Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Risiko keuangan (financial risk)

No description
by

Harumi Kartini

on 5 April 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Risiko keuangan (financial risk)

62
ECG
bpm
Thank You!
PENGERTIAN
Risiko keuangan (financial risk)
adalah sejauh mana perusahaan bergantung pada pembiayaan external (termasuk pasar modal dan bank) untuk mendukung operasi yang sedang berlangsung. Risiko keuangan tercermin dalam faktor-faktor seperti leverage neraca, transaksi off-balance sheet, kewajiban kontrak, jatuh tempo pembayaran utang, likuiditas, dan hal lainnya yang mengurangi fleksibilitas keuangan. Perusahaan yang mengandalkan pada pihak eksternal untuk pembiayaan berisiko lebih besar daripada yang menggunakan dana sendiri yang dihasilkan secara internal.

Tujuan utama manajemen resiko keuangan
Untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas dan equitas.
Resiko volatilitas harga yang dihadapi ini dikenal sebagai resiko pasar. Resiko pasar terdapat dalam berbagai bentuk.
Pertumbuhan jasa manajemen resiko yang cepat menunjukan bahwa manajemen dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengendalikan resiko keuangan.
Jika perusahaan menyamai nilai kini arus kas masa depannya, manajemen potensi resiko yang aktif dapat dibenarkan dalam beberapa alasan.
Pentingnya Manajemen Resiko Keuangan
Pertumbuhan jasa manajemen resiko yang cepat menunjukan bahwa manajemen dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengendalikan resiko keuangan.
Adanya harapan yang besar dari investor pihak-pihak berkepentingan lainya, agar manajer keuangan mampu mengidentifikasikan dan mengelola resiko pasar yang dihadapi secara aktif.
Berbagai Resiko Keuangan

Berbagai bentuk resiko keuangan yang juga termasuk market aspek yang harus diidentifikasi oleh manajer keuangan adalah:
Resiko Produksi dan operasional, adalah penggunaan biaya produksi dan operasional melebihi standar yang ditetapkan,
risiko likuiditas, timbul karena tidak semua produk manajemen dapat diperdagangkan secara bebas,
Diskontinuitas pasar, mengacu pada resiko bahwa pasar tidak selalu menimbulkan perubahan harga secara bertahap,
Resiko kredit, merupakan kemungkinan bahwa pihak lawan dalam kontrak manajemen risiko tidak dapat memenuhi kewajibannya,
Resiko regulasi, adalah risiko yang timbul karena pihak otoritas public melarang penggunaan suatu produk keuangan untuk tujuan tertentu

Resiko pajak, merupakan risiko bahwa transaksi lindung nilai tertentu tidak dapat memperoleh perlakuan pajak yang diinginkan,

Resiko akuntansi, adalah peluang bahwa suatu transaksi lindung nilai tidak dapat dicatat selain bagian dari transaksi yang hendak dilindung nilai.

Resiko kerugian yang timbul akibat perubahan harga mata uang asing, tingkat bunga, komoditas dan ekuitas.
Resiko Keuangan
Erry Munandar 1509200020009
Harumi Kartini 1509200020032
Qazizan 1509200020006
Zahari 1509200020002

Risiko keuangan (financial risk)
1. Risiko kredit dapat diatasi dengan cara
- Melakukan analisis kredit secara baik dan benar;
- Dokumentasi kredit
- Pengendalian dan pengawasan kredit
- Penilaian terhadap resiko khusus

2. Risiko Likuiditas dapat diatasi dengan cara:
- Membuat perencanaan likuiditas
- Membuat rencana kontingensi
- Analisis biaya dan penentuan bunga kredit
- Pengembangan sumber pendanaan

Mengendalikan Resiko Keuangan
3. Risiko Suku bunga dapat diatasi dengan cara:
- Membuat analisis kepekaan bunga terhadap aktiva
- Membuat analisis durasi, penilaian bunga antar waktu

4. Risiko leverage dapat diatasi dengan cara:
- Membuat perencanaan modal
- Analisis pertumbuhan usaha berkelanjutan
- Memantapkan kebijakan dividen
- Melakukan penyesuaian resiko terhadap kecukupan modal.

5. Resiko kurs mata uang asing, dapat diatasi dengan cara:
- Antisipasi pergerakan kurs
- Pengukuran risiko kurs valuta asing yang dihadapi perusahaan
- Perancangan strategi perlindungan yang memadai
- Pembuatan pengendalian manajemen risiko internal
- Peramalan atas Perubahan Kurs


6. Resiko Biaya operasional dan Produksi, dapat diatasi dengan mengkoordinasi penggunaan bahan baku dan upah kerja.
- Pengendalian Bahan Baku;
- Pengendalian Upah Kerja:

7. Resiko Perpajakan dapat diatasi dengan:
Pengendalian Pajak (tax control). Memastikan bahwa peraturan perpajakan telah dilaksanakan. yang terpenting adalah pengecekan pembayaran pajak. Cara untuk mencapai tujuan manajemen pajak, Memahami ketentuan peraturan perpajakan. Dengan mempelajari undang-undang, keputusan dan edaran, kita dapat melihat celah-celah yang menguntungkan untuk melakukan penghematan pajak.







8. Pengendalian Resiko Pencatatan Akuntansi, dapat dilakukan dengan:
- Adanya pendelegasian wewenang kepada petugas tertentu untuk menyetujui transaksi dan penetapan tugas, pengecekan kepada petugas yang lain untuk mengetahui bahwa transaksi telah disetujui oleh petugas yang berwenang.
- Penyelenggaraan akuntansi sedemikian rupa sehingga mudah di cek.
- Adanya verifikasi secara periodik terhadap eksistensi aktiva yang dicatat.
- Memiliki pegawai yang cakap, mempunyai kemampuan dan latihan yang cukup, sesuai dengan tingkat pertanggungjawabannya.
- Adanya pemisahan fungsi penyimpanan aktiva dari fungsi pencatatan, dan dari pelaksanaan transaksi yang bersangkutan.
Full transcript