatan dalam pengambilan keputusan operasional dapat meningkat karena tidak perlu mendapat persetujuan terlebih dahulu dari kantor pusat.
Manajemen kantor pusat bebas dari pengambilan keputusan harian sehingga dapat berkonsentrasi kepada hal-hal yang lebih luas.
Manajer karena hanya tunduk pada sedikit batasan dari korporat, lebih bebas untuk menggunakan imajinasi dan inisiatifnya.
Kesadaran laba (profit consciousness) dapat ditingkatkan karena para manajer yang bertanggung jawab atas laba selalu mencari cara untuk meningkatkan labanya. Pengambilan keputusan yang terdesentralisasi
Jika manajemen kantor pusat lebih mampu dan memiliki informasi yang lebih baik daripada manajer pusat laba pada umumnya, maka kualitas keputusan yang diambil pada tingkat unit akan berkurang.
Adanya perselisihan
Divisionalisasi
Para manajer yang kompeten mungkin saja tidak ada dalam organisasi fungsional karena tidak adanya kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kompetensi manajemen umum.
Adanya tekanan profitabilitas Kesulitan Dengan Pusat Laba Batasan Atas Wewenang Unit Bisnis Batasan Dari Unit Bisnis Lainnya.
Sangatlah berguna untuk memikirkan pengelolaan suatu pusat laba dalam hal pengendalian atas tiga jenis keputusan:
(1) keputusan produk (barang atau jasa apa saja yang harus dibuat dan dijual; (2) keputusan pemasaran (bagaimana, di mana, dan berapa jumlah barang atau jasa yang dijual); dan (3) keputusan perolehan (procurement) atau sourcing (bagaimana mendapatkan & memproduksi
barang atau jasa). Batasan Dari Manajemen Korporat Batasan-batasan yang dikenakan oleh manajemen korporat dikelompokkan menjadi tiga bagian: (1) batasan yang timbul dari pertimbangan-pertimbangan strategis;
(2) batasan yang timbul karena adanya keharusan keseragaman yang diperlukan;
(3) batasan yang timbul dari nilai ekonomis sentralisasi. PUSAT LABA LAINNYA Contoh-contoh pusat laba lainnya selain unit-unit bisnis, digambarkan di bawah ini :
Unit-unit fungsional.
Pemasaran.
Manufaktur.
Unit pendukung dan pelayanan.
Organisasi lainnya. Pengukuran Kinerja Manajemen
Memiliki fokus tentang bagaimana hasil kinerja para manajer. Pengukuran ini digunakan untuk planning, coordinating, dan controlling kegiatan sehari-hari dari pusat laba dan sebagai alat untuk memberikan motivasi yang tepat untuk para manajer. Ukuran Kinerja Ekonomis
Pengukuran profitabilitas yang kedua ini memiliki fokus bagaimana kinerja pusat laba sebagai entitas ekonomis. Mengukur Profitabilitas 5 Ukuran Profitabilitas 1. Margin Kontribusi
Margin kontribusi menunjukkan rentang (spread) antara pendapatan dengan beban variabel. 2. Laba Langsung
Laba langsung (direct profit) mencerminkan kontribusi pusat laba terhadap overhead umum dan laba perusahaan. 3. Laba Yang Dapat Dikendalikan. Pengeluaran-pengeluaran kantor pusat dapat dikelompokkan menjadi dua kategori, dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan. 4. Laba Sebelum Pajak
Dalam ukuran ini, seluruh overhead korporat dialokasikan ke pusat laba berdasarkan jumlah relatif dari beban yang dikeluarkan oleh pusat laba. 5. Laba Bersih. Perusahaan mengukur kinerja pusat laba domestik berdasarkan laba bersih (net income), yaitu jumlah laba bersih setelah pajak. Pusat investasi merupakan pusat pertanggungjawaban yang bertugas untuk mengatur investasi guna mencapai laba yang seoptimal mungkin. Kewenangan Pusat Investasi adalah menyangkut pengelolaan laba (yang terdiri atas pendapatan dan biaya) serta mengelola aset yang dipergunakan untuk memperoleh laba. Pusat Investasi Karakteristik Pusat Investasi Kantor pusat perusahaan atau unit bisnis strategis maupun divisi yang diberi wewenang atau kebijakan maksimum dalam menentukan keputusan operasi yang tidak hanya berjangka pendek , tetapi juga tingkat (besarnya) dan tipe (jenis) investasi Menyediakan informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan mengenai investasi yang digunakan oleh manajer divisi dan memotivasi mereka untuk melakukan keputusan yang tepat. Mengukur prestasi divisi sebagai kesatuan usaha yang berdiri sendiri. Menyediakan alat perbandingan prestasi antar divisi untuk penentuan alokasi sumber ekonomi. Ukuran Kinerja Pusat Investasi Unit-unit fungsional sebagai pusat laba, pada perusahaan multibisnis setiap unit diperlakukan sebagai penghasil laba yang independen, tetapi bisa saja terorganisasi dalam bentuk fungsional Unit-unit fungsional pendukung (support) sebagai pusat laba, hal ini meliputi unit-unit pemeliharaan, teknologi informasi, transportasi, tekhnik, konsultan, dan layanan yang dapat dijadikan pusat laba Unit bisnis (divisi) sebagai pusat laba, manajernya bertanggungjawab dan mempunyai kebijakan serta kendali terhadap pengembangan produk, proses produksi dan pemasaran serta perolehan produk Tujuan Dari Pengukuran Prestasi Pada Pusat Investasi Mengukur prestasi divisi sebagai kesatuan usaha yang berdiri sendiri. Menyediakan alat perbandingan prestasi antar divisi untuk penentuan alokasi sumber ekonomi. Menyediakan informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan mengenai investasi yang digunakan oleh manajer divisi dan memotivasi mereka untuk melakukan keputusan yang tepat. Informasi dari pusat investasi dapat memotivasi : Menghasilkan laba yang memadai dengan wewenang mengambil keputusan tentang sumber ekonomi dan fasilitas fisik yang digunakan.
Mengambil keputusan untuk menambah investasi bila investasi tersebut memberikan kembalian (return) yang memadai.
Mengambil keputusan untuk melepas atau mengurangi investasi yang tidak memberikan kembalian
(return) yang memadai. Return On Investment (ROI) Residual Income (EVA) Metode Yang Dapat Digunakan Dalam Menilai Prestasi Pusat Investasi Yaitu perbandingan (rasio) antara laba dengan investasi
yang digunakan. Keuntungan dengan menggunakan
metode ini adalah sebagai berikut:
Mendorong manajer untuk memberikan perhatian yang lebih luas terhadap hubungan antara penjualan, biaya, dan investasi yang seharusnya menjadi focus bagi manajer investasi.
Mendorong efisiensi biaya, bisa mengurangi investasi yang berlebihan. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut:
Manajer pusat investasi cenderung menolak investasi yang bisa menurunkan ROI pusat pertanggungjawabannya, walaupun akan meningkatkan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan.
Mendorong manajer pusat investasi hanya berpikiran jangka pendek tanpa memperhatikan kepentingan jangka panjang. Keuntungan dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
Manajer pusat investasi cenderung menerima investasi yang menurut ROI tidak menguntungkan sehingga tidak diterima walaupun secara perusahaan keseluruhan menguntungkan.
Memungkinkan penggunaan cost of capital yang berbeda-beda pada
jenis aktiva. Yaitu dengan mengitung jumlah uang yang diperoleh dari laba setelah dikurangi dengan beban investasi. Adapun kelemahannya adalah :
Seperti halnya ROI, residual income
mendorong hanya pencapaian jangka
pendek, tanpa memperhatikan pencapaian
jangka panjang. THANKYOU!
Full transcript