Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Penentuan kadar glukosa darah

No description
by

meirian purnomo

on 17 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Penentuan kadar glukosa darah

(Cara o – Toluidine) PENENTUAN KADAR GLUKOSA DARAH TUJUAN Pemeriksaan kadar glukosa dalam darah ALAT 1. Tabung Reaksi
2. Tabung Pemusing
3. Sentrifuge
4. Spektrofotometer
5. Water bath BAHAN 1. TCA
2. Darah segar (0,2 ml)
3. Supernatan darah (1 ml)
4. Reagen warna (4 ml)
5. Air es 1 2 3 4 5 CARA KERJA a. kocok dengan hati-hati pusingkan selama 5 menit --> kocok ↓ <-- didinginkan dalam
air es baca dengan alat
spektrofotometer
pada lamdha 625 nm CARA KERJA HASIL KERJA 1. 2ml TCA + 0,2 ml darah
kemudian dipusingkan HASIL KERJA 2. Tabung U dipanaskan HASIL KERJA 3. Setelah didinginkan HASIL KERJA Setelah dibaca dengan alat spektrofotometer pada
panjang gelombang 625 nm didapatkan absorbance
sample darah sebesar 0,126 Perhitungan ; Abs. S = 0,167 HASIL KERJA Kadar glukosa dalam darah sebesar 75,45% PEMBAHASAN Pada percobaan ini menggunakan cara o – Toluidin
dalam asam asetat panas, glukosa membentuk senyawa berwana hijau yang dapat ditentukan dengan secara fotometris dengan alat spektrofotometer. Bagaimana amina aromatik akan bereaksi dengan glukosa
dalam larutan asetat panas membentuk zat yang berwarna

Spektrofotometer --> Sinar Polikromatik
- Larutan semakin gelap --> Semakin tinggi glukosa
- Karena kuvet berisi cairan, ada cahaya yang diteruskan
- Besar/banyaknya sinar yang diteruskan tergantung
warna cairan
- Polikromatik --> jadi monokromatik untuk diteruskan
- Warna terang --> makin banyak warna yang diteruskan PEMBAHASAN PERTANYAAN 1. Jelaskan mengapa kadar glukosa darah arteri dan kadar
glukosa serum / plasma lebih tinggi daripada kadar glukosa darah vena ?
Karena kadar glukosa sudah larut dalam jaringan dan glukosa
larut dalam air, sedangkan serum lebih banyak daripada darah, sehingga glukosa dalam darah sedikit dalam serum / plasma. 2. Hormon apa saja yang mempengaruhi kadar
glukosa darah ?
- Hormon yang menurunkan kadar glukosa darah
adalah insulin
- Hormon yang meningkatkan kadar glukosa darah
adalah GH, ACTH, Glukokortokoid, Epinephrin,
Glukogen dan Tiroksin PERTANYAAN KESIMPULAN Pada praktikum ini dapat disimpulkan bahwa kadar gula darah mahasiswa coba dalam taraf normal -ian- Kadar gula darah puasa :
•Normal = kadar gula < 100 mg/dl
•Pre Diabetes = kadar gula 100-125 mg/dl
•Diabetes = kadar gula > 125 mg/dl PEMBAHASAN Fungsi alat spektrofotometer dalam laboratorium adalah mengukur transmitans atau absorbans, suatu contoh yang dinyatakan dalam fungsi panjang gelombang. PEMBAHASAN Prinsip kerja spektrofotometer adalah bila cahaya (monokromatik maupun campuran) jatuh pada suatu medium homogen, sebagian dari sinar masuk akan dipantulkan, sebagian di serapdalam medium itu, dan sisanya diteruskan. Nilai yang keluar dari cahaya yang diteruskandinyatakan dalam nilai absorbansi karena memiliki hubungan dengan konsentrasi sampel. PEMBAHASAN PRINSIP KERJA SPEKTROFOTOMETER PEMBAHASAN
Full transcript