Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

psikologi perkembangan remaja akhir umur 17an- 21 tahun

No description
by

Taufiq Hidayat Saifurrahman

on 16 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of psikologi perkembangan remaja akhir umur 17an- 21 tahun

Fase Remaja
Menurut Hurlock, masa adolescence (remaja) dibagi menjadi dua:
Early adolescence: 13-16 atau 17 tahun.
Late adolescence: 17 tahun ke atas tercapainya kematangan secara hukum.

Perkembangan Remaja akhir
P
erkembangan fisik

-Pertumbuhan badan merupakan batas optimal, kecuali pertambahan berat badan.
-Keadaan badan dan anggota-anggotanya menjadi berimbang, muka berubah menjadi simetris sebagaimana layaknya orang dewasa.


Ciri Fisik Remaja Akhir
-Laju perkembangan secara umum kembali menurun, sangat lambat.
-Proporsi ukuran tinggi dan berat badan lebih seimbang mendekati kekuatan orang dewasa.
-Siap berfungsinya organ-organ reproduktif seperti pada orang dewasa.

Perkembangan Psikis

-Kemampuan berpikir opersional formal nampaknya mencapai kematangan, sehingga mampu menyusun rencana-rencana, menyusun alternatif dan menentukan pilihan dalam hidup dan kehidupanya.
-Sikap dan perasaan relatif stabil inilah yang paling mencolok perbedaannya dengan fase pra remaja atau remaja.
-Kalau dilihat dari segi perkembangan pribadi, sosial dan moral, maka fase remaja akhir ini berada dalam periode krisis. Karena mereka berada diambang pintu kedewasaan. Kematangan konsep diri, penerimaan dan penghargaan sosial oleh orang dewasa sekitar serta keharusan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai moral yang ada pada kelompok orang dewasa menjadi tanda Tanya besar bagi mereka, apakah dia sudah mampu menjadi orang dewasa dengan segala tugas dan tanggung jawabnya

Thank you!
Pengertian Remaja
Secara etimologi, remaja berasal dari kata murahaqah yang kata kerjanya raahaqa berarti al-iqtirab, yaitu dekat.
Secara terminologi, berarti mendekati kematangan secara fisik, akal, dan jiwa serta sosial.
Fase remaja akhir yaitu remaja yang akan menginjak masa kematangan yang dinamakan kedewasaan

Bahasa
Lebih memantapkan diri pada bahasa asing tertentu yang dipilihnya.

Menggemari literatur yang bernafaskan dan mengandung nilai-nilai filosofis, ethis, religius.

Psikologi Perkembangan Remaja Akhir



Psikomotorik Remaja Akhir
-Gerak gerik mulai mantap.
-Jenis dan jumlah cabang permainan lebih selektif dan terbatas pada keterampilan yang menunjang kepada persiapan kerja.

Perilaku Kognitif
-Sudah mampu meng-operasikan kaidah-kaidah logika formal disertai kemampuan membuat generalisasi yang lebih bersifat konklusif dan komprehensif.
-Tercapainya titik puncak kedewasaan bahkan mungkin mapan (plateau) yang suatu saat (usia 50-60) menjadi deklinasi.
-Kecenderungan bakat tertentu mencapai titik puncak dan kemantapannya.

Perilaku sosial
-Bergaul dengan jumlah teman yang lebih terbatas dan selektif dan lebih lama (teman dekat).
Kebergantungan kepada kelompok sebaya berangsur fleksibel, kecuali dengan teman dekat pilihannya yang banyak memiliki kesamaan minat.

Moralitas
-Sudah dapat memisahkan antara sistem nilai – nilai atau normatif yang universal dari para pendukungnya yang mungkin dapat berbuat keliru atau kesalahan.
-Sudah berangsur dapat menentukan dan menilai tindakannya sendiri atas norma atau sistem nilai yang dipilih dan dianutnya sesuai dengan hati nuraninya.
Mulai dapat memelihara jarak dan batas-batas kebebasannya mana yang harus dirundingkan dengan orang tuanya.
Perkembangan Pemahaman tentang Agama
Bagi remaja, agama memiliki art yang sama pentingnya dengan moral. Bahkan, sebagaimana dijelaskan oleh Adams dan Gullotta, agama memberikan sebuah kerangka moral sehingga membuat seseorang mampu membandingkan tingkah lakunya dan bisa memberikan penjelasan mengapa dan untuk apa seseorang berada di dunia ini. Agama memberikan perlindungan rasa aman, terutama bagi remaja yang tengah mencari eksistensi dirinya.

Perilaku Keagamaan
-Eksistensi dan sifat kemurahan dan keadilan Tuhan mulai dipahamkan dan dihayati menurut sistem kepercayaan atau agama yang dianutnya.
-Penghayatan kehidupan keagamaan sehari-hari mulai dilakukan atas dasar kesadaran dan pertimbangan hati nuraninya sendiri secara tulus ikhlas.
-Mulai menemukan pegangan hidup.

Kognitif, Emosi, Afektif dan Kepribadian
-Sudah menunjukkan arah kecenderungan tertentu yang akan mewarnai pola dasar kepribadiannya.
-Reaksi-reaksi dan ekspresi emosinalnya tampak mulai terkendali dan dapat menguasai dirinya.
-Kecenderungan titik berat ke arah sikap nilai tertentu sudah mulai jelas seperti yang akan ditunjukkan oleh kecenderungan minat dan pilihan karier atau pendidikan lanjutannya; yang juga akan memberi warna kepada tipe kepribadiannya.
-Kalau kondisi psikososialnya menunjang secara positif maka mulai tampak dan ditemukan identitas kepriba-diannya yang relatif definitif yang akan mewarnai hidupnya sampai masa dewasa.

Tugas-tugas Perkembangan Remaja Akhir dan Pemenuhannya
-memperluas hubungan antara pribadi dan berkomunikasi secara lebih dewasa dengan kawan sebaya, baik laki-laki maupun perempuan.
-memperoleh peranan sosial.
-menerima kebutuhannya dan menggunakannya dengan efektif.
-memperoleh kebebasan emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya.
-mencapai kepastian akan kebebasan dan kemampuan berdiri sendiri.
-memilih dan mempersiapkan lapangan pekerjaan.
-mempersiapkan diri dalam pembentukan keluarga.
-membentuk sistem nilai, moralitas dan falsafah hidup.

Tugas Utama Remaja
Tugas utama remaja adalah menghadapi identity versus identity confusion, yang merupakan krisis ke-5 dalam tahap perkembangan psikososial yang diutarakannya. Tugas perkembangan ini bertujuan untuk mencari identitas diri agar nantinya remaja dapat menjadi orang dewasa yang unik dengan sense of self yang koheren dan peran yang bernilai di masyarakat

Tugas dalam keimanan dan ketakwaan
1. Mengembangkan pemahaman agama.
2. Meyakini agama sebagai pedoman hidup.
3. Meyakini bahwa setiap perbuatan manusia tidak lepas dari pengawasan Tuhan.
4. Meyakini kehidupan akhirat.
5. Meyakini bahwa Tuhan Maha Penyayang dan Maha Pengampun.
6. Melaksanakan ibadah.

7. Mempelajari kitab suci.
8. Berdoa kepada Tuhan.
9. Menghindarkan diri dari perbuatan yang dilarang agama.
10.Menghormati kedua orangtua dan orang lain.
11.Bersabar dan bersyukur.

azza melita
pujianti
erlita prasesti
khoirunnisa
Full transcript