Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Metodelogi Penelitian - Masalah Penelitian

No description
by

Muhammad Ridwan Satrio

on 5 March 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Metodelogi Penelitian - Masalah Penelitian

Masalah Penelitian
Setiap penelitian yang akan dilakukan selalu berangkat dari masalah. Seperti dinyatakan oleh Emory (1985, dalam Sugiyono, 2009) bahwa, baik penelitian murni maupun terapan semuanya berangkat dari masalah, hanya untuk penelitian terapan hasilnya langsung dapat digunakan untuk membuat keputusan

Bila dalam penelitian telah dapat menemukan masalah yang tepat, maka pekerjaan penelitian 50% telah selesai.


Hubungan antara ketetapan memilih masalah dan cara pemecahan ditunjukkan pada tabel 2.1
Kriteria Pemilihan Masalah Penelitian
Masalah yang ada sedemikian banyak, untuk itu perlu dipilih masalah yang paling layak dan penting untuk diteliti. Proses pemilihan terhadap masalah yang penting untuk diteliti disebut dengan proses pelingupan atau scoping. Mukayat (1994 dalam Sugiyono, 2009) menyebutkan beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam melihat apakah suatu masalah layak atau penting untuk diteliti, sebagai berikut:

1) Apakah benar suatu masalah yang ditentukan tersebut belum pernah dicari jawabannya ( orisinalitas penelitian )?

2) Apakah masalah yang ditentukan itu benar-benar penting untuk dipecahkan pada waktu penelitian dikerjakan ( aktualitas penelitian)?

3) Apakah masalah yang ditentukan memenuhi 5W yaitu what ( apa), where ( di mana), why ( mengapa), when ( bilamana ), dan how ( bagaimana)?

4) Apakah masalah yang dipilih itu memiliki relevansi dengan gerak pembangunan ( memiliki kemanfaatan praktis )

5) Apakah dana yang tersedia cukup memadai untuk mencari jawaban masalah yang ditentukan itu sehingga dapat menghasilkan suatu pengetahuan yang bulat?

Bentuk-bentuk Rumusan Masalah Penelitian
a. Rumusan Masalah Deskriptif
Rumusan deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih (variabel mandiri adalah variabel yang berdiri sendiri, bukan variabel independen,)
Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan Pengukuran
Pertanyaan pengukuran adalah pertanyaan yang sebenarnya diajukan kepada responden. Pertanyaan tersebut muncul dalam kuisioner. Dalam studi observasi, pertanyaan pengukuran adalah pertanyaan yang harus dijawab oleh para peneliti mengenai setiap subyek yang diteliti.
Metodologi Penelitian
"Masalah Penelitian"

Sumber-Sumber Masalah
Masalah dapat diartikan sebagai penyimpanan antara yang seharusnya dengan apa yang benar-benar terjadi. Stonner (1982:257 dalam Sugiyono, 2009) mengemukakan bahwa masalah-masalah dapat diketahui bila terdapat hal-hal sebagai berikut:
a. Terdapat penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan
b. Terdapat penyimpangan antara apa yang telah direncanakan dgn kenyataan
c. Ada pengaduan
d. Ada kompetisi
Masalah juga dapat bersumber dari hal sebagai berikut :
1) Bacaan terutama bacaan yang melaporkan hasil penelitian
2) Seminar, diskusi dan lain-lain pertemuan ilmiah
3) Pernyataan pemegang otoritas
4) Pengamatan sepintas
5) Pengalaman pribadi
6) Perasaan intuitif

Pedoman Merumuskan Masalah Penelitian
Fraenkel dan Wallen (1990:22 dalam Sugiyono,2009) mengemukakan bahwa masalah penelitian yang baik adalah :
Masalah harus feasible, dalam arti masalah tersebut harus dapat dicarikan jawabannya melalui sumber yang jelas , tidak banyak menghabiskan dana, tenaga dan waktu
a.
Masalah harus jelas, yaitu semua orang memberikan persepsi yang sama terhadap masalah tersebut.
b.
Masalah harus signifikan, dalam arti jawaban atas masalah itu harus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu dan pemecahan masalah kehidupan manusia.
c.
Masalah bersifat etis, yaitu penelitian tidak berkenaan dengan hal-hal yang bersifat etika, oral, nilai-nilai keyakinan dan agama. ( ini hanya berlaku untuk penelitian kuantitatif karena sulit untuk mengukurnya, untuk penelitian kualitatif tidak harus seperti ini )
d.
b. Rumusan Masalah Komparatif
Rumusan masalah komparatif adalah suatu pertanyaan penelitian yang bersifat membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda.

c. Rumusan Masalah Asosiatif
Rumusan masalah asosiatif adalah suatu pertanyaan penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Terdapat tiga bentuk hubungan yaitu: hubungan simetris,, hubungan kausal, dan interaktif / resprocal/ timbal balik.

1) Hubungan Simetris
Hubungan simetris adalah suatu hubungan antara dua variabel atau lebih yang kebetulan munculnya bersamaan. Jadi bukan hubungan kausal maupun interaktif,
2) Hubungan Kausal
Hubungan kausal adalah hubungan yang bersifat sebab akibat. Jadi disini ada variabel independen (variabel yang mempengaruhi) dan dependen ( dipengaruhi),
3) Hubungan Interaktif/Resiprocal/ timbal balik
Hubungan interaktif atau reciprocal adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Disini tidak diketahui mana variabel independen dan dependen

Pertanyaan Investigatif
Pertanyaan investigatif adalah pertanyaan di mana peneliti harus menjawab secara memuaskan pertanyaan penelitian secara umum. Tujuan kita adalah untuk menangani pertanyaan penelitian yang lebih umum dan memecahnya menjadi pertanyaan yang lebih khusus
Pertanyaan manajemen
Begitu seorang peneliti mempunyai masalah yang jelas mengenai permasalahan manajer,dia harus menerjemahkannya menjadi permasalahan penelitian, yakni permasalahan pengumpulan informasi. Sebagaimana ditunjukkan diatas mungkin ada sejumlah cara yang berbeda untuk mengamatkan setiap permasalahan manajemen. Disinilah titik di mana pemahaman dan keahlian peneliti bermain. Hal ini juga merupakan titik di mana keputusan manajer merupakan hal yang paling penting. Pemilihan penelitian yang keliru untuk permasalahan yang benar bisa jadi berbahaya
.
Full transcript