Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Audit

Audit - akuntan publik internasional
by

Diantini Citrawati

on 1 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Audit

Terima Kasih The Big Five menjadi The Big Four Kantor Akuntan Publik Internasional Perkembangan Akuntansi Double Entry Bookkeeping di Italia pada abad ke 14 dan 15 Pada tahun 2001 terjadi suatu peristiwa yang kita kenal sebagai Skandal Enron. Dalam Skandal Enron ini, kantor akuntan Arthur Andersen didakwa melawan hukum karena menghancurkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pengauditan Enron, dan dianggap menutup-nutupi kerugian jutaan dolar dalam skandal Enron. Kejadian ini menyebabkan kebangkrutan bisnis Arthur Andersen yang bersifat global. Kantor-kantor partner di seluruh dunia yang berada di bawah bendera Arthur Andersen seluruhnya dijual dan kebanyakan bergabung menjadi kantor akuntan internasional lainnya Dengan adanya kejadian ini, maka hanya tersisa empat kantor akuntan internasional yang kita kenal dengan nama big 4 sampai saat ini. Nama : 1. Buce Pesulima (21111507)
2. Diantini Citrawati Slamet (21111508)
3. C Antonio Tobe
4. Penitasari (21111092)
5. Camilla Noeriantari (21111109)
6. Renata Sihotang (21111149)
2AK-BU Syariah
Universitas Komputer Indonesia abad 16 dan 17 abad 18 abad 19 abad 20 sampai saat ini Akuntansi Internasional ? Weirich memberikan klarifikasi yang bermanfaat atas definisi-definisi dengan mengidentifikasikan 3 konsep utama, yaitu :
1. Akuntansi untuk induk perusahaan diluar negeri atau anak perusahaan
2. Akuntansi komparatif
3. Akuntansi Universal/Dunia Ada 8 faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi internasional 1. Sumber pendanaan
2. Sistem hukum
3. Perpajakan
4. Ikatan politik dan ekonomi
5. Inflasi
6. Tingkat perkembangan ekonomi
7. Tingkat pendidikan
8. Budaya The Big Six The Big Eight The Big Five The Big Four 1979-1989


1. Arthur Andersen
2. Arthur Young & Co.
3. Coopers & Lybrand (aslinya Lybrand, Ross Bros., & Montgomery)
4. Ernst & Whinney (hingga 1979 Ernst & Ernst di AS dan Whinney Murray di Britania Raya)
5. Deloitte Haskins & Sells (hingga 1978 Haskins & Sells di AS dan Deloitte & Co. di Britania Raya)
6. Peat Marwick Mitchell (selanjutnya menjadi Peat Marwick, kemudian KPMG)
7. Price Waterhouse
8. Touche Ross 1989-1998


1. Arthur Andersen
2. Ernst Young & Co.
3. Coopers & Lybrand (aslinya Lybrand, Ross Bros., & Montgomery)
4. Deloitte Haskins & Sells (hingga 1978 Haskins & Sells di AS dan Deloitte & Co. di Britania Raya)
5. Peat Marwick Mitchell (selanjutnya menjadi Peat Marwick, kemudian KPMG)
6. Price Waterhouse 1998-2002


1. Arthur Andersen
2. Ernst Young & Co.
3. Deloitte Haskins & Sells (hingga 1978 Haskins & Sells di AS dan Deloitte & Co. di Britania Raya)
4. Peat Marwick Mitchell (selanjutnya menjadi Peat Marwick, kemudian KPMG)
5. PricewaterhouseCoopers Sejak 2002


1. Ernst Young & Co.
2. Deloitte Haskins & Sells (hingga 1978 Haskins & Sells di AS dan Deloitte & Co. di Britania Raya)
3. Peat Marwick Mitchell (selanjutnya menjadi Peat Marwick, kemudian KPMG)
4. PricewaterhouseCoopers The Big Four Perkembangan kantor akuntan publik internasional dimulai dari The Big Eight menjadi The Big Six menjadi The Big Five dan akhirnya menjadi The Big Four.
Dari The Big Five menjadi The Big Four Arthur Andersen mundur dari praktik audit karena kasus enron.
Full transcript