Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Nutrisi Sistem Muskuloskeletal

No description
by

Anugerah Pasca Gohong

on 6 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Nutrisi Sistem Muskuloskeletal

Nutrisi Sistem Muskuloskeletal
Kalsium dan Fosfor
Kedua mineral ini merupakan penyusun utama struktur normal tulang dan merupakan pendukung fungsi tulang normal
Vitamin
Vitamin D
Vitamin K
Vitamin A

Vitamin D Sidenote
Sebenarnya dapat dikatakan sebuah hormon karena dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh
Mineral lain yang berperan
Magnesium
Fluoride
Besi
Zinc
Tembaga (Cu)
Mangan
Boron
Faktor Lain
Asupan serat
Protein
Sodium
Isoflavones
Caffeine & carbonated beverages
Alkohol
Kalsium
Pada tulang ada 99% dan pada plasma darah dan cairan ekstraseluler ada 1%.
Berperan dalam pembentukan tulang dan gigi (Sebagai mineral utama).
Berperan dalam mengatur metabolisme (Jika di dalam darah dan cairan ekstraseluler)
Diabsorpsi oleh seluruh bagian usus halus hanya 30% saja.
Mengalami homeostasis dan diatur oleh beberapa hormon.
Fosfor
Terbanyak kedua setelah kalsium di tulang dan gigi (85%)
Bersama kalsium membentuk kalsium fosfat (Kristalnya
Hidroksiapatit
)
Sumber
Susu dan produknya (yogurt, mentega, keju)
Sarden
Kerang, tiram, salmon
Sayuran berdaun hijau (seperti brokoli, bayam)
Kacang-kacangan
Bioavailabilitas Kalsium
Kalsium setelah diserap dengan bantuan vitamin D dan PTH akan menjadi kalsium plasma
Dari plasma darah kalsium akan menyebar ke bagian-bagian yang diperlukan tapi tujuan utamanya tetap pada tulang
Jika dari tulang ingin menjadi kalsium plasma lagi memerlukan PTH
Kalsium yang tidak diperlukan akan keluar melalui keringat, urin atau feses
Jika konsumsi kalsium kurang akan ada mekanisme retensi kalsium yang menyebabkan bioavailabilitasnya terjaga
Cat:
Bayam kaya akan kalsium tapi juga kaya akan oksalat, oksalat memiliki transporter yang sama dengan kalsium sehingga bersifat kompetitif dengan kalsium
Suplementasi kalsium (Kalsium sitrat malat) memiliki bioavailabilitas yang tinggi
Rekomendasi Asupan
di Indonesia [Angka Kecukupan Gizi rata-rata
yang dianjurkan per hari (AKG)], 2004:

800 mg untuk dewasa Pria & Perempuan
Jika defisiensi akan menyebabkan
Osteomalacia
Risiko jika berlebihan
Batu Ginjal
Hiperkalsemia/ Milk Alkali Syndrome (Konsumsi > 4000 mg/ Hari
Konstipasi
Sumber
Sumber protein yang baik juga merupakan sumber fosfor yang baik
Berikut sumbernya:
Daging, ikan, & telur
Susu dan Produknya
Kacang-kacangan
Cereal dan Gandum
Defisiensi
Jarang terjadi
Kemungkinan terjadi pada individu yang mengkonsumsi obat-obat penghambat fosfat yaitu yang berperan untuk kelainan pada saraf, otot, tulang, hematologi, ginjal dan kelainan organ lainnnya
Contoh obatnya:
Kalsium Karbonat
Kalsium Asetat
Sevelaner
Lanthanum
Aluminium Hidroksida
Toksiksitas
Jika asupan fosfat berlebihan akan menyebabkan
hiperfosfatemia
, tapi bila tidak diimbangi dengan kalsium yang tinggi maka akan merangsang hormon
PTH
untuk bersekresi sehingga dapat mengimbangi konsentrasi Fosfor tapi konsekuensinya
Massa tulang akan cepat hilang karena kalsium diambil dari massa tulang oleh hormon PTH
Vitamin D
Menjaga Homeostasis Ca/ P melalui:
Usus, Kalsium dapat diabsorpsi lebih baik pada usus
Tulang, Bersama PTH dan estrogen pada tulang, mengatur mobilitas dan deposisi Ca-P
Ginjal, Meningkatkan reabsorpsi Ca-P pada tubulus ginjal
Metabolisme Vitamin D
Sumber
Vitamin D dapat disintesis di kulit dari 7-dehydrocholesterol jika terpapar sinar U V

Bahan makanan:
Fish liver oil (terbanyak)
mentega, kuning telur & hati

Cat:
Sangat kurang pada ASI dan susu yang tidak difortifikasi
Defisiensi
Pada orang dewasa akan menyebabkan
Osteomalacia
Pada anak akan menyebabkan penyakit
riketsia/ rakitis
Vitamin K
Penting untuk maturasi osteocalcin
Osteocalcin, protein spesifik pada tulang yang dibuat oleh osteoblasts, membutuhkan vitamin K untuk proses maturasinya (posttranslational carboxylation)
Osteocalcin berperan untuk mineralisasi
Asupan Optimal
Berperan untuk:
Kesehatan tulang
Mengurangi Resiko Fraktur
Homeostasis Ca
Sumber
Brokoli
Bayam
Selada
Sayuran-sayuran berwarna hijau lainnya
Vitamin A (Retionol)
Untuk pertumbuhan dan perawatan tulang
Jika berlebihan justru akan mengakibatkan fraktur panggul
Magnesium (Mg)
Sebanyak 50%
Mg tubuh ada di tulang dan jika
terionisasi
dapat menjadi
kofaktor enzim
untuk tulang
Mempengaruhi Bone Mineral Density jadi
tidak boleh kekurangan
Sumber
Ada pada beragam makanan, terapkan diet seimbang

Sumber yang baik:
Ganggang
Kacang-kacangan
Sereal
Sayuran hijau yang kaya klorofil (Mg penyusun klorofil)
Fluoride (F)
Jika dalam konsumsi normal <2ppm F justru membantu
menguatkan mineral tulang
Jika melebihi atau sama dengan 2 ppm maka F akan
mengganggu struktur hidroksiapatit
dengan
mengganti ion hidroksil
sehingga terjadi
microfractures
Besi (Fe)
Penting sebagai
kofaktor katalitik
untuk
maturasi kolagen
Aktivitas Osteoblas dan osteoklas itu bergantung pada
fosforilasi oksodatif pada mitokondria
yang membutuhkan enzim mengandung heme dan tidak mengandung heme
Zink (Zn)
Penting untuk sintesis kolagen pada osteoblas dengan memengaruhi produksi
alkalin fosfatase
Tembaga (Cu)
Cu dibutuhkan sebagai enzim yang meningkatkan
cross-linking kolagen
&
molekul elastin
Cu diduga mempunyai peran sebagai
enzim dalam sel tulang
Mangan
Mn Berperan dalam:
Biosintesis mucopolysaccharides
pada formasi matriks tulang
Pembentukan
Kofactor pada reaksi energy-yielding
Boron (B)
Mempengaruhi formasi tulang melalui modulasi
osteoblas
Bersama Mg memengaruhi pertumbuhan tulang
Asupan Serat
Serat
mengganggu proses absorpsi
kalsium bagi mereka yang vegetarian dimana seratnya mencapai
50 g/ hari
Protein
Makin tinggi protein penyerapan kalsium semakin baik
Protein hewani mempercepat pengeluaran kalsium melalui urin
Asupan protein ideal 12-15% dari total asupan
Sodium
Tidak baik jika dikonsumsi terlalu banyak tapi asupan kalsium kurang, dapat menyebabkan osteoporosis
Isoflavones
Untuk terapi estrogen alami bagi wanita peri- dan pasca-menopause tapi dalam kondisi yang wajar
Caffeine dan Carbonated Beverages
Caffeine meurunkan ekspresi Vitamin D reseptor (VDR) sehingga banyak kalsium yang terbuang
Carbonated Beverages membuat ikatan Carbonate pada kalsium sehingga semakin sedikit ikatan Kalsium Fosfat
Alkohol
Alkohol dalam jumlah besar (> 2 gelas/ hari) merusak kesehatan tulang
Daftar Pustaka
Krause’s Food & Nutrition Therapy 12th ed., 2008 ---- Mahan LK, Escott-Stump S.
Modern Nutrition in Health and Disease 10th ed., 2006 ---- Shils ME et al.
Clinical Sports Nutrition 3rd ed., 2006 ---- Burke L, Deakin V.
Full transcript