Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KONSEP KEPRIBADIAN MANUSIA

No description
by

claudia amanda

on 26 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KONSEP KEPRIBADIAN MANUSIA

KONSEP KEPRIBADIAN MANUSIA
TEORI KEPRIBADIAN
Teori kepribadian adalah sekumpulan anggapan atau konsep-konsep yang satu sama lain berkaitan mengenai tingkah laku manusia. (Tizar, 2001)

Teori Pendukung
Koeswara (2001 : 21) mengidentifikasi tentang
Karakter kepribadian yang sehat sebagai berikut:

Tahap-tahap Perkembangan Kepribadian
Sigmund Freud dalam Sumadi Suryabrata (2005 : 172-173) menjelaskan perkembangan kepribadian manusia terdiri dari 6 fase, sebagai berikut:

Perbedaan Kepribadian dan KarakterMenurut (Alwisol, 2005)
Kepribadian:
Semua corak perilaku dan kebiasaan individu yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segalarangsangan baik dari luar maupun dari dalam

Jenis-jenis kepribadian manusiaSumadi Suryabrata (2005 :180-183)
Sanguin : dijuluki si "Populer" karena pandai persuasif dan ingin terkenal.
Koleris : dijuluki si "Kuat" karena sering dominan dan kompetitif.
Melankolis : dijuluki si "Sempurna" karena perfeksionis dan serba teratur.
Plegmatis : dijuluki si "Cinta Damai" karena kesetiaannya dan menghindari konflik.

Irene Hasugian (50120120011)
Hotni Depridiska Simbolon (50120120008)
Sheila Kencana Tanjungan (50120120024)

Menurut (Koeswara, 2001)
Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi, tempramen, ciri-ciri khas dan prilaku seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapkan pada situasi tertentu.
Menurut Golden Allport
.
kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah
Menurut Scheneider
Penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.

McCrae, R. R. Reinterpreting the Myers-Briggs Type Indicator from the Perspective of the Five Factor Models of Personality, Journal of Personality, Ney York: Wiley, Maret 1989, hal. 17-40
Aliran Psikoanalisa
Karakteristik:
Manusia didorong oleh dorongan seksual agresif.
Manusia sebagai homo valens dengan berbagai dorongan dan keinginan.
Individu bersifat egois, tidak bermoral dan tidak mau tahu kenyataan.
Manusia adalah korban dari tekanan konflik dan biologis pada masa kanak-kanak.

Aliran Behaviorisme
Karakteristik:
Mementingkan faktor lingkungan.
Sifatnya mekanis, mementingkan masa lalu.


Aliran Humanistik
Karakteristik:
Bersifat optimis, menjadi lebih baik dan berharap pada individu. Setiap manusia mampu untuk menjadi yang lebih baik. Setiap individu dapat mengatasi masalah atau kejadian buruk dalam masa lalunya
Fase oral (oral stage): 0 sampai kira-kira 18 bulan. Bagian tubuh yang sensitif terhadap rangsangan adalah mulut.

Fase genital (genital stage) : terjadi sejak individu memasuki pubertas dan selanjutnya.
Fase anal (anal stage) : kira-kira usia 18 bulan sampai 3tahun.Pada fase ini bagian tubuh yang sensitif adalah anus.

Fase laten (latency stage) : kira-kira usia 6 sampai pubertas. Pada fase ini dorongan seks cenderung bersifat laten atau tertekan.
Fase falis (phallic stage) : kira-kira usia 3 sampai 6 tahun.Bagian tubuh yang sensitif pada fase falis adalah alat kelamin.

Karakter :
suatu kualitas atau sifat yang terus-menerus dan kekal yang dapat dijadikan mengidentifikasikan individu

Beberapa tipe kepribadian (Sumadi Suryabrata , 2005: 160-162)

Cara Mengidentifikasikan Kepribadian
Model Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) yang digagas oleh Myers-Briggs. membagi 4 Macam Kepribadian

Model Lima Besar menggeser model Myers-Briggs yang kurang memiliki bukti pendukung yang valid.
Ekstraversi, mudah akur dan bersepakat, sifat berhati-hati, stabilitas emosi, dan terbuka terhadap hal-hal baru

Gangguan KepribadianTizar (2010:21- 22)
1. Kelompok A (paranoid, schizoid, dan skizotipal). Ketiga individu ini menampilkan perilaku yang relatif sama yaitu eksentrik dan aneh
2. Kelompok B (antisocial, borderline, histrionik, dan narsistik). Individual pada gangguan tersebut menampilkan perilaku yang dramatis dan emosi yang berlebihan.
3. Kelompok C (avoidant, dependent, dan obsesif-kompulsif). Individu dengan gangguan kepribadian semacam ini tampak selalu cemas dan ketakutan.


Jenis-jenis Karakter ManusiaWahyuni (2012: 85)
Pemalu
Pendiam
Pemarah
Penyabar
Pemaaf
 

Hal-hal yang Mempengaruhi KepribadianKoeswara (2001:75-77)
Pengalaman Awal.
Pengaruh Budaya.
Kondisi Fisik.
Intelegensi.
Emosi.
Nama.
Penerimaan Sosial.
Pengaruh Keluarga.
Perubahan Fisik.
Daftar Pustaka
Alwisol. 2005. Psikologi Kepribadian. Malang : Penerbit
Universitas Muhammadyah Malang.
 
Koeswara, E. 2001. Teori-Teori Kepribadian. Bandung:
Eresco.

McCrae, R. R. Reinterpreting the Myers-Briggs Type Indicator from the
Perspective of the Five Factor Models of Personality, Journal of
Personality, Ney York: Wiley, Maret 1989, hal. 17-40
 
Suryabrata, Sumardi. 2005. Psikologi Kepribadian. Jakarta : CV Rajawali.

Tizar. 2010. Psikologi Keperawatan Umum. Bandung: Eresco

Wahyuni, Sri. 2012. Psikologi Keperawatan. Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada
Full transcript