Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MANAJEMEN AKSI MASSA

SEKOLAH KASTRAT WIL-1 ISMKI,Pekan Baru
by

ashari adiatma

on 6 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MANAJEMEN AKSI MASSA

MANAJEMEN AKSI MASSA
Ashari Adiatma FKUISU 2009
Aksi Massa adalah suatu metode perjuangan yang mengandalkan kekuatan massa dalam menekan pemerintah / pengusaha untuk mencabut atau memberlakukan kebijakan yang tidak dikehendaki massa
Aksi nirkekerasan yang bersifat ideologis
Aksi nirkekerasan yang bersifat pragmatis
Aksi nirkekerasan didasarkan pada alasan-alasan etis serta keyakinan bahwa tujuan dan cara harus konsisten
Aksi nirkekerasan didasarkan pada perhitungan rasional – artinya, cara nirkekerasan dipilih karena dianggap sebagai yang paling efektif
Tujuan aksi adalah untuk merangkul lawan dan menjadikan mereka kawan dalam menyelesaikan masalah yang ada
Tujuan aksi adalah untuk mengalahkan lawan
Penganut aliran ini memiliki pola berkonflik yang positif, yang bertujuan mencari solusi bersama
Penganut aliran ini memiliki pola berkonflik yang negatif, yang bertujuan menjatuhkan konflik
Aspek moral seperti rasa saling percaya, keterbukaan, dan kejujuran menjadi elemen penting dari aksi
Aspek moral tidak memainkan peran penting dalam aksi
"
Bentuk-bentuk Aksi Massa
"
Aksi massa dikenal dalam berbagai bentuk sesuai dengan target dan sasaran aksi
3 kelompok besar menurut Gene Sharp (1973):
1. Protes dan persuasi,
2. Nonkooperasi, dan
3. Intervensi.
Protes dan Persuasi
Persuasi adalah mengenai bagaimana kita bisa membuat orang lain mau melakukan yang kita minta atau sebaliknya mau melakukan yang kita larang.
Protes adalah sebuah tindakan untuk menyampaikan ketidaksetujuan/ pernyataan tidak menyetujui, menentang, menyangkal, dsb
•Iwan Fals menyuarakan kritik terhadap Orde Baru melalui lagu Bento, Bongkar, dan Oemar Bakrie.
• Sekelompok ibu di Argentina berparade secara rutin di depan istana presiden dengan mengusung foto anak-anak mereka yang mati dan atau hilang akibat kekejaman rezim militer saat itu.
•Sekelompok mahasiswa mengusung keranda bertuliskan “Demokrasi Sudah Mati” dan melakukan upacara penguburan bagi demokrasi.
•Banyak orang di Indonesia mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai reaksi atas Tragedi Semanggi.
Nonkooperasi
Nonkooperasi adalah hal tidak bekerja sama; hal menolak untuk bekerja sama
•Boikot atas minuman Fanta dan computer IBM, karena perusahaan-perusahaan tersebut terbukti membantu pelaksanaan genocide atas kaum Yahudi pada masa pemerintahan Hitler (Fanta ikut membiayai rezim Hitler, IBM merancang kodifikasi pembunuhan massal untuk Hitler) .
•Boikot atas rumah makan Mc Donald’s karena perusahaan tersebut dituding sebagai agen kapitalisme.
•Boikot atas sepatu Nike, karena perusahaan tersebut menggunakan buruh anak-anak yang dibayar amat rendah.
•Boikot atas produk-produk (sepatu, tas, dompet, jaket) yang menggunakan kulit hewan.
Intervensi
Intervensi adalah campur tangan yang berlebihan
•Di bawah komando Chico Mendez, sekelompok orang di Brazil mengikatkan diri pada batang-batang pohon, guna menghalangi penebangan hutan.
•Seorang biarawati di Filipina berlutut dan berdoa di depan sebuah tank, guna menghalangi tank maju dan melindas barisan demonstran.
•Mahasiswa di Thailand memblokade jalan, dengan mengambil posisi duduk dan berdoa di tengah jalan.
•Pada tahun 1970an, banyak warga Amerika Serikat menolak membayar pajak, karena tidak ingin pajak mereka digunakan untuk membiayai perang Vietnam
Dilihat dari
aktivitas aksi
ada dua bentuk aksi massa, yaitu
aksi statis
, dan
aksi dinamis
.
Aksi statis adalah aksi massa yang dilakukan pada
satu titik
tertentu mulai sejak aksi dibuka sampai aksi dibubarkan. Aksi dinamis adalah aksi massa yang dimulai dari titik kumpul tertentu kemudian
berpindah
sesuai dengan sasaran aksi.
a)Rally/long March b)Mimbar bebas c)Panggung kesenian d)Teatherical
George Lakey (1962) menyebutkan bahwa aksi nirkekerasan membawa perubahan sosial melalui 3 mekanisme :
a)Koersi adalah “menghilangkan kemampuan lawan mempertahankan status quo atau kemampuannya mempengaruhi perubahan sosial” (Lakey, 1962:19). Dengan kata lain, lawan dibuat takluk dan terpaksa memenuhi tuntutan pelaku aksi nirkekerasan.
b)Konversi terjadi ketika lawan berhasil disadarkan, diubah cara berpikirnya, serta diyakinkan untuk mendukung tujuan yang diusungkan pelaku aksi nirkekerasan.
c)Persuasi adalah kondisi di mana lawan tidak/belum berhasil dibuat berbalik mendukung tujuan aksi nirkekerasan, namun memahami alasan di balik aksi tersebut. Pandangan lawan terhadap pelaku aksi nirkekerasan berubah dari “ancaman/pengganggu” ke “bukan ancaman/pengganggu”. Dengan kata lain, meski tidak/belum berhasil dibuat ber-konversi, lawan berhasil diyakinkan bahwa pelaku aksi nirkekerasan tidak layak mendapat reaksi yang sarat kekerasan, karena mereka bukan ancaman.
Tahapan Menuju Aksi Massa
1.Isu/Tuntutan
Penting!!!
2.Pra Kondisi Aksi
a.Mensosialisasikan rencana aksi massa beserta isu/tuntutannya.
b.Memanaskan situasi di kawasan tertentu yang menjadi sasaran kampanye atau sasaran penyeretan massa.
c.Mempersiapkan dan mematangkan isu.
d.Membuat press release.
e.Menghubungi media.
f.Skenario pembagian peran.
g. Menghubungi pihak kepolisian untuk perizinan.

3.Nama komite aksi
Nama awal komite aksi yang lazim dipakai untuk mengidentifikasi diri massa, sebagai berikut:
a.Forum
b.Front
c.Barisan
d.Persatuan
e.Kesatuan
f.Solidaritas
g.Jaringan
h.Aliansi
i.Koalisi
j.Gerakan
k.Pergerakan
l.Himpunan
m.Serikat
n.Komite
o.Liga
p.Gabungan
q.Asosiasi
r.Dewan
1.PERSIAPAN

4.Perangkat Aksi Massa
a.Koordinator Lapangan (Kolap)
b.Wakil Koordinator Lapangan (Wakolap)
c.Divisi Acara
d.Orator
e.Humas / Hubungan Masyarakat
f.Negosiator
g.Mobilisator
h.Kurir
i.Advokasi
j.Self Defence Unit (SDU) / Unit Keamanan Aksi
k.Logistik dan Medical Rescue
l.Dokumentasi
m.Sentral Informasi
n.Kronolog

5.Kelengkapan Material Aksi Massa
a.
Poster
,berisi tuntutan aksi yang ditulis tebal dengan spidol atau cat agar jelas dibaca oleh massa dan sasaran aksi massa, ditulis dengan kalimat singkat, padat dan jelas.
b.
Spanduk
adalah bentangan kain yang ditulisi tuntutan-tuntutan atau nama komite aksi yang sedang menggelar aksi massa.
c.
Selebaran
adalah lembaran kertas yang memuat informasi agitasi dan propaganda kepada massa yang lebih luas agar memberikan dukungan terhadap aksi massa.
d.
Pengeras suara
adalah perangkat keras elektronika yang berfungsi memperbesar volume suara.
e
.Pernyataan sikap
/ statement adalah pernyataan tertulis yang memberikan gambaran sikap massa terhadap satu kebijakan satu institusi/perorangan, dibacakan dibagian akhir proses aksi massa. Penyusunan pernyataan sikap biasanya didelegasikan kepada Humas atau divisi logistik.
6. Massa Persiapan Aksi
Kehadiran massa dalam jumlah yang massif dalam aksi massa merupakan faktor yang menentukan keberhasilan aksi massa.
Semakin besar kemampuan aksi suatu komite aksi dalam hal mobilisasi massa untuk memberikan suport akan semakin memberikan konstribusi positif terhadap aksi massa
. Maka pada tahap persiapan aksi massa dipersiapkan perangkat aksi/divisi khusus bekerja memobilisasi massa sebelum aksi berlangsung.
7.Target Aksi
Target aksi adalah tujuan-tujuan minimal dan maksimal yang akan diraih dalam aksi massa tersebut. Misalnya aksi massa dengan target membangun persatuan dan solidaritas, target mengkampanyekan isu/tuntutan, target memenangkan tuntutan, dll.
8.Sasaran dan Waktu
Mobilisasi massa akan diarahkan kemana senantiasa dibicarakan dalam persiapan pra aksi massa. Instansi atau lokasi yang dituju
disesuaikan
dengan isu atau tuntutan yang diangkat.
Sedangkan waktu (momentum) aksi ditentukan berdasarkan kebutuhan yang paling mungkin dengan segala pertimbangan seperti ;
basis massa
,
sasaran aksi massa
.
(ourself made momentum)
(privided momentum)
Momentum

II.Pelaksanaan Aksi Massa
/ Demonstrasi
a)Membagikan pesan yang telah dibuat, seperti pamflet dan leaflet, tempatkan orang khusus untuk terus membagikan pesan ini kepada masyarakat yang ditemui di jalan.
b) Berorasi .
c) Yel-yel dan menyanyikan lagu.
d)Audiensi ke pihak yang dituju
e) Pembacaan press release.

III.E v a l u a s i
Evaluasi adalah tahap terakhir dari rangkaian aksi massa. Merupakan forum atau wadah tempat mengoreksi kesalahan-kesalahan atau penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di lapangan yang sebenarnya tidak sesuai dengan setting aksi massa yang telah disepakati bersama.
Terima Kasih ... ^^

HP : 08116042257
E-mail : ashari.kastrat.ismki@gmail.com
Ym : adiatmaashari
Twitter : @ashariadiatma


@KASTRAT_ISMKI
Berakhir damai...
Awal yang tidak terkontrol..
Full transcript