Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

PINTU TERBUKA

No description
by

Kurniawan Yudi

on 30 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PINTU TERBUKA

PENJAJAHAN BELANDA KE 2
(1816 – 1942)
JOHANES VAN DEN BOSCH

PINTU TERBUKA
Pelaksanaan kebijakan Pintu Terbuka, selanjutnya disingkat PT, di Indonesia tidak terlepas dari perubahan peta politik ekonomi di Belanda pada pertengahan abad ke-19.
1. Perubahan politik di Belanda
2. Pengaruh Revolusi Industri
Latar Belakang
Pada tahun 1850 partai liberal Belanda memenangi pemilu. Partai ini berhak membentuk dan menjalankan pemerintahan. Pada tahun 1870 partai ini meraih kemenangan mutlak. Berkembangnya paham liberalisme di Belanda tidak terlepas dari Revolusi Prancis dan Revolusi Industri. Dampak kemenganan partai ini dalam bidang ekonomi diterapkannya sistem ekonomi liberal termasuk di Indonesia. Dengan demikian melalui kebijakan PT rakyat Indonesia diperkenalkan dengan sistem kapitalisme, hal itu berarti paham merkantilisme dalam perekonomian perlahan – lahan ditingkatkan.

1. Perubahan Politik di Belanda
Revolusi Industri terjadi sejak tahun 1750 di Inggris telah banyak memberikan dampak positif bagi perekonomian Belanda. Gabungan dari dampak positif Revolusi Industri berkembangya aliran liberalisme dalam ekonomi dan politik, serta kekayaan melimpah akibat sistem tanam paksa membuat orang kaya baru dari pihak swasta di Belanda banyak bermunculan

2. Pengaruh Revolusi Industri
Penerapannya
Di Indonesia, sistem ekonomi liberal diwujudkan dalam bentuk apa yang disebut kebijakan Pintu Terbuka. Hal ini sesuai dengan maksud utama kebijakan ini, yaitu membuka ruang ( pintu seluas – luasnya bagi pihak swasta untuk melakukan kegiatan ekonomi. Melalui kebijakan ini, Belanda untuk pertama kalinya memberikan keleluasan kepada pemilik modal swasta untuk mengembangkan usaha atau bisnis di Indonesia. Sebagai landasannya, Parlemen Belanda meluncurkan dua Undang – Undang yang telah disebutkan sebelumnya : Undang – Undang Agraria dan Undang – Undang Gula pada 1870

Dampak Politik Pintu Terbuka
Bagi Indonesia
A. Dampak Positif
1) Munculnya perkebunan. Misal : Perkebunan teh di Kina, Jawa Barat ; Perkebunan Tembakau di Deli (Sumatra Utara), Perkebunan Tebu di Jateng, Jatim ; Perkebunan Karet di Serdang
2) Munculnya Pertambangan, misal : Pertambangan timah di Bangka Belitung, Singkep ; Pertambangan Batubara di Ombilin
3) Munculnya Industri/Pabrik, misal : Pabrik Gula, Teh, dan Coklat

4) Dibangun sarana dan prasarana transportasi, misal : Jalan Kereta Api, Jalan Raya, Jembatan, dan Pelabuhan
5) Rakyat Indonesia semakin mengenal sistem ekonomi uang
6) Wilayah Hindia Belanda menjadi daerah penghasil perkebunan dan pertambangan

B. Dampak Negatif
1) Munculnya kaum buruh
2) Penduduk di kota semakin padat
3) Barang kerajinan rakyat mulai terdesak oleh barang impor
4) Munculnya urbanisasi dari desa ke kota


5) Rakyat mengalami penderitaan
6) Pemerasan sumber daya alam dan tenaga manusia Indonesia oleh para pengusaha asing
Kelompok 2
SEJARAH
Nama : - Ardiansyah Desmont P (04)
- Helen Yulianty (17)
- Monika Windiana P (21)
- Radika Novandawhedi (26)
- Rofiatu Darojah (28)
Full transcript