Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pembelajaran dan Memori

No description
by

sasa wang

on 19 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pembelajaran dan Memori

Pembelajaran dan Memori
Conditioning
suatu bentuk belajar yang kesanggupan untuk merespon terhadap stimulus tertentu dapat di pindahkan pada stimulus lain

Karakteristik Umum Pembelajaran
Pembelajaran yang beranjak dari suatu tema tertentu sebagai pusat perhatian yang digunakan untuk memahami gejala-gejala dan konsep lain baik yang berasal dari bidang studi yang bersangkutan maupun dari bidang studi lainnya.

Pemadaman (Extinction)
Merupakan suatu cara untuk mengurangi peilaku yang tidak diinginkan dengan menghilangkan penguat, maka tiba-tiba perilaku tersebut mengalami peningkatan frekuensi, intensitas dan durasi sampai pada akhirnya perilaku tersebut berhenti.

Thank You
Pembelajaran dalam kondisi keterlibatan tinggi dan rendah
Pembelajaran merupakan istilah yang dipergunakan untuk menguraikan proses dengan mana memori dan prilaku diubah sebagai suatu hasil dari proses informasi secara sadar dan tidak sadar

Pembelajaran bisa terjadi dalam situasi keterlibatan tinggi atau rendah.
Suatu pembelajaran termasuk dalam suasana keterlibatan tinggi kalau konsumen dimotivasi untuk memproses atau mempelajari bahannya.

Sebaliknya, suatu pembelajaran termasuk dalam suasana keterlibatan rendah ketika dimana konsumen tidak mempunyai motivasi untuk memproses atau mempelajari bahan bahan.

Incidental Exposure : Langkah untuk membuat orang tersebut menyenangi produk yang diiklankan, walaupun produk tersebut dikenalnya tanpa melalui pemikiran yang mendalam, bahkan hanya sepintas lalu saja.

Incidental Exposure juga bisa meningkatkan kemungkinan bahwa suatu merek bisa dimasukkan didalam set pertimbangan konsumen lintas berbagai kondisi dan kelas produk.

Istilah Pokok
US : Unconditioned Stimulus
UR : Unconditioned Response
CS : Conditioned Stimulus
CR : Conditioned Respons

Teori Conditioning
Classic Conditioning

Merupakan proses yang menggunakan hubungan yang sudah terbentuk antara stimulus dan respon yang membawa serta pembelajaran respon yang sama pada stimulus yang berbeda .

Operant Conditioning

Sering melibatkan penggunaan produk yang sebenarnya, jadi strategi pemasaran di tunjuk untuk mengamankan suatu percobaan permintaan .

5 Faktor penting Conditioning
a. Kekuatan pembelajar
b. Pemantauan
c. Generalisasi stimulus
d. Diskriminasi stimulus
e. Response environmant


Classical Conditioning

Operant Conditining
Cognitive Learning
Iconic Rote Learning

Vicarious Learning / Modelling

Reasoning / Analogy
PEMBELAJARAN
Conditioning
Pembelajaran Kognitif mencakupi semua kegiatan mental manusia ketika mereka bekerja untuk memecahkan masalah atau mengatasi situasi, meliputi pembelajaran ide / gagasan, konsep, sikap dan fakta yang menyumbang kemampuan kita mengenai alasan (reason), memecahkan masalah dan mempelajari hubungnan tanpa pengalaman atau penguatan langsung.

Cognitive Learning
Iconic Rote Learning
Merujuk pada pembelajaran tentang penggabungan antara dua konsep atau lebih tanpa adanya conditioning “pengabungan informasi dan respon”

Contoh :
Saat seorang pelari ingin membeli sebuah sepatu lari, dia membeli sepatu yang sudah terpecaya dan nyaman dipakai saat dia berlari tanpa melihat lagi iklan dari sepatu-sepatu yang lain.

Vicarious Learning/Modeling
Tidak perlu bagi konsumen untuk langsung berpengalaman untuk memperoleh hasil atau hukuman untuk belajar. Sebagai gantinya, mereka dapat melihat hasil dari perilaku orang lain dan melakukan penyesuaian. Ini yang disebut “Vicarious Learning/Modeling

Contoh
Seperti seoramg pelari yang ingin membeli sepatu lari, dia membeli sepatu dengan melihat iklan yang ditampilkan sebuah merek sepatu yang ingin dia beli. Dia membeli sepatu karena artis yang memakai sepatu tersebut terlihat nyaman memakainya dan terlihat bagus.

Reasoning/Analogy
Ini termaksud ajaran yang sangat komplit (lengkap). Didalam “Reasoning”, individu sibuk didalam pemikiran kreatif, merestruktur dan mengkombinasi baik informasi yang sudah tersedia maupun yang baru untuk membentuk suatu pengabungan/keterkaitan dan konsep. Informasi dari sumber yang bisa dipercaya yang bertentangan dengan kepercayaan yang sering memicu “Reasoning”.
Pembelajaran analogis terjadi ketika seseorang/konsumen menggunkan suatu pengkal pengetahuan yang ada untuk memahami suatu situasi atau obyek yang baru.

KEKUATAN PEMBELAJARAN SANGAT DI PENGARUHI OLEH 6 FAKTOR :


1. Importance
2. Message involvement
3. Mood
4. Penguatan atau “reinforcement”
5. Repetisi (repetition)
6. Kecitraan (imagery)

Importance
Merujuk pada nilai yang ditempatkan konsumen pada informasi yang akan dipelajari. Semakin penting bagi individu untuk mempelajari suatu perilaku khusus atau bagian kecil informasi, semakin efektif atau efisien bagi individu tersebut didalam proses pembelajaran.

Message Involvement
Apabila seorang konsumen tidak termotivasi untuk mempelajari bahan, pendalamn proses dapat ditingkatkan dengan jalan membuat orang tersebut menjadi terlibat dengan pesan itu sendiri.

Mood
Agar mendapatkan kebahagiaan, belajar lebih banyak. Penelitian menunjukan bahwa hal ini benar mood yang positif selama penyampaian informasi seperti nama merek, meningkatkan pembelajaran. Mood yang positif nama merk, meningkatkan pembelajaran

Penguatan atau “reinforcement”

Sesuatu yang meningkatkan kemungkinan bahwa suatu respon akan diulangi diwaktu yang akan dating, dianggap sebagai pengutan (reinforcement). Sementara pembelajaran sering terjadi di dalam ketiadaan penguatan, penguatan mempunyai dampak yang signifikan pada kecepatan diamana pembelajaran terjadi dan durasi (lamanya waktu) merupakan dampaknya.

Repetition
Repetisi meningkatkan kekuatan dan kecepatan pembelajaran secara sederhana, semakin sering orang di ekspose informasi atau mempraktekan suatu perilaku, semakin besar kemungkinannya bagi orang tersebut untuk belajar. Sebagai contoh, iklan dalam olahraga akan mempunyai pengaruh yang besar bagi mereka yang menonton olahraga secara teratur dibandingkan dengan mereka yang jarang menonton.

Kecitraan (Imagery)
Gambar merupakan citra secara definisi, mempunyai suatu itngkatan yang tinggi dan kecitraan(imagery). Gambar meningkatkan kecitraan visual konsumen, yang merupakan alat pembelajaran yang khusus. Mereka juga terlihat membantu konsumen didalm memberikan tanda pada informasi kedalam tempat yang menyimpan relevan.

Contoh :
Seseorang meningkatkan jumlah frekuensi menekan tombol, dan intensitas penekanan, ketika dia tidak mendapatkanminuman kaleng setelah sekian kali mencoba, dia tidak mendapatkan inuman kaleng setelah memasukan koin. Dia akan berhenti menekan tombol dan tidak akan menggunakan atau melakukan hal tersebut lagi.

Generalisasi Stimulus
Terjadi ketika suatu respon terhadap satu stimulus didatangkan oleh stimulus yang serupa tapi berbeda
menjelaskan alasan berbagai produk tiruan sukses di pasar : para konsumen mengacaukan produk – produk tersebut dengan produk asli yang telah mereka lihat diiklankan

Diskriminasi Stimulus
lawan dari generalisasi stimulus dan menghasilkan pilihan stimulus yang khusus di antara stimuli yang serupa.

Response Environment
Konsumen umumnya belajar informasi lebih banyak daripada yang dia bisa dapatkan kembali. Artinya, mereka sering mempunyai informasi yang relevan yang disimpan dalam ingatan yang mereka tidak bisa mengakses sewaktu membutuhkannya.
Full transcript