The Internet belongs to everyone. Let’s keep it that way.

Protect Net Neutrality
Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PERBAIKAN TANAH

No description
by

putri restu barokah

on 28 May 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERBAIKAN TANAH

Fungsi
Pengertian
Tipe
Manfaat
Pelaksanaan
Grouting merupakan suatu metode yg dilakukan untuk memperbaiki keadaan bawah tanah dengan cara memasukkan bahan yang masih dalam keadaan cair, dengan cara tekanan, sehingga bahan tersebut akan mengisi semua retakan-retakan dan lubang-lubang yang ada di bawah permukaan tanah.
MANFAAT GROUTING
PLATFORMS
Social
SOCIAL
SEO
CMS
GROUTING
PERBAIKAN TANAH
KELOMPOK 10
PELAKSANAAN GROUTING
ADITIA RESHI D
GURITNO BAGUS P
PUTRI RESTU BAROKAH
ATONIUS ERWANDA
KIKHI MUCHLISIN
RYAN SYAHPUTRA
Grouting juga dapat diartikan sebagai metode penyuntikan bahan semi kental (slurry material) ke dalam tanah atau batuan melalui lubang bor, dengan tujuan menutup diskontruksi terbuka, rongga-rongga dan lubang-lubang pada lapisan yang dituju untuk meningkatkan kekuatan tanah (Dwiyanto, 2005).
bahan-bahan yang biasanya dijadikan sebagai material pengisi pada grouting diantaranya campuran semen dan air; campuran semen, abu batu dan air; campuran semen, clay dan air; campuran semen, clay, pasir dan air; asphalt; campuran clay dan air dan campuran bahan kimia.
Menurut Pangesti (2005), fungsi grouting di dalam tanah atau batuan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
a. Penetrasi atau Penembusan (permeation/penetration)
Grouting mengalir ke dalam rongga tanah dan lapisan tipis batuan dengan pengaruh minimum terhadap struktur asli.
b. Kompaksi atau Pemadatan (compaction/controlled displacement)
Material grouting dengan konsistensi sangat kental dipompakan ke dalam tanah sehingga mendorong dan memadatkan.
c. Rekah Hidrolik (hydraulic fracturing)
Apabila tekanan grouting lebih besar dari kuat tarik batuan atau tanah yang di grouting, akhirnya material pecah dan grouting dengan cepat menembus zona rekahan
a. Menahan aliran air dan mengurangi rembesan



b. Menguatkan tanah dan batuan

c. Mengisi rongga dan celah pada tanah dan batuan sehingga menjadi padat



d. Memperbaiki kerusakan struktur

e. Meningkatkan kemampuan anchor dan tiang pancang



f. Menghindarkan dari material fluida yang dapat merusak tanah atau batuan

a. Penentuan titik grouting
Penentuan titik grouting berpatokan pada stasiun-stasiun yang ditentukan di lapangan melalui penyelidikan oleh tenaga ahli. Jarak tiap-tiap titik grouting disesuaikan dengan kebutuhan.
b. Pemboran
Dalam grouting ada 2 macam pemboran, yaitu pemboran dengan pengambilan core dan pemboran tanpa core. Diameter lubang bor adalah 76 cm untuk pemboran coring dan 46 mm untuk pemboran non coring.
Khusus untuk permboran dengan coring diperlukan mesin dengan penggerak hidrolik agar kualitas core yang dihasilkan lebih bagus.

c. Uji Permeabilitas atau Test Lugeon

Metode pengujiannya adalah dengan cara memasukkan air bertekanan ke dalam lubang bor, menggunakan peralatan yang disebut rubber packer, yang digunakan untuk menyumbat lubang bor.
d. Grouting
Tahap pekerjaan grouting dilakukan dengan cara menyuntikkan bahan semi kental (slurry material) ke dalam tanah atau batuan melalui lubang bor. Komponen utama peralatan grouting adalah grout mixer dan grout pump.
1.Grout Mixer
Grout mixer adalah mesin pencampur material yang akan disuntikkan ke dalam tanah atau batuan. Umumnya grout mixer mempunyai kapasitas mencampur (batching) sebesar 200 liter/batch.


2. Grouting Pump
Grouting pump berperan untuk memompa air maupun campuran grouting. Kapasitas pemompaan minimum 100 liter/menit pada tekanan pompa 6 kg/cm2 dan mampu mencapai tekanan hingga 20 kg/cm2.
a. Sementasi Penembusan (Permeation Grouting)

meliputi pengisian retakan, rekahan atau kerusakan pada batuan, rongga pada sistem pori-pori tanah serta media porous lainnya.

Tujuan grouting penembusan adalah untuk mengisi ruang pori (rongga), tanpa merubah formasi serta konfigurasi maupun volume rongga.

Grouting jenis ini dapat dilakukan untuk tujuan penguatan formasi, menghentikan aliran air yang melaluinya, maupun kombinasi keduanya.

b. Sementasi Pemadatan (Compaction Grouting)
menginjeksi material grouting sangat kaku (stiff) pada tekanan tinggi ke dalam tanah. Grouting pemadatan merupakan mekanisme perbaikan yang bertujuan untuk meningkatkan daya dukung tanah.
grouting pemadatan tidak dapat sepenuhnya mencegah terjadinya rembesan.
Grouting pemadatan mampu meningkatkan beban tanah untuk mengompakkan atau memadatkannya.

c. Sementasi Rekahan (Fracture Grouting)

dilakukan pada rekahan hidrolik yang terdapat pada tanah dengan fluida suspensi atau material grouting slurry, untuk menghasilkan hubungan antar lensa grouting dan memberikan penguatan kembali (reinforcement).
Umumnya grouting rekahan digunakan pada tanah dengan permeabilitas rendah.
Grouting rekahan dapat dilakukan pada beberapa jenis tanah dan kedalam, terutama sangat baik pada material lempung.
d. Sementasi Campuran/ Jet (Mixing/ Jet Grouting)
Grouting jet dilakukan dengan cara mengikis tanah menggunakan jet bertekanan tinggi dan injeksi serentak ke dalam tanah yang terganggu dengan jet monitor. Grouting tipe ini juga dapat digunakan untuk melakukan penyemenan di sekeliling tiang atau pondasi.
e. Sementasi Isi (Fill Grouting)
Semua rongga yang dihasilkan secara alami maupun buatan, terkadang membutuhkan suatu pengisian atau penutupan. Pada jaman dahulu, pengisian dilakukan menggunakan peralatan yang sama dengan alat grouting tipe lainnya. Saat ini, grouting isi dilakukan menggunakan peralatan khusus dengan campuran concrete atau mortar.

f. Sementasi Vakum (Vacuum Grouting)

vakum digunakan untuk menyedot material grouting masuk ke dalam bagian yang mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut harus diisolasi dari tekanan barometrik terlebih dahulu, sehingga dengan kondisi yang vakum, material grouting akan tersedot dan tertarik ke dalam kerusakan tersebut.
thank you
Full transcript