Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

OPTIMALISASI STASIUN KERETA API BANDUNG

No description
by

Kamilia Oktaviani

on 6 July 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of OPTIMALISASI STASIUN KERETA API BANDUNG

OPTIMALISASI STASIUN KERETA API BANDUNG

design by Dóri Sirály for Prezi
LATAR BELAKANG

SARANA PRASARANA KERETA API
Oleh : Arzinie Wismaya
Kamilia Oktaviani
Riefky Hasymi FR
Senja Pratiwi
Reza Afriyandi

Dewasa ini, seiring dengan kuatnya arus transisi keadaan zaman dari kondisi yang sederhana menuju kondisi yang lebih kompleks banyak sekali kegiatan yang memerlukan transportasi sebagai sarana untuk mencapai tujuannya. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Disamping kebutuhan atas permintaan pelayanan perjalanan, kereta api masih memiliki banyak permasalahan. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan diatas kami memutuskan untuk mengambil judul “Infrastuktur Stasiun Kereta Api Bandung”.

PENGERTIAN SARANA

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (980:786) pengertian dari sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai tujuan atau maksudnya. Secara etimologi kata sarana memiliki arti alat tidaklangsung untuk mencapai tujuan. Dalam bukunya Organisasi dan Administrasi (1988:82), Suharsimi Arikunto menjelaskan bahwa “Sarana adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dan melancarkan pelaksanaan suatu usaha”. ). Menurut Suharsimi Arikunto (1988:82) secara garis besar sarana penunjang tersebut dibedakan atas dua jenis, yaitu :
Sarana fisik
Sarana uang


PENGERTIAN PERKERETAAPIAN

Dalam pasal 1 UU No. 23 Tahun 2007 “Perkeretaapian adalah satu kesatuan system yang terdiri atas prasarana, sarana, dan sumber daya manusia, serta norma, kriteria, persyaratan, dan prosedur untuk penyelenggaraan transportasi kereta api”. Beberapa keunggulannya, yaitu :
1. Mengangkut muatan dalam jumlah yang besar
2. Mampu menempuh jarak yang jauh.
3. Jadwal perjalanan dengan frekuensi tinggi
4. Jarang sekali terjadi kongesti
5. Dapat memberikan tingkat pelayanan yang lebih baik




PENGERTIAN SARAN PERKERETAAPIAN

Dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang pengelolaan perkeretaapian dalam pasal 1 disebutkan bahwa, sarana perkeretaapian adalah kendaraan yang dapat bergerak di jalan rel. Menurut jenisnya sarana perekeretaapian seperti yang disebutkan dalam pasal 96 terdiri dari :
1. lokomotif;
2. kereta;
3. gerbong; dan
4. peralatan khusus.


PENGERTIAN OPTIMASI ASET

Optimasi aset adalah mengoptimalkan potensi pemanfaatan dari sebuah aset yang dimana dapat menghasilkan manfaat yang lebih atau juga dapat meningkatkan pendapatan. Optimasi pengelolaan aset itu harus memaksimalkan ketersediaan aset ( maximize asset availability), memaksimalkan penggunaan aset (maximize asset utilization) dan menminimalkan biaya kepemilikan (minimize cost of ownership).

STASIUN KERETA API BANDUNG
STANDAR PELAYANAN STASIUN KERETA API
Berdasarkan hasil wawancara dan studi dokumentasi stasiun KA Bandung yang memiliki luas 23.150 m2 , yang sudah digunakan untuk bangunan 10.715 m2 dan berupa lahan seluas 12.434 m2.


LAHAN STASIUN BANDUNG
GAMBARAN UMUM STASIUN BANDUNG
PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN PRASARANA
PENGGUNAAN PRASARANA DI STASIUN KERETA API BANDUNG #1
Berdasarkan PMK No 96/PMK.06 Tahun 2007,
Penggunaan Prasarana Keperluan Dinas :
1. Ruangan Workshop IT
2. Ruang VIP
3. Kantor PUK
4. Mess Karyawana PUK
5. Ruangan POLSUSKA




Lanjutan #2
Penggunaan Prasarana Fasilitas Umum :
1. Ruang Tunggu (Hall)
2. Loket
3. Ruang tunggu eksekutif
4. Ruang Informasi
5. Mushola
6. Toilet
7. Fasilitas WC di Stasiun Bandung. 
8. Customer Service
9. Lahan Parkir


PEMANFAATAN PRASANA DI STASIUN KERETA API BANDUNG


Menurut PMK Nomor 96/PMK.06/tahun 2007, Pemanfaatan merupakan pendayagunaan barang milik Negara yang tidak dipergunakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Negara/lembaga Adapun pemanfaatan prasarana yang dilakukan anatar lain :
Pemanfaatan Prasarana untuk Kantor
Pemanfaatan Prasarana untuk Kios , diantaranya seperti
a. Kios makanan
b. Minimarket
c. Kios oleh-oleh



KONDISI STASIUN KERETA API BANDUNG

PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA


1. Pemeliharaan Periodik
a. Semi Pemeriksaan Akhir (SPA)
b. Pemeriksaan Akhir (PA)
2. Seksi Jalan Rel dan Jembatan (JJ)
a. Pemeliharaan Bulanan
b. Pemeliharaan Triwulan
3. Seksi Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel)
a. Pemeliharaan pencegahan
b. Pemeliharaan Koreltif





RENCANA REVITALISASI LAHAN 1
RENCANA REVITALISASI LAHAN 2
PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU
Luas Lahan : 300 m2
Panjang : 10 Meter
Lebar : 3 Meter
Fasilitas Ruang Terbuka Hijau
1. Air Terjun Mini
2. Lampu Taman
3. Kursi Kayu
4. Kerikil Kecil
5. Tanaman Tanaman.
6. Batu Pijakan.
Klasifikasi RTH yang akan dibuat :
1. Bobot Kealamian : RTH non alami atau binaan
2. Sifat dan Karakter Ekologis : RTH kawasan
3. Penggunaan Lahan/Fungsionalitas : RTH Kawasan Khusus
4. Status Kepemilikan : RTH Privat

PERENCANAAN KIOS SOUVENIR KERETA API
Luas Lahan : 49 m2
Panjang : 7 Meter
Lebar : 7 Meter

Fasilitas Kios Souvenir Kereta Api :
1. Tersedianya Tempat Duduk
2. Tersedianya etalase berbagai macam Souvenir kereta Api
3. Tersedianya etalase berbagai macam Souvenir Bandung
4. Tersedianya Kipas Angiin

ASPEK LEGAL STASIUN KERETA API BANDUNG

KESIMPULAN
Stasiun Kereta Api bandung merupakan stasiun kereta api besar di Bandung. Seharusnya pelayanan pada Stasiun ini memiliki standar yang telah ditentukan namun pada kenyataannya masih ada kekurangan dari stasiun kereta api tersebut seperti ruang tunggu yang kurang memadai, tolilet yang tidak memenuhi standar, kemudahan naik turun penumpang yang terhambat dan yang lainnya. Dapat diketahui dari pembahasan pada Bab 3 bahwa pengelolaan aset stasiun KA Bandung DAOP 2 masih belum optimal.
Selain pengelolaan aset yang belum optimal pada stasiun Kereta Api Bandung ini. Masih terdapat lahan idle/menganggur di kawasan Stasiun Kereta Api Bandung. Maka kami melakukan rencana revitalisasi pada lahan tersebut. Lahan yang pertama akan kami jadikan ruang terbuka hijau dimana ruang terbuka hijau ini ditujukan untuk memperindah kawasan stasiun. Dan Lahan idle yang kedua akan kami jadikan sebuah kios yang menjual souvenir.


SARAN
Stasiun Kerta Api Bandung memiliki luas lahan yang cukup besar. Dimana didalmnya telah terdiri dari bangunan, lahan parkir dan yang lainnya. Namun masih banyak lahan yang idle yang tidak digunakan atau tidak dioptimalisasi oleh pihak stasiun, maka kami menyarankan Stasiun Kereta Api Bandung untuk melakukan rencana optimalisasi atas setiap lahan yang idle baik untuk menambah profit atau menjadi layanan publik. Selain optimalisasi lahan yang idle banyak barang atau bangunan yang telah dibangun oleh pihak Stasiun Kereta Api Bandung banyak yang dayagunannya tidak maksimal. Maka kami menyarankan untuk pihak stasiun mendayagunakan setiap aset yang telah mereka miliki. Contohnya di dalam stasiun terdapat alat untuk pembelian tiket online, tetapi mesin tersebut mati dan otomatis tidak memiliki dayaguna. Maka saran dari kami, pihak Stasiun Kereta Api Bandung harus mengoptimaslisasi lahan yang idle dan mendayagunakan yang telah ada.

Aspek legal yang dimiliki oleh Stasiun Kereta Api Bandung berupa Browncard. Browncard adalah aspek legal yang dimiliki oleh stasiun kereta api bandung yang diberikan oleh Belanda sebagai tanda kepemilikian atas berdirinya Stasiun Kereta Api Bandung yang diserahkan pada jaman pra-kemerdekaan Indonesia, tetapi pihak kereta api tidak merubah aspek legal yang mereka miliki menjadi sertifikat yang dibuat oleh Indonesia itu senndiri. Browncard itu sendiri merupakan hak kepemilikan atas pembuatan bangunan yang didirikan di lahan Stasiun Kereta Api Bandung tersebut, maka di Stasiun Kereta Api Bandung itu sendiri memiliki banyak browncard waluapun tidak semua bangunan yang dididrikan terutama bangunan yang baru memeiliki browncard sebagai tanda kepemilikan mereka.
GAMBARAN ISI STASIUN BANDUNG
Full transcript