Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Kerajaan ISLAM

No description
by

ARIKANAMI ARK

on 3 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kerajaan ISLAM

Kerajaan
ISLAM
di
Nusantara

Masuknya Islam di Nusantara dibawa oleh pedagang Gujarat lalu diikuti oleh oleh pedagang Arab dan Persia. Sambil berdagang mereka menyebarkan Agama ISLAM ke tempat mereka berlabuh di seluruh Nusantara.
Proses masuknya ISLAM ke Nusantara dilakukan secara damai dengan cara menyesuaikan diri dengan adat istiadat penduduk lokal yang telah lebih dulu ada. Dan Agama ISLAM mengajarkan persamaan derajat.
Di Sumatera
Sumatera merupakan daerah pertama dan terpenting dalam pengembangan Agama ISLAM di Nusantara, dikarenakan letak jalur Sumatera yang strategis dan berhadapan langsung dengan jalur perdagangan dunia, yakni Selat Malaka.
Gambar SELAT MALAKA
Kerajaan Islam di Sumatera
A. Kerajaan Samudra Pasai

Merupakan kerajaan ISLAm pertama di Nusantara yang tumbuh berkembang antara tahun 1270 dan 1275 (pertengahan abad ke 13), dan merupakan kerajaan kembar terdiri atas dua dinasti yaitu Dinasti Meurah Khair dan Dinasti Meurah Silu.
Sultan Pertama Kerajaan ini bernama Malik as-Shaleh. Terdapat mata uang yang bernama Dirham. Pada awal abad ke-14, Samudra Pasai menjadi pusat studi Islam dan tempat berkumpulnya ulama. Samudera Pasai diserang oleh Kerajaan Majapahit hingga mengalami kemunduran pada sekitar abad ke-14, tepatnya pada 1360.


GAMBAR MATA UANG DIRHAM
B.Kesultanan Aceh Darussalam

Terletak di utara pulau Sumatera dengan ibu kota Bandar Aceh Darussalam. Sultan yang pertama memerintah kesultanan aceh sekaligus pendirinya adalah Sultan Ali Mughayat Syah.
Kesultanan Aceh Darussalam memulai pemerintahannya ketika Kerajaan Samudera Pasai sedang dalam masa keruntuhan. Sultan Ali Mughayat mendirikan Kesultanan Aceh pada tahun 1496 yang pada mulanya kerajaan ini berdiri atas wilayah kerajaan lamuri. Pemerintahaan kesultanan Aceh kemudian menundukan dan menyatukan beberapa wilayah kerajaan sekitarnya mencakup Daya, Pedir, Lidie, Nakur. Selanjutnya pada tahun 1524 wilayah Pasai sudah menjadi bagian dari kedaulatan Kesultanan Aceh diikuti dengan Aru.
Salah satu Peninggalan
Kesultaan Aceh Darussalam
Benteng Indrapatra
Masjid Baiturrahman
Kerajaan Islam di Jawa
Di Jawa

Di jawa islam masuk melalui pesisir utara pulau jawa (dengan di temukannya makam fatimah binti maimun bin hibatullah). Dan penyebaran Agama ISLAM di tanah jawa di lakukan oleh para Walisongo. Walisongo menyebarkan Agama ISLAM dengan cara berdakwah.
A.Kerajaan Demak

Kesultanan Demak atau Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa ("Pasisir").
Kerajaan ini tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. Walau tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Pada tahun 1568, kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. Salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Demak ialah Mesjid Agung Demak, yang menurut tradisi didirikan oleh Walisongo.
Peninggalan Kerajaan Demak
Masjid Agung Demak
D.Kesultanan Mataram

Kesultanan Mataram adalah kerajaan Islam di Pulau Jawa yang pernah berdiri pada abad ke-17. Kerajaan ini dipimpin suatu dinasti keturunan Ki Ageng Seladan Ki Ageng Pemanahan, yang mengklaim sebagai suatu cabang ningrat keturunan penguasa Majapahit. Asal-usulnya adalah suatu Kadipaten di bawah Kesultanan Pajang, berpusat di "Bumi Mentaok" yang diberikan kepada Ki Ageng Pemanahan sebagai hadiah atas jasanya. Raja berdaulat pertama adalah Sutawijaya (Panembahan Senapati), putra dari Ki Ageng Pemanahan.
Gambar Candi Arjuna
(Salah satu peninggalan Kerajaan Mataram)
B.Kesultanan Banten

Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524/1525, Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda, dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Menurut sumber Portugis, sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sundase lain pelabuhan Pontang, Cigede, Tamgara (Tangerang), Sunda Kalapa dan Cimanuk.
Gambar Masjid Banten
(Peninggalan Kesultanan Banten)
C.Kesultanan Pajang

Kerajaan Pajang adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Tengah sebagai kelanjutan Kerajaan Demak. Pada awal berdirinya tahun 1549, wilayah Pajang hanya meliputi sebagian Jawa Tengah saja, karena negeri-negeri Jawa Timur banyak yang melepaskan diri sejak kematianTrenggana. Pada tahun 1568 Hadiwijaya dan para adipati Jawa Timur dipertemukan di Giri Kedaton oleh Sunan Prapen. Dalam kesempatan itu, para adipati sepakat mengakui ke daulatan Pajang di atas negeri-negeri Jawa Timur. Sebagai tanda ikatan politik, Panji Wiryakrama dari Surabaya (pemimpin persekutuan adipati Jawa Timur) dinikahkan dengan puteri Hadiwijaya.
E.Kerajaan Cirebon

Kerajaan Cirebon merupakan bagian dari administrative Jawa Barat. Cirebon sendiri mempunyai arti seperti di daerah-daerah lainnya. Cirebon berasal dari bahasa sunda “ci” yang berarti air, sedangkan “rebon” berarti udang. Cirebon mempunyai ati sungai udang atau kota udang. Cirebon didirikanpada 1 Sura 1445 M, oleh Pangeran Cakrabuana. Pada tahun 1479 M Pangeran Cakrabuana sebagai penguasa Cirebon yang bertempat di kraton Pakungwati Cirebon menyerahkan kekuasaannya pada Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati adalah seorang menantu Pangeran Cakrabuana dari ibu Ratu Mas Rarasasantang. Sejak inilah Cirebon menjadi Negara merdeka dan bercorak Islam.
Di Kalimantan

Di kalimantan, islam masuk melalui pontianak pada abad 18. Di hulu sungai pawan, kalimantan barat di temukan pemakaman islam kuno. Di kalimantan timur islam masuk melalui keraajaan kutai, di kalimantan selatan melalui kerajaan banjar, dan dari kalimantan tengah di temukannya masjid gede di kotawaringin yang di bangun pada tahun 1434 M. Di sulawesi islam masuk melalui raja dan masyarakat Gowa-tallo.
Kerajaan ISLAM di Kalimantan
A.Kerajaan Pontianak

adalah sebuah kesultanan Melayu yang didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie, seorang putra ulama keturunan Arab Hadramaut dari Kerajaan Mempawah yang ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal. Era kekuasaan kesultanan Pontianak redup seketika seiring kedatangan bala tentara Kekaisaran Jepang ke Pontianak pada tahun 1942. Pada 24 Januari 1944, karena dianggap memberontak dan bersekutu dengan Belanda, Jepang menghancurkan Kesultanan Pontianak dan beberapa kesultanan-kesultanan Melayu di Kalimantan Barat.
Di Sulawesi

Juga tumbuh Kerajaan-kerajaan bercorak Islam. Munculnya Kerajaan-kerajaan tersebut tidak terlepas dari perdagangan yang berlangsung ketika itu.
Kerajaan ISLAM di Sulawesi
A.Kerajaan Gowa Tallo

adalah salah satu kerajaan besar dan paling sukses yang terdapat di daerah Sulawesi Selatan. Rakyat dari kerajaan ini berasal dari Suku Makassar yang berdiam di ujung selatan dan pesisir barat Sulawesi. Wilayah kerajaan ini sekarang berada di bawah Kabupaten Gowa dan beberapa bagian daerah sekitarnya. Kerajaan ini memiliki raja yang paling terkenal bergelar Sultan Hasanuddin, yang saat itu melakukan peperangan yang dikenal dengan Perang Makassar (1666-1669) terhadap VOC.
Gambar Benteng Somba Opu
(Salah satu
Peninggalan Kerjaan Gowa Tallo)
Di Maluku

Maluku menduduki posisi penting dalam perdagangan dunia di kawasan timur Nusantara. Sejak abad ke-15 hingga ke-19 Maluku menjadi wilayah perebutan bangsa Spanyol, Portugis, dan Belanda.
Kerajaan ISLAM di Maluku
A.Kerajaan Ternate

juga dikenal dengan Kerajaan Gapi adalah salah satu dari 4 kerajaan Islam di Kepulauan Maluku dan merupakan salah satu kerajaan Islam tertua di Nusantara. Didirikan oleh Baab Mashur Malamo pada tahun 1257. Kesultanan Ternate menikmati kegemilangan di paruh abad ke -16 berkat perdagangan rempah-rempah dan kekuatan militernya. Namun karena cengkeraman dan pengaruh Belanda pada Ternate semakin kuat. Belanda dengan leluasa mengeluarkan peraturan yang merugikan rakyat lewat perintah sultan. Sikap Belanda yang kurang ajar dan sikap sultan yang cenderung manut menimbulkan kekecewaan semua kalangan dan menjadi penyebab kejatuhan Ternate.
B.Kerajaan Tidore

adalah kerajaan Islam yang berpusat di wilayah Kota Tidore, Maluku Utara, Indonesia sekarang. Pada masa kejayaannya (sekitar abad ke-16 sampai abad ke-18), kerajaan ini menguasai sebagian besar Halmahera selatan, Pulau Buru, Ambon, dan banyak pulau-pulau di pesisir Papua barat.

Pada tahun 1521, Sultan Mansur dari Tidore menerima Spanyol sebagai sekutu untuk mengimbangi kekuatan Kesultanan Ternate saingannya yang bersekutu dengan Portugis. Setelah mundurnya Spanyol dari wilayah tersebut pada tahun 1663 karena protes dari pihak Portugis sebagai pelanggaran terhadap Perjanjian Tordesillas 1494, Tidore menjadi salah satu kerajaan paling independen di wilayah Maluku. Terutama di bawah kepemimpinan Sultan Saifuddin (memerintah 1657-1689), Tidore berhasil menolak pengusaan VOC terhadap wilayahnya dan tetap menjadi daerah merdeka hingga akhir abad ke-18.
Di Papua

Agama Islam masuk di Papua sekitar abad ke 15 yang dilalui oleh pedagang–pedagang muslim. Perdagangan antara lain dilakukan oleh para pedagang–pedagang suku Bugis melalui Banda (Maluku Tengah) dan oleh para pedagang Arab dari Ambon yang melalui Seram Timur. Diperkenalkan pertama kali di tanah Papua di jazirah Onin (Patimunin-Fakfak) oleh seorang sufi bernama Syarif Muaz al-Qathan dengan gelar Syekh Jubah Biru.
Kerajaan ISLAM di Papua

Kerajaan Waigeo
Kerajaan Misool
Kerajaan Salawati
Kerajaan Sailolof
Kerajaan Fatagar
Kerajaan Rumbiati
Kerajaan Kwiai
Kerajaan Aiduma
Kerajaan Kaimana
Di Nusa Tenggara

Kehadiran Islam ke daerah Nusa Tenggara diperkirakan sejak abad ke-16 yang diperkenalkan Sunan Perapen (Putra Sunan Giri).
Kerajaan ISLAM di Nusa Tenggara
A.Kerajaan Selaparang (Lombok)

adalah salah satu kerajaan yang pernah ada di Pulau Lombok. Pusat kerajaan ini pada masa lampau berada di Selaparang (sering pula diucapkan dengan Seleparang), yang saat ini kurang lebih lebih berada di desa Selaparang, kecamatan Swela, Lombok Timur.
Terdapat kisah yang tercatat di dalam daun Lontar yang menyebutkan bahwa agama Islam salah satunya pertama kali dibawa dan disebarkan oleh seorang muballigh dari kota Bagdad, Iraq, bernama AsySyaikh As-Sayyid Nūrurrasyīd Ibnu Hajar al-Haytami dan itu berarti berdirinya Kerajaan Selaparang tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah masuknya atau proses penyebaran agama Islam di Pulau Lombok.
SELESAI
Akhirnya...!!!
Good...
Gile si Mad Dog...
arikanami
arikanami
Full transcript