Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Gas Mulia

No description
by

Hanna Annisa

on 3 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Gas Mulia

Elemen Gas Mulia
Cara Pembuatan
Kandungan dalam udara kering
Helium = 0,00052 %
Neon = 0,00182 %
Argon = 0,934 %
Kripton = 0,00011 %
Xenon = 0,000008
Radon = Radioaktif*
Gas Mulia
Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA pada tabel periodik yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi.

Unsur-unsur ini adalah unsur yang sudah memenuhi kaidah oktet (jumlah elektron terluar 2 untuk He dan 8 untuk yang lain) yang diketahui sebagai kondisi paling stabil untuk semua unsur.
Keberadaan Gas Mulia di Alam
-Semua unsur gas mulia terdapat di alam, kecuali Radon (Rn)

-Radon sebagai isotop radioaktif berumur pendek dan diperoleh dari peluruhan radioaktif atom Radium.

-Keberadaan gas Helium (He2) di dalam gas alam diduga sebagai peluruhan zat radioaktif.

-Unsur gas mulia yang paling banyak di udara adalah Argon (Ar) (setelah oksigen dan nitrogen).

-Unsur gas mulia yang paling banyak di alam adalah Helium (He), karena helium merupakan komponen penting dari matahari dan planet-planet lainnya.

-Gas mulia dapat diperoleh dari destilasi bertingkat udara cair, kecuali Radon yang diperoleh dari hasil peluruhan zat radioaktif atom radium.
Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).


Gas kripton
(Tb = -153,2 0C) dan
xenon
(Tb = -108 0C) mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari gas oksigen sehingga akan terkumpul di dalam kolom oksigen cair di dasar kolom destilasi utama. Dengan pengaturan suhu sesuai titik didih, maka masing-masing gas akan terpisah.
General information
Noble Gases are located in the 18th column of the periodic table.
He
lium
Ne
on
Ar
gon
Kr
ypton
Xe
non
Rn
ado
Helium adalah unsur paling melimpah kedua di alam semesta, setelah hidrogen. Helium menyumbang 23% dari semua massa dasar alam semesta.
H
He
Berwujud gas
Unsur paling ringan kedua setelah hidrogen.
Tidak berbau
Tidak berasa
Tidak berwarna
Tidak beracun
Kurang larut dalam air
Titik didih dan titik leburnya merupakan yang terendah dari unsur-unsur lain
Berat jenis gas helium pada titik didih normal sangat tinggi.
Bisa dicairkan namun harus dilakukan dalam suhu amat rendah dan tekanan tinggi
Molekul-molekul gasnya mengembang dengan cepat ketika dipanaskan ke suhu ruangan.

Sifat Fisis Helium
Sifat Kima Helium
Tidak reaktif
Tidak mudah membentuk senyawa kimia dengan unsur lain.
Sifat Fisis
Sifat Kimia
Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur yang stabil, artinya sukar bereaksi dengan unsur lain, sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron.
a. Afinitas Elektron
Dengan elektron valensi yang sudah penuh, unsur gas mulia sangat sukar untuk menerima elektron. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektron yang rendah.

b. Energi Ionisasi
Kestabilan unsur-unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur-unsur gas mulia sukar membentuk ion, artinya sukar untuk melepas elektron. Perhatikanlah data energi ionisasinya yang besar sehingga untuk dapat melepas sebuah elektron (untuk dapat membentuk ion) diperlukan energi yang besar. Helium adalah unsur gas mulia yang memiliki energi ionisasi paling besar.
Berwujud gas
Titik didih 24 k
Titik leleh 27 k
Jari jari atom 38pm
Struktur kristal kubus
Massa jenis 00C ; 101,325 kPa) 0,9002 g/L

Sifat Fisis Neon
Tidak mudah bereaksi
Neon Memiliki kemampuan mendinginkan refrigerator 40 kali lipat lebih baik dari helium cair dan 3 kali lipat lebih baik dari hidrogen cair.
Dibandingkan semua gas mulia, pelepasan muatan Neon memiliki intensitas lebih tinggi ada tegangan dan arus yang luar biasa.


Sifat Kimia Neon
Ne
•sukar bereaksi dengan zat-zat lainnya
•bersifat stabil dan sukar berikatan dengan unsur lain karena jumlah elektron kulit terluarnya = 8

Sifat Kimia Argon
• Tidak berbau
• Tidak berwarna
• Tidak berasa
• Tidak mudah terbakar
• Mudah larut dalam air
• Massa jenis 1.784 g/L


Sifat Fisis Argon
Ar
• Cenderung tidak reaktif
• Stabil.

Sifat Kimia Krypton
Berwujud gas
Tidak berbau
Tidak berasa
Tidak berwarna
Tidak beracun
Memiliki garis spektrum berwarna hijau terang dan oranye.
Titik didih 119,93 k
Titik lebur 115,79 k
Sifat Fisis Krypton
Kr
• Tingkat kereaktifan rendah


Sifat Kimia Xenon
Berwujud gas
Tidak berwarna
Tidak berbau
Tidak berasa
Pada keadaan standar gas mulia tidak dapat terbakar
Xenon tidak beracun tapi senyawanya sangat beracun karena sifat oksidatornya yang sangat kuat

Sifat Fisis Xenon
Xe
• Radioaktif
Sifat Kimia Radon
Berwujud gas
Titik didih 211.3 k
Titik leleh 202 k
Massa jenis 9.73 g/L

Sifat Fisis Radon
Rn
Ekstraksi gas mulia umumnya menggunakan pemisahan secara fisis.

Gas mulia dapat di peroleh dari pendinginan udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat) sebab titik didik komponennya bervariasi.

Perbedaan titik didih yang tinggi memungkinkan gas-gas mulia di udara dapat dipisahkan.
c. Jari-Jari Atom
Jari-jari atom unsur-unsur golongan gas mulia sangat kecil (dalam satu golongan, semakin keatas semakin kecil) karena bertambahnya kulit yang terisi elektron.. Oleh sebab itu, atom-atom gas mulia sangat sukar untuk bereaksi.

d. Wujud Gas Mulia
Titik didih dan titik leleh unsur-unsur gas mulia lebih kecil dari pada suhu kamar (250C atau 298 K) sehinga seluruh unsur gas mulia berwujud gas. Karena kestabilan unsur-unsur gas mulia, maka di alam berada dalam bentuk monoatomik.
Gas alam mengandung hidrokarbon dan zat seperti CO2, uap air, He, dan pengotor lainnya. Untuk mengekstraksi He dari gas alam,

digunakan proses pengembunan (liquefaction).

Lalu helium yang telah terpisah dimurnikan dengan proses :

1. Kriogenik
(kriogenik artinya menghasilkan dingin).

2. Adsorpsi
Helium dari gas alam
Argon, Neon, dan Xenon dari udara

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair.
Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C).

Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk.
REAKSI PADA GAS MULIA
Helium
Helium merupakan gas yang ringan dan tidak mudah terbakar.
Helium dapat digunakan sebagai pengisi balon udara.

Helium cair digunakan sebagai zat pendingin reaktor nuklir karena memiliki titik uap yang sangat rendah
Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut. Para penyelam bekerja pada tekanan tinggi. Jika digunakan campuran nitrogen dan oksigen untuk membuat udara buatan,

nitrogen yang terhisap mudah terlarut dalam darah dan dapat menimbulkan halusinasi pada penyelam. Oleh para penyelam, keadaan ini disebut “pesona bawah laut”.

Ketika penyelam kembali ke permukaan, (tekanan atmosfer) gas nitrogen keluar dari darah dengan cepat. Terbentuknya gelembung gas dalam darah dapat menimbulkan rasa sakit atau kematian. 
NEON
Lampu Neon
Pengisi Tabung TV
Penangkal Petir
Pengisi Bola Lampu
Las Titanium Rocket & Pesawat
karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas. 
ARGON
Lampu Mercusuar
Lampu
Flouresen
Lampu Kilat
Fotografi
Krypton
XENON
Anestesi
Tabung Elektron
Pengisi Lampu Sorot
membius pada tekanan atmosfer.
Terapi Kanker
Sistem
Peringatan
Gempa
RADON
DAMPAK UNSUR GAS MULIA
HELIUM

Menghirup sejumlah kecil gas helium akan menyebabkan perubahan sementara kualitas suara seseorang.
Radon

menghasilkan hasil peluruhan berbentuk padat yang cenderung membentuk debu halus yang mudah memasuki jalur udara dan melekat permanen dalam paru-paru dan menghasilkan paparan lokal yang parah. Selain itu, radon dalam rumah menyebabkan kematian akibat kanker paru-paru.
DAMPAK UNSUR GAS MULIA
Xenon

tidak beracun, tapi senyawanya sangat beracun karena sifat oksidatornya yang sangat kuat
DAMPAK UNSUR GAS MULIA
THANK YOU
Full transcript