Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pendidikan Anak dalam Perspektif Agama Islam

No description
by

faizah irani

on 18 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pendidikan Anak dalam Perspektif Agama Islam

Pendidikan Anak dalam Perspektif Agama Islam

Kelompok 3 :
Faizah Irani (1615132855)
Anna Syifa Fauziah (1615132857)
Siti Muharomah Nikendari (1615132875)
Cholisna Rosadi (1615132876)

Ilmu Pendidikan Anak 2
Eriva Syamsiatin, S.Pd, M.Si
Profil Narasumber
Nama : Muhammad Idris

TTL : Depok, 25 April 1960

Anak ke : 2 dari 7 bersaudara

Alamat : Jln. Ta'lim 1 Rt 03/15 no. 27, Pitara Depok

Riwayat Pendidikan : Tamat SD kemudian melanjutkan sekolah di Pesantren yang berada di Banten selama 12 tahun.
A. Dasar Pemikiran Ilmu Pendidikan Anak Menurut Agama Islam
Istilah “pendidikan” dalam bahasa Arab disebut dengan “ta’lim”, ada yang memilih “tarbiyah”, ada pula yang mempertahankan “ta’dib”. Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang hendak membentuk pribadi seorang anak agar berakhlak baik, di samping mendapatkan pengetahuan yang diperlukan bagi dirinya.

Pembentukan moral dan tingkah laku yang sesuai dengan ajaran Islam merupakan pendidikan yang digali dari sumber primordial Islam itu sendiri (al-Qur’an dan al-Hadits).
Sumber Dasar Ilmu Pendidikan dalam Islam
B. Penerapan dalam Ilmu Pendidikan Anak
1. Al-Qur'an
Dasar pelaksanaan pendidikan Islam terutama adalah Al- Qur’an dan Al-Hadits.
Dalam Al-Qur’an, surat Asy-Syura: 52
Artinya : “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al- Qur’an) dengan perintah Kami sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya yang Kami beri petunjuk dengan dia siapa yang Kami kehendaki diatara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang benar” (Dahlan dan Sahil, 1999: 873).

Alasan bahwa pendidikan Islam bersumber pada Al-Qur’an dan Hadis adalah berdasarkan firman Allah:

Artinya: “...Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. al-Maaidah: 44)
Artinya: “...Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia akan bahagia sebenar-benar bahagia.”
(QS. Al-Ahzab: 71)
2. As-Sunnah
As-Sunnah adalah sumber kedua hukum Islam, segala aktivitas umat Islam termasuk aktivitas dalam pendidikan. Alasan As- Sunnah dapat dijadikan sumber pendidikan yang kedua adalah:
• Allah memerintahkan kepada hamba-Nya agar mentaati kepada rasulullah dan wajib berpegang teguh atau menerima segala yang datang dari rasul Allah.
• Pribadi rasulullah adalah teladan bagi umat Islam.

3. Al-Ijtihad
Yang dimaksud Al-Ijtihad dalam kaitannya dengan pendidikan Islam adalah usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh ulama- ulama Islam dalam memahami nas-nas Al-Qur'an dan As-Sunnah Nabi yang berhubungan dengan penjelasan dan dalil tentang dasar pendidikan Islam, sistem dan arah pendidikan Islam.
dasar pendidikan Islam berarti landasan yang digunakan dalam melakukan proses pendewasaan anak didik; baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotoriknya sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan Hadis.

Muhammad Idris menerapkan ilmu pendidikan yang beliau dapat selama menuntut ilmu. Salah satunya saat ini beliau mengajar di Majelis Ta’lim yang dipimpin. Majelis Ta’lim tersebut meliputi Majelis Ta’lim anak-anak, remaja hingga kalangan orang tua. Selain mengajar di Majelis Ta’lim, beliau juga sering mengisi kegiatan lainnya sebagai penceramah dan mengisi khotbah di beberapa masjid.
Terima Kasih :)
Full transcript