Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Analisis Proses Produksi dan Saluran Distribusi

No description
by

vandi marpaung

on 22 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Analisis Proses Produksi dan Saluran Distribusi

Disusun Oleh:
Latar Belakang Magang
Perkembangan praktek bisnis mulai dari usaha kecil sampai dengan usaha besar semakin menuntut setiap pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk, jangkauan pasar maupun mempertahankan produk dipasaran sehingga mampu bersaing dengan produk baru yang akan datang

Salah satu usaha kecil yaitu Usaha Fauzan yang bergerak dalam pembuatan sandal yang juga merupakan tempat magang dari kelompok ini, sebenarnya sudah memiliki prospek bisnis yang bagus, dimana hal ini berkaitan dengan peningkatan permintaan sendal dari setiap wilayah yang menjadi pangsa pasar usaha ini. Namun pemasarannya masih dengan konsep yang sangat sederhana yakni pemasaran dari mulut ke mulut. Pemilik juga tidak berusaha meningkatkan permintaan pasar terhadap produk yang dihasilkan.

Oleh karena itu, kami sebagai pelaksana magang bermaksud untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses produksi dan saluran distribusi yang selama ini diterapkan usaha sandal Fauzan. Hal ini mengacu kepada pernyataan pemilik yang mengatakan bahwa merasa pendapatan yang diterima dari usaha ini sudah lebih dari cukup dan beliau tidak dipusingkan dengan sistem penjualan dikarenakan sudah memiliki agen penjualan di beberapa wilayah yang menjadi pangsa pasarnya.

Lingkup Kegiatan Magang
Lingkup kegiatan magang difokuskan untuk mengetahui aspek produksi dan saluran distribusi produk. Untuk aspek produksinya, peserta secara langsung ikut serta dalam pembuatan sendal dengan tujuan mengetahui dan menambah wawasan dalam proses produksi. Pada aspek saluran distribusi kami melakukan wawancara dengan pemilik, mencari informasi mengenai saluran distribusi yang selama ini diterapkan
Tempat dan Waktu Pelaksanaan Magang
Berdasarkan ketentuan yang telah ditentukan oleh Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, pelaksanaan magang / kerja praktek dilakukan selama 1 (satu) bulan, terhitung sejak 1 Febuari 2013 hingga 28 Febuari 2013 di Jalan Menteng VII Komplek Pusat Industri kecil (PIK) No.B-5.
Analisis Proses Produksi dan Saluran Distribusi Usaha Sendal Fauzan
Suci Widya Pasaribu : 100907012
Andre Masago Manik : 100907024
Vandi Jufri Marpaung : 100907032
Elsa Sariska Manik : 100907058
Iis Ariska : 100907082
Rut Renova D Sitorus : 100907072
Agus S Sitorus : 100907084
Novia Y. A Nainggolan : 100907112
Tujuan dilaksanakannya magang ini diantaranya :
1. Sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk
menamatkan pendidikan Strata 1 di Universitas Sumatera Utara.
2. Memberi gambaran kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan
ilmu dan teori yang telah didapatkan selama masa perkuliahan
dalam dunia kerja.
3. Pembekalan bagi mahasiswa untuk menjadi seseorang yang
memiliki potensi, kompeten, dan profesional agar siap memasuki
dunia kerja.

Manfaat yang diperoleh dalam pelaksanaan magang ini diantaranya :
1. Mengetahui dan mengaplikasikan teori pemasaran yang telah
diterima dan dipelajari diperkuliahan dalam praktek langsung
2. Sebagai masukan untuk jurusan dalam penyempurnaan kurikulum
dimasa mendatang
3. Menambah wawasan dan meningkatkan pengalaman mahasiswa
dalam dunia usaha
Tujuan dan Manfaat Magang
Pengertian Home Industri
Perusahaan tidak terlepas dari proses produksi dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Oleh karena itu perusahaan berusaha agar proses produksi dapat dilaksanakan dengan baik, ekonomis, serta mencegah timbulnya hambatan terhadap kegiatan operasi perusahaan.

menurut Sofyan Assauri (2004:75) defenisi proses produksi adalah cara, metode dan teknik untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan, dana) yang ada.

Menurut Sofyan Assauri (2004:75), proses produksi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Proses produksi yang terus-menerus (continuous processes)
2. Poses produksi yang terputus-putus (intermittent processes)

Menurut Sofyan Assauri (2004:75) Proses produksi terus-menerus adalah proses produksi yang menggunakan mesin dan peralatan yang sipersiapkan utnuk memproduksi produk dalam jangka waktu yang lama/panjang, tanpa mengalami perubahan untuk jenis produksi yang sama.

Menurut Assauri (2004:75) proses produksi yang terputus-putus adalah proses produksi yang menggunakan waktu yang pendek dalam persiapan peralatan untuk perubahan yang cepat guna dapat menghadapi variasi produk yang berganti-ganti.
Fungsi distribusi adalah untuk membawa produk ke pasar sasaran. Membawa produk ke pasar memerlukan serangkaian aktivitas, yang terpenting dari aktiviitas tersebut adalah penjualan (dan pengiriman barang) dari produsen ke konsumen akhir. Fungsi lainnya adalah mempromosikan produk, menyimpannya, dan menanggung resiko selama proses produksi.

Produsen dapat melakukan semua fungsi tersebut dalam proses pertukaran jual beli dengan konsumen mulai dari transaksi hingga ke harga pembayaran produk.untuk melakukan transaksi,produsen atau konsumen dapat berbagi aktivitas dengan memanfaatkan saluran distribusi.
Menurut Winardi (1993, ha1.133) secara umum saluran distribusi barang-barang industri dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Produsen → Pemakai industri
2. Produsen → Distribusi industri →
Pemakai Industri
3. Produsen → Agen → Pemakai Industri
4. Produsen → Agen → Distribusi industri →
Pemakai Industri
Menurut Sadono Sukirnno (2006: 230) institusi yang melakukan kegiatan pemasaran dapat dibedakan menjadi 3 kelompok, yakni :

1. Pedagang besar
Dapat didefiniskan sebagai perusahaan, perantara yang menghubungkan produsen dengan pedagang eceran, perusahaan ini akan membeli barang dari produsen dalam jumlah yang cukup besar dan menjualnya kembali kepada pengecer.

2. Pedagang eceran
Perusahaan yang tergolong dalam kategori ini adalah yang menjual barang yang diproduksi oleh pihak lain dan berhubungan langsung dengan konsumen.

3. Agen pemasaran
Berhubungan langsung dengan produsen dan bertugas sebagai perusahaan yang membantu menjual barang/jasa yang dihasilkan produsen kepada pedagang besar.

Usaha Fauzan didirikan pada bulan November Tahun 2013. Pemilik usaha ini adalah Bapak Ade Sofyan. Latar belakang Bapak Ade Sofyan dalam mendirikan usaha ini diantaranya karena faktor ekonomi yang tidak mendukung penghasilan keluarga. Berbekal pengalaman sebagai pekerja pembuatan sendal yang sama, beliau pun mulai berniat untuk terjun dalam produksi dan pemasaran sendal sendiri. Dengan modal yang sedikit, Bapak Ade Sofyan memulai usaha ini dan terus menerima pesanan dari Palembang, Jambi, Sumatra Barat, Aceh, Medan dan sekitarnya.
Struktur organisasi pada Home Industri Sendal Sofyan adalah menggunakan struktur organisasi sederhana, yaitu hanya memiliki dua tingkatan, yaitu pemilik dan pekerja. Perusahaan kecil dengan satu produk atau beberapa produk lain yang saling berhubungan, biasanya menggunakan struktur organisasi ini. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan struktur organisasi sederhana ini biasanya dikelola oleh pemiliknya sendiri yang sekaligus menangani pekerjaan lain yang berhubungan dengan sebuah produk. Artinya, dalam struktur sederhana ini, pemilik perusahaan cenderung mengambil semua keputusan penting secara sendiri, dan terlibat langsung dalam setiap tahap kegiatan perusahaan.
Bagian Distribusi bertanggung jawab terhadap pendistribusian barang sampai ke tangan konsumen. Dalam hal ini, Usaha Sendal Fauzan menggunakan saluran distribusi yakni Produsen → Agen → Pengecer → Konsumen. Dimana saluran distribusi ini terdapat satu lembaga lain yang menghubungkan antara produsen dengan pengecer maupun konsumen, yaitu agen. Dalam usaha Bapak Fauzan ini, agen merupakan pemesan khusus yang menentukan kualitas serta kuantitas produk yang harus diproduksi. Sehingga peranan agen disini sangat penting.

Untuk saat ini wilayah pemasaran Usaha Sendal Fauzan sudah cukup luas dan dibagi ke beberapa rute penjualan dengan bekerjasama dengan beberapa agen penjualan. Adapun wilayah pemasaran Usaha Sendal Fauzan dibagi menjadi 4 rute yaitu :

1. Medan – Berastagi - Kabanjahe
2. Siantar – Parapat - Balige
3. Kisaran - Rantau Parapat
4. Pekanbaru – Jambi
Adapun kendala – kendala yang dihadapi oleh Usaha Sendal Fauzan, antara lain meliputi: faktor internal dan faktor eksternal.

A. Faktor Internal
1. Kurangnya Permodalan dan Terbatasnya Akses Pembiayaan
2. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
3. Lemahnya Jaringan Usaha dan Kemampuan Penetrasi
Pasar

B. Faktor Eksternal
1. Iklim Usaha Belum Sepenuhnya Kondusif
2. Terbatasnya Sarana dan Prasarana Usaha
3. Terbatasnya Akses Informasi
Dengan mencermati Kendala-Kendala yang dihadapi oleh Home Industry Sendal Fauzan, maka kedepannya perlu diupayakan hal-hal sebagai berikut:

1. Bantuan Permodalan
2. Penciptaan iklim Usaha yang kondusif
3. Perlindungan Usaha
4. Pengembangan Kemitraan
5. Pelatihan
6. Mengembangkan Promosi
7. Mengembangkan Sarana dan
Prasarana
Berdasarkan hasil kerja lapangan yang telah kami lakukan selama hampir sebulan, mengenai usaha sendal Fauzan. Maka kesimpulan yang kami dapat diantaranya:

1. Usaha Fauzan yang bergerak dalam pembuatan sandal ini memiliki prospek bisnis yang bagus, dimana hal ini berkaitan dengan peningkatan permintaan sendal dari setiap wilayah yang menjadi sasaran atau pasar usaha ini.

2. Pembuatan sandal pertama kali dilakukan dengan menggambar pola pada alas sandal dengan menggunakan pensil di atas busa P4 (Tebal 4) atau teknik awal ini lebih sering disebut sebagai teknik ngemal. Lalu dilanjut dengan pengguntingan pola dan menjahit serta merakit setiap bagiannya menjadi produk setengah jadi kemudian digerinda (dihaluskan) kemudian di semprotkan cat warna pada sandal.

3. Proses produksi sampai pendistribusian diawali dari pembelian bahan baku, perakitan, packaging, dan kemudian menyalurkannya kepada distributor (agen), lalu agen mendistribusikannya kepada grosir dan pengecer untuk sampai ke tangan konsumen.
Sesuai dengan kendala yang kami temukan saat melakukan magang kami merumuskan saran ,diantaranya adalah :

1. Bapak sofyan sebaiknya berkoordinasi dengan Bank setempat untuk mendapatkkan pinjaman modal dalam meningkatkan produksi dan pemasaran produknya. Hal ini dapat mendukung pengadaan sarana dan prasarana dalam mengembangkan usahanya.

2. Dalam pemilihan karyawan bapak Sofyan juga perlu merekrut orang-orang yang ulet serta memiliki pengetahuan tentang kerajinan sendal agar produk yang di hasilkan dapat terus berinovasi dan mencapai target penjualan yang diharapkan.

3. Usaha Sendal Fauzan juga harus terus meningkatkan kualitas produksinya agar dapat bersaing dengan pengrajin yang lain dan memperluas pangsa pasar serta jaringan sales (agen), agar daerah pemasaran semakin meluas sehingga produk semakin dikenal di pasar.

Home industry atau usaha dirumah adalah rumah tinggal yang merangkap sebagai tempat usaha baik itu berupa usaha jasa, kantor hingga perdagangan.
Ciri Home Industry menurut M. Tohar (2000 : 73) antara lain adalah :
1. Peralatan produksi pada umumnya sederhana
2. Pada usaha masih bersifat tradisional
3. Struktur usaha bersifat tradisional
4. Melayani pasar lokal
5. Masih memerlukan bimbingan kewirausahaan
6. Masih memerlukan bantuan pengadaan dan
pemasaran

Pengertian Proses Produksi
Jenis Proses Produksi
Saluran Distribusi Produk
Saluran Distribusi Barang Industri
Jenis Institusi Pemasaran
Sejarah Umum
Struktur Organisasi
Bagian Distribusi
Kendala yang Dihadapi
Solusi
Kesimpulan
Saran
Full transcript