Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Perbaikan Hasil

No description
by

jeffry arshavin

on 21 November 2017

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perbaikan Hasil

PENGIRIMAN PESAN BERPRIORITAS
PADA VEHICULAR AD HOC NETWORK

Perbaikan Seminar
Hasil
Dimana n merupakan jumlah kendaraan yang sesuai dengan waktu simulasi, N merupakan jumlah kendaraan per jam yaitu sebanyak 12.422 smp/jam, t merupakan waktu simulasi yaitu selama 60 detik atau 1 menit. Sehingga diperoleh:

𝑛= ((12422 𝑥 1 ))/60=207

SKENARIO
Skenario yang dilakukan pada penelitian adalah dengan mengambil kondisi real pada beberapa jalan-jalan arteri di wilayah kota Makassar. Volume kepadatan kendaraan telah ditentukan di jalan-jalan arteri Kota Makassar termasuk jalur jalan yang sesuai dengan skenario, dimana terdapat empat jalur jalan yang masuk dalam area simulasi yaitu Jalan A.P. Pettarani, Jalan Boulevard, Jalan Pengayoman dan Jalan Hertasning. Volume kendaraan yang dibagi dalam satuan mobil penumpang pada Jalan A.P. Pettarani sebanyak 7.860 smp/jam, Jalan Boulevard sebanyak 2.737 smp/jam, Jalan Pengayoman sebanyak 493 smp/jam, dan Jalan Hertasning sebanyak 1.332 smp/jam. Sehingga Jumlah keseluruhan kendaraan di area simulasi sebanyak 12.422 smp/jam.
Pada penelitian ini, waktu simulasi yang dilakukan yaitu selama 60 detik. Sehingga, jumlah kendaraan (node) akan disesuaikan menurut waktu simulasi. Menurut (Khisty, 2006), untuk menghitung jumlah kendaraan selama periode simulasi menggunakan perhitungan sebagai berikut :
𝑛= ((𝑁 𝑥 𝑡 ))/60

Maka, jumlah node yang digunakan dalam simulasi sebanyak 207 node. Kemudian untuk mengetahui kehandalan transmisi dan melihat performansi dari skema yang diusulkan, jumlah node dinaikkan di atas 207 node dan dikurangi di bawah 207 node
Skenario lalu lintas juga disesuaikan dengan kondisi sebenarnya yaitu dengan mangatur area simulasi kondisi jalanan dengan menempatkan dua lampu lalu lintas (traffic lights) yang mengenai jangkauan simulasi yaitu dipertigaan antara Jl. AP. Pettarani dan Jl. Hertasning, serta Jl. AP. Pettarani dan Jl. Boulevard.

Pada simulasi yang dilakukan, skema Priority Based Channel Access lebih unggul dibandingkan dengan skema CSMA/CA. Priority Based Channel Access memiliki performansi yang lebih baik dibandingkan CSMA/CA dengan rata rata peningkatan PDR sebesar 24%, throughput sebesar 0.25 Mbit/sec dan penurunan delay sebesar 0.08648 detik.
Pada skenario di jalan-jalan arteri Kota Makassar dengan jumlah node sebanyak 207 node. Skema Priority Based channel access memiliki performansi yang lebih baik yaitu PDR sebesar 60%, troughput sebesar 0.62 Mbit/sec, dan delay sebesar 0.16308 detik, jika dibandingan dengan skema CSMA/CA dengan PDR sebesar 37%, throughput sebesar 0.39 Mbit/sec, dan penurunan delay 0.28780 detik.

Apa itu Vanet, pesan prioritas dan simulasi vanet?
Analisis skema
Analisis skema
Analisis skema
kesimpulan
Apa itu Vanet, pesan prioritas dan simulasi vanet?
Skenario harus jelas
Simulasi Vanet
Sebaiknya dalam kesimpulan dan ringkasan ada hasil-hasil numerik (Kuantitafif) berupa angka-angka, jangan hanya kualitatif.
VANETs menyediakan komunikasi data di area kendaraan menggunakan transmisi nirkabel. Duah buah node VANETs melakukan komunikasi atau bertukar pesan data dalam mode multi-hop atau one-hop dengan meneruskan pesan data dari node pengirim pertama yang disebut node sumber ke penerima terakhir yang disebut dengan node tujuan
Pada penelitian ini, prioritas ditentukan dengan mendefinisikan Arbitrary Inter Frame Space (AIFS) untuk mengakses channel yaitu tiap node melihat ketersediaan channel. Dengan memberikan informasi tentang kondisi lalu lintas dan jarak antara kendaraan sehingga node yang akan mengkases channel diprioritaskan terlebih dahulu. Prioritas kendaraan kemudian diskalakan ke dalam nilai AIFS untuk mengetahui Access Category (AC) paket
Pada penelitian ini, hasil diperoleh berdasarkan pada proses simulasi menggunakan tools Omnet ++
Peningkatan performansi dalam hal PDR menunjukkan bahwa Priority based channel access memiliki performansi yang lebih baik dibandingkan CSMA/CA dengan rata rata peningkatan 26%. Priority based channel access berhasil meningkatkan performansi CSMA/CA sebesar 33% di 100 node, 19% di 150 node, 22% di 207 node, 24% di 250 node dan 30% di 300 node. Dengan penambahan jumlah node, Priority based channel access memberikan peningkatan bervariasi yang bergantung pada jumlah node.
Priority based channel access berhasil meningkatkan performansi CSMA/CA dengan rata-rata peningkatan sebesar 0.26 Mbit/sec. Priority based channel access berhasil meningkatkan performansi troughput sebesar 0.18 Mbit/sec di 100 node, 0.15 Mbit/sec di 150 node, 0.23 Mbit/sec di 207 node, 0.30 Mbit/sec di 250 node dan 0.45 Mbit/sec di 300 node
Analisis skema
Priority based channel access berhasil menurunkan rata-rata delay dari CSMA/CA sebesar 0.08648 detik. Simulasi menggunakan jumlah node 100 berhasil menurunkan delay 0.01386 detik, untuk 150 node menurunkan delay 0.09401 detik, 207 node menurunkan delay 0.12471 detik, 250 node menurunkan delay 0.11826 detik dan 300 node menurunkan delay 0.08158 detik. Penurunan delay paling signifikan terjadi ketika jumlah node sebanyak 207
Jeffry
Full transcript