Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Person Centered

No description
by

Kirom Zoonantri Nazarudin

on 17 May 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Person Centered

Latar Belakang Sejarah
Selama tahun 1950 Rogers mengembangkan dan merumuskan hipotesis dasarnya untuk psikoterapi, dan prinsip-prinsip ini kemudian diterapkan pada kelompok terapi.
Konsep Dasar
Rogers dalam Corey (2012) menjelaskan bahwa pendekatan yang berpusat pada klien bersandar pada kepercayaan dasar dalam kecenderungan manusia untuk menyadari potensi penuh mereka.
Kelompok 3
Ayu Dwi Pamukti 1400001168

Rani Azezah 1400001194

Kirom Zoonantri N.A 1400001202

Diah Fajarianti 1400001203
Anggota pindah dari bermain peran untuk mengekspresikan diri lebih langsung.
Anggota bergerak dari yang relatif tertutup bagi pengalaman untuk menjadi lebih terbuka terhadap realitas di luar.
Anggota bergerak dari menghindari kontak pengalaman internal dan subjektif menjadi menyadari perannya.
Anggota bergerak dari mencari jawaban di luar diri mereka untuk mengarahkan kehidupan mereka sendiri.
Anggota bergerak dari kurang kepercayaan dan yang agak tertutup dan takut dalam hubungan interpersonal menjadi lebih terbuka dan ekspresif dengan klien lain.

Pandangan client-centered tentang sifat manusia menolak konsep tentang kecendrungan – kecenderungan negatif dasar. Sementara beberapa pendekatan beranggapan bahwa manusia menurut kodratnya adalah irasional dan berkecendrungan merusak terhadap dirinya sendiri mupun terhadap sikap dan kepercayaan yang ditunjukan oleh terapis, barangkali paling tepat dicirikan sebagai suatu cara ada dan sebagai perjalanan bersama dimana baik terapis maupun klien memperlihatkan kemanusiawiannya dan berpartisipasi dalam pengalaman pertumbuhan.
Menurut Rogers (1986), perlu perubahan iklim dalam kelompok dengan aktualisasi dan kecenderungan ini ditandai oleh tiga sikap-sikap utama konselor yakni:
kesesuaian (congruence)
penerimaan positif tanpa syarat (undconditional positve regard), dan
empati
Person Centered
Ia juga mengembangkan teori sistematis kepribadian dan menerapkan teori ini untuk praktek konseling individu, dan kemudian mengubah nama pendekatannya menjadi terapi berpusat pada klien, Rogers (dalam Corey, 2012)
Untuk kelompok agar dapat bergerak maju, harus mengembangkan suasana menerima dan percaya di mana anggota dapat menunjukkan aspek-aspek dari diri mereka sendiri mereka biasanya menyembunyikan dan pindah ke perilaku baru. Sebagai contoh
Peran dan Fungsi-Fungsi Pemimpin Kelompok
Pemimpin kelompok ini disebut fasilitator, yang mencerminkan pentingnya interaksi antara anggota kelompok dan kemampuan pemimpin untuk membantu anggota dalam mengekspresikan diri. Fasilitator kelompok yang berpusat pada klien menggunakan diri mereka sebagai instrumen perubahan dalam fungsi pusat kelompok. Mereka adalah untuk membentuk suatu iklim terapeutik di mana anggota kelompok akan berinteraksi dengan cara semakin otentik dan jujur.
Person-Centered Ekspresif Seni Terapi

Natalie Rogers memperluas penelitian ayahnya, Carl Rogers, teori kreativitas menggunakan seni ekspresif untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi bagi individu dan kelompok. Pendekatan Rogers, yang dikenal sebagai terapi seni ekspresif, memperluas orang yang berpusat pada pendekatan ekspresi kreatif spontan, yang melambangkan perasaan yang mendalam dan kadang-kadang tidak dapat diakses dan kondisi emosional
Prinsip Terapi Seni Ekspresif
a. Semua orang memiliki kemampuan bawaan untuk menjadi kreatif.
b. Proses kreatif adalah transformatif dan penyembuhan.
c. Pertumbuhan pribadi dan kesadaran yang lebih tinggi yang dicapai melalui kesadaran diri, pemahaman diri, dan wawasan.
d. Kesadaran diri, pengertian, dan wawasan yang dicapai dengan menggali perasaan kita kesedihan, kemarahan, sakit, takut, sukacita ekstasi, dan.
e. Perasaan kita dan emosi adalah sumber energi yang dapat disalurkan ke dalam seni ekspresif akan dirilis dan ditransformasikan.

Tahapan Kelompok Person Centered
Berdasarkan pengalamannya dengan berbagai kelompok, Rogers (1970) digambarkan 15 pola proses yang terjadi dalam kelompok yang menggunakan pendekatan yang berpusat pada klien
1. Berlalu-lalang
2. Resistensi terhadap ekspresi pribadi atau eksplorasi
3. Deskripsi perasaan
4. Ekspresi perasaan negatif
5. Ekspresi dan eksplorasi
6. Ekspresi perasaan interpersonal
7. Pengembangan kapasitas penyembuhan dalam kelompok
8. Penerimaan diri dan awal perubahan
9. Cracking dari kerusakan
10. Umpan balik
11. Konfrontasi
12. Hubungan membantu di luar sesi kelompok
13. Pertemuan dasar
14. Ekspresi perasaan tentang kedekatan
15. Perubahan perilaku dalam kelompok
TERIMAKASIH
Full transcript