Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PERBEDAAN METODE PERHI

No description
by

dessy anzelin

on 1 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERBEDAAN METODE PERHI


Presented by:
Dessy Anzelin / 201150053

LATAR BELAKANG PENELITIAN
Penerimaan Negara
Pajak
Beban bagi perusahaan
Metode perhitungan PPh Pasal 21
PPh Badan
Perencanaan Pajak
ANALISA PERBEDAAN PENERAPAN NET METHOD, GROSS METHOD, DAN GROSS UP METHOD DALAM PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LABA SETELAH PAJAK PT. Z


MASALAH PENELITIAN
1. Bagaimana prosedur perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan pada PT. Z?

2. Bagaimana prosedur perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan di PT. Z dengan menggunakan
gross up method?
3. Bagaimana pengaruh penerapan
gross up method
terhadap laba setelah pajak PT. Z?

TUJUAN PENELITIAN
Mengetahui prosedur perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan pada PT. Z.
Mengetahui prosedur perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan di PT. Z dengan menggunakan
gross up method
Mengetahui pengaruh penerapan
gross up method
terhadap laba setelah pajak PT. Z.
PPh Pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi Subjek Pajak dalam negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 UU Pajak Penghasilan

Subjek Pajak PPh Pasal 21
Objek Pajak PPh Pasal 21
MANFAAT PENELITIAN
Perusahaan
Konsultan Pajak
Penelitian Selanjutnya
Pemotong PPh Pasal 21
Orang pribadi dan badan
Cabang, perwakilan, atau unit dalam hal yang melakukan sebagian/seluruh administrasi yang terkait dengan pembayaran tersebut adalah cabang, perwakilan atau unit tersebut
Bendahara atau pemegang kas pemerintah
Dana pensiun, badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan badan-badan lain yang membayar uang pensiun dan THT atau JHT
Orang pribadi yang melakukan usaha atau pekerjaan bebas serta badan yang melakukan pembayaran sehubungan dengan penyerahan jasa
Penyelenggara kegiatan
Pegawai
Penerima uang pesangon, pensiun atau manfaat pensiun, THT,JHT, termasuk ahli warisnya
Bukan pegawai
Anggota dewan komisaris/dewan pengawas yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap
Mantan pegawai
Peserta kegiatan
Penghasilan yang diterima oleh pegawai tetap, baik berupa penghasilan yang bersifat teratur maupun tidak teratur

Penghasilan yang diterima oleh penerima dana pensiun secara teratur

Penghasilan yang diterima oleh pegawai sehubungan dengan PHK dan penghasilan sehubungan dengan pensiun yang diterima secara sekaligus

Penghasilan pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas

Imbalan kepada bukan pegawai sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan
Imbalan kepada peserta kegiatan

Natura/Kenikmatan yang diberikan oleh:
Perencanaan Pajak adalah suatu peralatan dan suatu tahap awal dari manajemen perpajakan (tax management)
Tujuan Perencanaan Pajak
Meminimalisir beban pajak yang terutang

Memaksimumkan laba setelah pajak

Meminimalkan terjadinya kejutan pajak (tax surprise) jika terjadi pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh fiskus

Memenuhi kewajiban perpajakannya secara benar, efisien dan efektif sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku

METODE PEMOTONGAN PPH PASAL 21
Gross Method
Net Method
Gross up Method
PERHITUNGAN TUNJANGAN PPH PASAL 21 GROSS UP METHOD
Sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga, dan bentuk badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap.

BADAN
Tarif PPh Badan di Indonesia
%
METODE PENELITIAN
Bentuk Penelitian
Objek Penelitian
PT. Z dengan NPWP xx.xxx.xxx.x-xxx.xxx

Teknik Pengumpulan Data
Daftar gaji pegawai tetap dan tidak tetap PT. Z
SPT Masa PPh Pasal 21 tahun 2013
SPT Tahunan PT. Z tahun 2013
Laporan Laba/Rugi PT. Z tahun 2013

Metode Analisis Data
Analisis deskriptif kualitatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengolah, serta membandingkan data dan informasi mengenai objek penelitian dengan teori-teori yang berhubungan dengan objek penelitian untuk mendapatkan kesimpulan dalam rangka menjawab masalah penelitian.
1. Menganalisa metode perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan di PT. Z
3. Membandingkan perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 sebelum dan sesudah penerapan
gross up method
4. Menganalisa SPT Masa PPh Pasal 21 untuk melihat jumlah Pajak Penghasilan Pasal 21 yang terutang serta tanggal pelaporan SPT Masa tersebut
5. Menganalisa SPT Tahunan PT. Z untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 terhadap Pajak Penghasilan badan tahun 2013
6. Menganalisa Laporan Laba/Rugi PT. Z untuk melihat apakah terdapat perbedaan laba setelah pajak yang diakibatkan oleh perbedaan metode perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21
2. Melakukan perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan di PT. Z dengan menggunakan
gross method
Digunakan untuk membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan negara
Merupakan sumber utama penerimaan negara
Pajak dapat mengurangi laba perusahaan
Pengumpulan dan penelitian peraturan perpajakan untuk meminimalkan kewajiban pajak perusahaan
Merupakan salah satu strategi dalam melakukan perencanaan pajak
Dampak penerapan metode perhitungan PPh Pasal 21 terhadap PPh badan
Wajib Pajak yang dikenakan PPh yang bersifat final
Wajib Pajak yang menggunakan norma penghitungan khusus
PERHITUNGAN PPH PASAL 21
Arif adalah pegawai tetap pada PT. Maju Mundur, status belum menikah, memperoleh gaji sebulan Rp 20.000.000, premi JKK dan JKM yang dibayar pemberi kerja masing-masing 1,27% dan 0,3% dari gaji. Selain itu, Arif membayar iuran pensiun sebesar Rp 400.000 dan iuran JHT sebesar 2% dari gaji.
Gross Method
Net Method
Take Home Pay = Rp 17.868.317
Take Home Pay = Rp 20.000.000
PERHITUNGAN PPH PASAL 21
Gross up Method
Take Home Pay
Rp 20.000.000
PPH BADAN
Full transcript